
PUKUL 10 SIANG....
Zara,angel,vanya,stela dan Selin sedang bersiap-siap untuk kembali ke jakarta.
Mereka mengemas pakaian-pakaian mereka masing-masing ke dalam koper kecil setelah mereka menikmati liburan di Villanya Prince selama 1 minggu lebih.
Setelah mereka selesai mengemas pakaian-pakaian mereka,mereka pun langsung turun ke lantai bawah.
"Kak Kevin,kak Prince kemana?" tanya Angel kepada Kevin saat dirinya dan semua sahabat-sahabatnya sudah turun ke bawah dengan membawa koper mereka masing-masing.
"Kak Prince lagi jemput Kesya,katanya Kesya mau ikut pulang ke jakarta juga sama kita," jawab Kevin kepada Angel.
Angel,zara,vanya,stela dan Selin yang mendengar bahwa Kesya akan pulang ke jakarta bersama mereka merasa begitu kesal.
"Apa? Kak Kesya beneran mau ikut pulang ke jakarta sama kita?" tanya Angel sekali lagi kepada Kevin.
"Iya Nona Angel...." kevin menekankan kembali bahwa Kesya akan pulang ke jakarta bersama Prince,angel dan yang lainnya.
"Ngapain sih Kak Kesya nempel mulu sama Kak Prince? Bikin sebel banget deh," ucap Angel kepada Zara,vanya,stela dan Selin dengan wajah kesalnya.
"Tahu tuh Kak Prince,mau-mauan saja pulang sama Kak Kesya.Lagian Kak Kesya jadi cewek kok gatel banget sih?" Selin ikut kesal mendengar bahwa Kesya akan pulang ke jakarta bersama Prince dan mereka semua.
"Kayanya Kak Kesya mesti kita kasih pelajaran deh,biar gak nempel mulu sama Kak Prince," stela dengan perasaan kesalnya ingin memberikan Kesya pelajaran.
"Luh benar,apa kita kerjain saja ya Kak Kesya biar dia gak jadi ikut pulang sama Kak Prince?" Vanya pun ingin membuat Kesya jera.
"Gaes,udah ya,gue tahu kalian kesal,gue juga sama kesal juga.Tapi mau gimana lagi? Gua itu kan bukan siapa-siapanya Kak Prince,sedangkan Kak Kesya itu pacarnya Kak Prince.Gua mohon ya kita jangan buat hubungan mereka rusak," pinta Zara kepada Angel,vanya,stela dan Selin dengan memohon.
"Ya sudah,luh benar.Kalau begitu sekarang kita akan dukung luh sama Tuan Barra Jatmiko saja,sekarang kita sudah tidak mau lagi mendukung luh sama Kak Prince," ucap Stela kepada Zara.
"Stela benar,kita sekarang akan mendukung Tuan Barra Jatmiko si pemberani saja hahaha," selin tertawa senang karena dirinya mulai sekarang akan mendukumg Zara dengan laki-laki yang sudah di setujui oleh kedua orang tua Zara.
"Yuk semangat yuk... Zara dan Barra pokoknya harus jadi pasangan hahaha," vanya pun ikut mendukung Zara dengan Barra Jatmiko.
Namun Angel hanya diam saja,dalam hatinya Angel merasa kesal juga terhadap Prince karena Prince tidak mau membuka hatinya untuk Zara.
Tadi malam pun saat Angel berusaha untuk menyampaikan perasaan Zara terhadap Prince,prince malah tidak mau mendengarnya.
Hal itu tentu saja membuat Angel kecewa,namun Angel juga tidak bisa memaksa Prince untuk membuka hatinya untuk Zara.
Tak lama Prince dan Keysa sampai di Villanya milik Prince,mereka pun ke luar dari dalam mobil Prince.
"Lihat tuh Kak Kesya,bangga sekali ya dia bisa pacaran sama Kak Prince," ucap Stela kepada Zara,vanya,angel dan Selin.
"Ya sudahlah,biarkan saja mereka bahagia," ujar Zara kepada Stela.
Prince dan Kesya kemudian menghampiri Kevin,angel dan sahabat-sahabat Angel.
"Hay semuanya,kak Keysa juga akan pulang bersama kalian loh," kesya tanpa rasa malu merasa percaya diri di hadapan Zara dan yang lainnya.
"Hay juga Kak Kesya," sapa Zara,angel,vanya,stela dan Selin kepada Kesya.
"Apa semuanya sudah siap?" Prince bertanya kepada Kevin,angel,zara,vanya,stela dan Selin.
"Sudah bos,nona Angel dan sahabat-sahabatnya sudah siap juga," jawab Kevin kepada Prince.
Namun Angel,vanya,stela dan Selin tidak menjawab pertanyaan dari Prince,mereka semua hanya diam saja,karena mereka merasa kesal melihat Kesya akan ikut pulang ke jakarta bersama Prince.
__ADS_1
Prince pun dapat melihat wajah Angel,vanya,stela dan Selin yang begitu kesal kepada Prince.Namun beda halnya dengan Zara.Zara tidak menampakan wajah kesalnya di hadapan Prince karena Zara tidak mau kalau sampai Prince berpikir yang macam-macam terhadapnya.
"Bi Lilis dan mang Asep kemana?" tanya Prince kepada Kevin.
"Mereka sedang menyiapkan oleh-oleh untuk kita Bos,padahal saya sudah melarangnya untuk tidak repot-repot menyiapkan oleh-oleh," ucap Kevin kepada Prince.
"Ya sudah,kita tunggu saja,sekarang barang-barang yang mau di bawa pulang masukan dulu saja ke bagasi mobil," titah Prince kepada Kevin,angel dan semua sahabat-sahabatnya Angel.
"Baik,bos," sahut Prince kepada Kevin.
Kevin,angel,zara,vanya,stela dan Selin kemudian memasukan barang-barang mereka ke dalam bagasi mobil.
Tak lama bi Lilis dan mang Ujang datang dengan membawa banyak oleh-oleh yang di simpan di dalam kardus,mereka baru saja pulang dari toko oleh-oleh.
"Tuan Prince,ini oleh-oleh untuk Tuan Prince dan yang lainnya ya,sudah bi Lilis taruh di kardus ini," ucap bi Lilis kepada Prince sambil memberikan kardus yang berisi oleh-oleh kepada Prince.
"Bi Lilis dan mang Ujang tidak perlu repot-repot seperti ini," ujar Prince kepada bi Lilis dan mang Ujang.
"Tidak repot kok Tuan Prince,malah kami sangat senang bisa memberi oleh-oleh ini,karena yang Tuan Prince berikan kepada kami juga sangat banyak dan lebih dari cukup," ucap bi Lilis kepada Prince.
Rupanya Prince selalu memberi uang kepada bi Lilis dan mang Ujang setiap kali Prince liburan ke Villa,belum lagi setiap bulannya Prince juga memberikan gaji untuk bi Lilis dan mang Ujang karena bi Lilis dan mang Ujang sudah bekerja untuk menjaga Villanya Prince.
"Itu sudah kewajiban saya bi.Ya sudah kalau begitu saya dan yang lainnya pamit pulang ke jakarta dulu ya bi Lilis,mang Ujang.Terimakasih banyak karena kalian sudah mau di repotkan oleh kami," ucap Prince kepada bi Lilis dan mang Ujang.
Prince dan Kevin kemudian memasukan oleh-oleh dari bi Lilis dan mang Ujang ke dalam mobil.
"Sama-sama Tuan Prince,hati-hati di jalan ya Tuan," bi Lilis dan mang Ujang mendo'akan Prince supaya Prince dan yang lainnya selamat sampai jakarta
"Siap mang Ujang," sahut Prince kepada mang Ujang.
Kemudian Zara dan semua sahabat-sahabatnya juga mengucapkan terimakasih kepada bi Lilis dan mang Ujang.
"Sama-sama Nona Zara,bi Lilis senang kok kalau ada nona Zara,nona Angel dan yang lainnya di sini.Villa jadinya rame kalau nona-nona cantik ini ada di Villa hehehe," bi Lilis merasa kehilangan saat Zara dan semua sahabat-sahabatnya akan kembali ke jakarta.
"Kita pasti bakalan kangen banget sama bi Lilis," ucap Angel kepada bi Lilis.
"Bi Lilis juga pasti akan kangen banget sama Nona Angel dan yang lainnya.Nanti liburan ke Villa ini lagi ya non," bi Lilis berharap Angel dan sahabat-sahabatnya dapat berlibur lagi ke Villa.
"Baik bi," sahut Angel kepada bi Lilis.
Prince dan Kesya kemudian masuk ke dalam mobilnya Prince,begitupun dengan Kevin juga masuk ke dalam mobil Stela yang akan di kemudikannya.
"Stela,gue ikut mobil luh saja ya," pinta Zara kepada Stela.
"Oh,ya sudah.Luh naik mobil gue saja,cepetan luh masuk ke mobil sekarang sama Vanya dan Selin," titah Stela kepada Zara.
Stela merasa senang kalau Zara lebih memilih untuk naik ke mobilnya Stela dari pada mobil Prince karena Stela juga tidak mau kalau sampai Zara melihat keromantisan antara Prince dan Kesya.
Angel yang melihat Zara masuk ke dalam mobil Stela langsung bertanya kepada Stela.
"Loh,zara kok masuk ke dalam mobil luh sih?" tanya Angel kepada Stela,karena seharusnya Zara ikut bersama Angel masuk ke dalam mobil Prince.
"Udah biarkan saja,lagian mobil gue kan lebih besar jadi muat buat banyak orang," jawab Stela kepada Angel.
"Ya sudah kalau begitu," angel mengerti mengapa Zara memilih untuk naik mobilnya Stela dari pada naik mobilnya Prince.
Zara pasti tidak mau melihat Prince duduk berdampingan dan bermesraan dengan Keysa.
__ADS_1
Angel pun masuk ke dalam mobilnya Prince dengan wajahnya yang murung,angel duduk di bangku belakang.
Di dalam mobil Prince sudah ada Prince dan Kesya yang duduk di bangku depan.
"Zara kok tidak naik ke mobil ini?" tanya Kesya kepada Angel.
"Iya,tadi stela yang mengajak Zara untuk naik ke mobilnya," jawab Angel kepada Kesya.
"Oh,begitu." sahut Kesya kepada Angel.
Dalam hatinya Kesya bisa mengerti mengapa Zara tidak ingin satu mobil dengannya dan lebih memilih untuk pindah ke mobil Stela.
Prince yang mengetahui bahwa Zara tidak ikut satu mobil dengannya dalam hatinya merasa kesal.
Prince berpikir bahwa Zara mau menghindar dari Prince karena Zara ingin melupakan perasannya terhadap Prince dan lebih memilih Barra Jatmiko.
Padahal Zara menghindari Prince karena Zara tahu sudah ada Kesya yang kini dekat dengan Prince,namu Prince tidak tahu akan hal itu.Prince tidak tahu kalau Zara beranggapan bahwa Prince dengan Kesya sudah berpacaran.
Sahabat-sahabat Zara yang satu mobil dengan Zara merasa senang karena Zara mau menjauh dari Prince dan Kesya.
"Bagus sekali Zara,lebih baik luh menghindari Kak Prince,karena dia saja gak mikirin perasaan luh," ucap Vanya kepada Zara,saat mereka sudah berada di dalam mobil Stela.
Zara duduk di bangku belakang bersama Vanya dan Selin,sedangkan Stela duduk di bangku depan berdampingan dengan Kevin.
"Vanya benar,lebih baik memang begitu,lihat saja Kak Kesya,dia selalu saja menempel dengan Kak Prince sudah seperti tokek belang," ucap Selin kepada Zara.
Zara,vanya,stela dan Kevin yang mendengar ucapan Selin hanya bisa tertawa,karena menurut mereka ucapan Selin itu sangat lucu.
"Hahahaha,ya ampun Selin,luh bisa gak sih kalau ngomong itu gak bikin kita ketawa?" Vanya tertawa begitu keras ketika mendengar ucapan Selin.
"Tahu nih Selin,zara yang lagi galau saja jadi ikut-ikutan tertawa hahaha," stela merasa bahwa Selin selalu menghibur mereka.
"Selin sayang,makasih ya...Karena luh berhasil bikin gue kesal dengan candaan luh tadi hahaha," ucap Zara kepada Selin.
"Kan gue cuma ngomong kaya gitu doang,masa kalian bisa sampai tertawa kencang gitu sih? sungguh aneh," selin tidak merasa bahwa apa yang di ucapkannya itu begitu lucu.
Sementara itu Prince di dalam mobilnya merasa hatinya tidak tenang kalau Zara tidak satu mobil dengannya.
Prince tidak bisa menjalankan mobilnya jika perasaannya tidak tenang seperti ini.
Prince pun akhirnya ke luar dari dalam mobilnya untuk menghampiri Zara yang berada di dalam mobil Stela.
"Prince,kamu mau kemana?" Kesya memanggil Prince saat melihat Prince ke luar dari dalam mobilnya untuk menghampiri mobil Stela,namun Prince tidak menghiraukan panggilan Kesya.
Angel yang melihat Prince ke luar dari dalam mobilnya menghampiri mobil Stela,di dalam hatinya merasa senang.
"Hmmmmm... sok-sokan gak perduli sih,giliran di cuekin saja ketar ketir hahaha," batin Angel tertawa ketika melihat prilaku Prince.
Prince kemudian mengetuk pintu mobil belakang Stela dimana Zara berada di sana.
"Tok... tok... Tok...." Prince mengentuk pintu mobil Stela karena pintu mobilnya Stela terkunci dari dalam.
"Eh eh.. itu Kak Prince mau ngapain ya ngetuk-ngetuk pintu mobil kita?" Vanya bertanya kepada Zara,selin,stela dan Kevin.
"Gue juga gak tahu,cepat Zara buka pintunya," titah Stela kepada Zara.
Zara yang duduk di belakang bersama Vanya dan Selin tepatnya di samping sebelah kanan jendela mobil merasa kaget melihat Prince mengetuk pintu mobil Stela.
__ADS_1
Dengan cepat Zara membuka pintu mobilnya Stela untuk mengetahui apa yang ingin Prince katakan kepadanya.