
Prince masuk ke dalam Cafe dengan membawakan bunga mawar merah indah yang berukuran cukup besar sebagai tanda cintanya kepada Zara.
"OMG Zara,coba luh lihat siapa yang datang bawa buket bunga mawar yang indah dan besar," tunjuk Stela kepada Zara.
Zara yang tadinya sedang berbincang-bincang dengan semua sahabat-sahabatnya langsung menoleh ke arah pintu Cafe.
Di lihatnya oleh Zara laki-laki tampan pujaan hatinya itu membawa 1 buket bunga mawar merah yang indah dan berukuran cukup besar.
Zara dengan perasaan bahagia hanya bisa tersenyum melihat Prince memberikannya kejutan romantis untuknya.
Di Cafe tersebut juga ada banyak teman-teman sekolah Zara yang lain,dimana mereka pun melihatnya.
Mereka melihat Prince menghampiri Zara dan memberikan bunga mawar merah yang indah tersebut kepada Zara.
"Bukannya Zara itu pacarnya Dewa ya?" bisik salah satu teman sekolah Zara kepada temannya yang lain.
"Setahu gue juga begitu,tapi sepertinya laki-laki itu pacarnya Zara juga," ucap teman sekolah Zara kepada temannya.
"Jadi Zara berselingkuh maksud luh?" teman sekolah Zara berbisik kembali kepada temannya yang lain sambil melirik ke arah Zara.
"Mungkin saja.Zara itu kan sangat cantik,dia bisa dengan bebas berpacaran dengan laki-laki manapun yang di sukainya," ucap teman sekolah Zara kepada teman-temannya.
Prince menghampiri Zara dan beridiri di samping Zara yang sedang duduk bersama Angel,vanya,stela dan Selin.
"Congratulations sayang," ucap Prince kepada Zara dengan memberikan buket bunga mawar yang indah untuk Zara.
Prince memberikan bunga kepada Zara sebagai bentuk kasih sayangnya dan sebagai ucapan selamat atas kelulusan Zara.
"Thank you sayang." Zara menjawab ucapan selamat dari Prince dengan perasaan senang.
"Uuuuhhhh... Sosweet banget sih Zara puya pacar yang romantis dan tampan seperti Kak Prince hihihi.." Selin merasa ingin menjadi Zara yang mempunyai pacar romantis dan tampan seperti Prince.
Zara dan Prince hanya bisa tertawa melihat Selin yang terlihat gemas dengan keromantisan Prince dan Zara.
"Kak Prince curang deh kenapa hanya Zara saja yang di kasih bunga? Angel juga kan lulus sekolah," ucap Angel kepada Prince.
Angel berpura-pura ingin di berikan bunga juga oleh Prince,padahal dalam hatinya Angel merasa senang melihat Prince memberikan bunga mawar yang indah kepada Zara.
"Oh,jadi kamu mau bunga juga?" tanya Prince kepada Angel.
"Iya dong,masa Zara saja yang mendapatkan bunganya." Angel dengan wajah cemberut berpura-pura menginginkan bunga mawar yang indah juga dari Prince.
"Duh Angel,makanya luh punya pacar dong kalau mau di kasih bunga juga," ucap Stela kepada Angel.
"Berarti luh juga gak punya pacar dong Stela? Buktinya gak ada yang ngasih luh bunga? hahahaha." Angel menertawakan Stela.
__ADS_1
"Iya juga ya,seandainya saja ada yang bawain gue bunga mawar yang indah," stela membayangkan ada laki-laki yang membawakannya bunga mawar yang indah untuknya.
"Cup cup cup... Siapa tahu Kak Kevin datang bawain bunga buat luh hehehe," ucap Zara kepada Stela.
Namun ternyata ucapan Zara itu menjadi kenyataan,tiba-tiba saja Kevin datang dengan membawakan bunga mawar merah yang indah untuk Stela.
"Ya ampun Zara,ucapan luh benar.Lihat itu Kak Kevin bawain bunga mawar,pasti itu buat Stela," ucap Angel kepada Zara dengan menunjuk ke arah pintu dimana Kevin berada.
Zara,stela,vanya dan Selin yang mendengar ucapan Angel langsung melihat ke arah pintu Cafe dimana Kevin masuk ke dalam Cafe dengan membawakan bunga mawar yang indah untuk Stela.
Zara kemudian menatap wajah Prince yang sedang tersenyum kepada Zara,seolah Prince sudah tahu semuanya.
"Kak Prince pasti sudah tahu ya kalau Kak kevin mau membawakan bunga mawar juga untuk Stela?" tanya Zara kepada Prince yang berdiri di samping Zara.
"Iya sayang," jawab Prince kepada Zara sambil Prince mengelus rambut indah Zara.
Rupanya Prince dan Kevin memesan bunga mawar indah tersebut bersamaan karena Kevin juga ingin memberikan bunga mawar yang indah untuk Stela.
Prince dan Kevin juga datang ke Cafe dimana Zara dan semua sahabat-sahabatnya berada,hanya saja Prince dan Kevin membawa mobil mereka masing-masing.
Stela yang mengetahui bahwa Kevin juga telah memesankan bunga mawar untuknya merasa sangat senang dan bahagia.
"Gue gak nyangka kalau Kak Kevin akan memberikan gue bunga mawar yang indah juga.Perasaan gue gak bisa gue ungkapkan lagi," batin Stela dengan perasaan senangnya.
"Congratulations Stela," ucap Kevin kepada Stela dengan memberikan buket bunga mawar yang indah untuk Stela.
"Makasih Kak Kevin,stela benar-benar senang banget," ucap Stela kepada Kevin dengan perasaan bahagianya.
"Sama-sama.." sahut Kevin kepada Stela sambil tersenyum.
"Duuuhhh,gue kok ga ada yang ngasih bunga ya," selin merasa sedih karena tidak ada yang memberikannya bunga yang indah.
"Sama,gue juga Selin... kayanya kita harus pindah planet deh," vanya pun merasa iri melihat Zara dan Stela yang mendapatkan bunga mawar yang indah dari laki-laki yang di cintainya.
"Kalian pikir kalian doang yang jomblo,gue juga samaaa," angel memasang wajah sedihnya karena dirinya pun belum punya kekasih.
"Angel,kamu tidak boleh pacaran dulu," ucap Prince kepada Angel.
"Memangnya kenapa Kak? Zara saja sudah punya pacar yaitu Kak Prince,masa iya Angel gak boleh punya pacar?" tanya Angel kepada Prince.
"Kamu boleh punya pacar asalkan laki-laki itu sebaik dan setampan Kak Prince," ujar Prince kepada Angel.
Dengan penuh percaya diri Prince mengakui kalau dirinya baik dan tampan di hadapan Angel,zara dan yang lainnya.
Hal itu tentu saja membuat Zara tersenyum gemas ketika mendengar Prince begitu percaya diri.
__ADS_1
"Zara,coba lihat pacar luh ini.Dia bahkan terlalu percaya diri," angel meminta Zara untuk melihat Prince yang begitu percaya diri.
Padahal Zara juga sudah melihat dan mendengarnya secara langsung bagaimana Prince dengan percaya dirinya mengaku baik dan tampan di hadapan semua orang.
"Gue sudah melihatnya Angel.Semua yang Kak Prince ucapkan itu memang benar hahaha."
Zara memuji Prince sambil tertawa lucu di hadapan Angel dan semua sahabat-sahabatnya.
Prince yang mendengar pujian dari Zara merasa sangat senang dan semakin percaya diri.
"Waaahhhh.... Zara,sepertinya luh sudah terkena racun asmara," vanya meledek Zara yang terlihat seperti mengagumi Prince.
"Zara bucin sekali ya... rasanya gue gak kuat kalau lama-lama melihat kalian ada di sini," selin merasa dirinya tidak sanggup melihat keromantisan Prince dan Zara.
"Ya sudah kalau begitu gue dan Kak Prince mau pergi saja,iya kan sayang?" zara ingin pergi bersama Prince.
"Tentu saja sayang," jawab Prince kepada Zara sambil tersenyum.
"Ya sudah cepat kalian pergi sekarang juga sana sana," angel mengusir Prince dan Zara karena mereka berdua selalu membuat iri Angel,vanya,stela dan Selin.
"Baiklah,sampai jumpa nanti gaes... bye bye..."
"Bye bye Zaraaaa," sahut Angel,vanya,stela dan Selin kepada Zara.
Zara dan Prince pun meninggalkan semua sahabat-sahabatnya Zara untuk menikmati waktu mereka berdua.
"Stela,luh juga pasti mau jalan ya sama Kak kevin?" tanya Selin kepada Stela.
Stela kemudian menatap wajah Kevin seperti berharap bahwa Kevin akan mengajaknya jalan.
Lalu Kevin pun menganggukan kepalanya dengan memberi isyarat bahwa Kevin juga akan mengajak Stela jalan.
"Iya dong,gue dan Kak Kevin juga akan jalan ke luar hehehe," jawab Stela kepada Selin sambil tertawa senang.
"Ya sudah sana,luh dan Zara sama saja,bikin kita jadi jomblo ngenes tahu gak ngeliatnya," ucap Selin kepada Stela.
"Sabar sabar Selin,nanti kita juga bisa kok seperti Zara dan Stela." Vanya meminta Selin untuk bersabar.
"Iya deh,gue akan bersabar sampai gue lulus kuliah," ucap Selin kepada Vanya.
"Ya sudah gaes,gue dan Kak Kevin mau jalan dulu ya,sampai jumpa nanti," ucap Stela kepada Angel,vanya dan Selin.
"Sampai jumpa nanti juga Stela," sahut Angel,vanya dan Selin kepada Stela.
Stela dan Kevin pun meninggalkan Angel,vanya dan Selin di Cafe karena Stela dan Selin juga ingin jalan berdua.
__ADS_1