PRINCE DAN GADIS KECIL

PRINCE DAN GADIS KECIL
ZARA INGIN HAMIL


__ADS_3

"Sayang,sekarang kamu kan sudah tahu kalau kedua orang tua kamu sudah menyetujui hubungan kita dan merestui niat Kak Prince juga untuk menikahi kamu. Lalu bagaimana tanggapan kamu?" tanya Prince kepada Zara.


Prince ingin tahu apa tanggapan Zara ketika kedua orang tuanya sudah merestui hubungan mereka.


"Zara pastinya senang dong Kak. Zara merasa sangat bersyukur karena kedua orang tua Zara sudah merestui hubungan kita dan juga sudah merestui niatan Kak Prince untuk menikah dengan Zara. Nah,sekarang Zara mau tanya sama Kak Prince, apa benar Kak Prince sungguh-sungguh ingin menikahi Zara dalam waktu dekat ini?" tanya Zara kepada Prince.


"Tentu saja Sayang. Kak Prince sungguh-sungguh ingin sekali segera menikah dengan kamu,karena dengan begitu Kak Prince bisa selalu menjaga kamu dan melindungi kamu. Tapi Kak Prince mau tanya sama kamu. Kalau kita dalam waktu dekat ini menikah kamu akan memilih untuk kuliah di Korea atau di Jakarta sayang? kamu harus menentukan jawabannya sekarang." ujar Prince kepada Zara.


Prince ingin tahu apakah Zara akan melanjutkan kuliahnya di Korea atau kuliah di Jakarta dan tinggal bersama Prince.


Zara kemudian berpikir mengenai kuliahnya. Apakah Zara akan tetap kuliah di Korea atau di jakarta.


"Kayaknya Zara akan memilih untuk kuliah di Jakarta saja deh Kak, karena Zara tidak ingin berjauhan dengan Kak Prince,meskipun Zara tahu Kak Prince bisa saja sering menemui Zara di Korea, tapi itu kan tidak setiap hari kita bisa bertemu. Sedangkan Zara inginnya selalu bertemu dengan Kak Prince setiap hari dan melihat wajah Kak Prince setiap hari hehehe," ujar Zara kepada Prince dengan perasaan sayangnya kepada Prince.


"Memangnya kamu se cinta itu ya sayang sama Kak Prince? sampai-sampai kamu tidak bisa berjauhan dengan Kak Prince?" tanya Prince kepada Zara.


"Tentu saja... Zara sangat cinta sekali sama Kak Prince. Bukankah Kak Prince juga sangat mencintai Zara dan tidak mau berjauhan dengan Zara?" tanya Zara kepada Prince.


"Iya sayang, kak Prince juga sangat sayang dan cinta sama Kamu. Tapi apa kamu benar-benar akan memilih kuliah di Jakarta dari pada di Korea? jangan sampai nanti kamu menyesalinya sayang."


Prince ingin memastikan apakah pilihan Zara itu sungguh-sungguh atau tidak untuk kuliah di jakarta.


Prince ingin agar Zara benar-benar mantap untuk memilih pendidikannya yang akan di lanjutkan di Korea atau di Jakarta? karena Prince juga tidak ingin membuat kedua orang tua Zara merasa kecewa.

__ADS_1


"Sayangku yang tampan. Zara sudah memutuskan untuk kuliah di Jakarta saja dan tinggal bersama Kak Prince. Karena ya itu tadi, zara ingin menjadi istrinya Kak Prince dan selalu berada di sampingnya Kak Prince setiap waktu." ujar Zara kepada Prince sambil Zara memeluk Prince dengan hangat.


Prince yang mendengar pernyataan dari Zara merasa sangat senang karena Zara telah memilih untuk kuliah di Jakarta setelah nanti dirinya menikah dengan Prince.


"Benarkah sayang? Kak Prince sangat senang sekali mendengar kamu akan kuliah di jakarta. Kalau begitu kita harus secepatnya mengurus pernikahan kita sayang, karena Kak Prince sudah tidak sabar untuk menikah dengan kamu sayang," ucap Prince kepada Zara dengan perasaan tak sabar.


"Memangnya harus secepatnya ya Kak? Kita kan masih bisa pacaran dulu Kak," ucap Zara kepada Prince dengan polos.


"Sayang, kita nanti masih bisa berpacaran setelah menikah. Bahkan akan lebih romantis lagi kalau kita sudah menikah.Kita bisa melakukan hal-hal yang romantis lebih dari biasanya sayang hehehe." Prince meledek Zara yang berada di dalam pelukannya.


"Maksudnya? kita bisa melakukan sesuatu yang akan membuat Zara hamil gitu?" tanya Zara kepada Prince dengan wajah polosnya sambil Zara melepaskan pelukannya dari Prince dan beralih dengan menatap wajah tampan Prince.


Prince yang mendengar ucapan Zara dan melihat tatapan Zara kepadanya merasa terkejut karena Zara bisa berbicara seberani itu terhadap Prince.


"Kalau begitu nanti Zara akan hamil dan punya anak dong sayang? Kak Prince nanti mau punya anak berapa dari Zara?" Zara bertanya kepada Prince dengan begitu antusias.


"Sayang. Dengarkan kata-kata Kak Prince dengan baik ya. Kak Prince mau kok memiliki anak yang lucu dari kamu,berapapun itu tidak masalah sayang asalkan tidak dalam waktu dekat. Karena Kak Prince ingin agar kamu fokus kuliah dulu sayang," ujar Prince kepada Zara.


Zara yang mendengar ucapan Prince merasa bingung mengapa Zara tidak boleh hamil ketika nanti Zara sudah kuliah dan sudah menikah dengan Prince.


"Memangnya kenapa Zara tidak boleh Hamil Sayang? Bukankah orang yang sudah menikah itu pasti menginginkan anak ya?" tanya Zara kepada Prince.


"Iya sayang,kak Prince tahu itu. Memang benar pada umumnya setiap pasangan ingin memiliki buah hati, tapi Kak Prince kan sudah berjanji kepada kedua orang tua kamu agar kamu tidak mengandung dulu sayang, karena usia kamu masih terlalu muda untuk mengandung dan menjadi seorang ibu. Kak Prince juga tidak akan tega kalau harus melihat kamu hamil dan melahirkan di usia yang masih muda.Jadi lebih baik kamu fokus kuliah saja dulu," ucap Prince kepada Zahra dengan jelas.

__ADS_1


Prince ingin agar Zara tahu bahwa Prince juga sebenarnya ingin memiliki anak. Hanya saja Prince ingin agar Zara fokus kuliah dulu.


"Memangnya pada umumnya seorang wanita itu akan mengandung pada usia berapa sih Kak? Kenapa Zara tidak boleh hamil di usia muda?" tanya Zara kepada Prince.


Zara semakin penasaran mengapa Prince melarang Zara untuk hamil terlebih dahulu sebelum usia Zara dewasa.


"Sayang, hamil dan melahirkan itu tidak mudah karena membutuhkan perjuangan. Kak Prince tidak mau kalau kamu sampai kenapa-napa ketika kamu mengandung anak kita nanti. Belum lagi kamu juga belum cukup mentalnya untuk mengurus seorang anak sayang, meskipun kita mempekerjakan baby sitter untuk mengasuh anak kita, tapi tetap saja Kak Prince ingin agar kamu menyelesaikan kuliah kamu dulu sayang. Kedua orang tua kamu juga tidak mau kalau kamu mengandung di usia muda."


Prince peminta kepada Zara agar Zara tidak hamil dulu sebelum kuliahnya selesai karena Prince merasa kasihan kepada Zara jika Zara harus menjadi seorang ibu di usia yang masih sangat muda.


"Baiklah, tapi Zara tidak janji ya kalau Zara tidak akan hamil hehehe," ucap Zara kepada Prince sambil tertawa lucu.


"Pokoknya Kak Prince akan memastikan supaya kamu tidak hamil dulu sayang. Nanti kita akan konsultasi dengan dokter untuk meminta obat supaya kamu tidak mengandung dulu," ujar Prince kepada Zara dengan tegas.


Prince tidak mau membuat Zara memikirkan banyak beban,karena Zara harus fokus untuk kuliah.Dan juga Prince ingin memenuhi janji Prince kepada kedua orang tua Zara bahwa Zara tidak akan mengandung dulu di usianya yang masih sangat muda.


"Tapi kan orang hamil itu lucu sayang. Perutnya akan membesar dan itu terlihat sangat menggemaskan. Memangnya Kak Prince tidak mau ya mengelus-ngelus perut Zara? hihihi..." ledek Zara kepada Prince sambil tertawa lucu.


Prince yang mendengar ledekan Zara sebenarnya ingin sekali melihat Zara mengandung buah hatinya.Tapi Prince tidak mau melihat Zara kesulitan.


"Sayang,aku juga ingin sekali melihat kamu mengandung anakku. Aku pasti akan sangat bahagia memegang perut kamu yang menggemaskan. Tapi aku tidak ingin kuliah kamu terganggu,karena itu akan membuat orang tua kamu kecewa terhadap Kak Prince."


Dalam hati Prince ingin melihat Zara mengandung buah hatinya.Namun Prince tidak ingin egois dengan menuruti keinginannya. Sedangkan kedua orang tua Zara tidak ingin kalau Zara mengandung di usia yang masih muda.

__ADS_1


__ADS_2