PRINCE DAN GADIS KECIL

PRINCE DAN GADIS KECIL
BERDEGUB KENCANG


__ADS_3

Zara sedang duduk berdua bersama Kesya di sebuah kursi yang berada di halaman Villanya Prince sambil melihat-lihat tanaman bunga yang cantik dan indah sedang mekar bersemi.


"Bunganya cantik ya,secantik kamu," Kesya memuji Zara dengan menyamakan bunga yang cantik tersebut dengan Zara.


"Kak Kesya bisa saja deh,kak Kesya juga cantik kok," zara memuji Kesya membali.


"Tapi lebih cantik kamu,serius deh.Kak Kesya tidak bohong," ucap Kesya kepada Zara sambil Kesya mengangkat dua jarinya pertanda dirinya tidak bohong.


"Makasih ya kak," ucap Zara kepada Kesya dengan wajah malu-malu karena Kesya terus saja memuji Zara.


"Sama-sama.Oh ya Zara,kemarin itu laki-laki yang datang ke Cafe untuk menemui kamu,apa dia pacar kamu?" tanya Kesya kepada Zara.


Kesya ingin tahu apakah Zara sudah memiliki seorang kekasih atau belum.Jika sudah,kenapa Zara mengatakan kalau laki-laki yang di sukainya tidak bisa Zara dapatkan,sedangkan Zara sendiri telah memiliki seorang kekasih.


"Iya benar Kak,tapi kami sudah putus," jawab Zara kepada Kesya dengan jujur.


Kesya yang mendengar jawaban dari Zara mulai berpikir bahwa yang Kesya tuduhkan selama ini tentang Zara yang menyukai Prince itu benar.


"Jadi Zara dan pacarnya sudah putus? Tapi apa alasan mereka putus? apa jangan-jangan Zara memutuskan pacarnya karena Zara menyukai Prince?"


Dalam hati Kesya bertanya-tanya apa alasan yang membuat hubungan Zara dengan kekasihnya bisa kandas begitu saja.


"Memangnya kenapa kalian bisa putus? kalau di lihat-lihat kamu dan pacar kamu itu terlihat begitu serasi,kalian seumuran pula," ucap Kesya kepada Zara.


Kesya mencoba untuk membuat Zara untuk kembali lagi kepada kekasihnya agar Zara tidak sampai menyukai Prince.


Zara yang mendengar ucapan Kesya merasa aneh,karena Kesya seolah ingin tahu tentang hubungan Zara dengan Dewa.


"Kenapa Kak Kesya bertanya tentang hubungan aku dengan Dewa ya? Apa mungkin Kak Kesya hanya sekedar basa basi saja? Ya,mungkin memang benar kalau Kak Kesya hanya sekedar basa basi saja terhadapku." batin Zara berbicara.


"Zara dengan mantan pacar Zara sudah tidak ada kecocokan lagi Kak,dari situlah kami memutuskan untuk berteman saja," jawab Zara kepada Kesya.


Zara tidak mau jujur kepada Kesya mengenai alasan sebenarnya mengapa Zara dengan Dewa bisa putus,karena bagi Zara itu tidaklah penting.


"Oh,begitu ya.Lalu sekarang apa ada laki-laki yang kamu sukai? Kalau aku lihat-lihat kamu ini kan sangat cantik,setiap laki-laki yang melihat kamu pasti akan menyukai kamu," ucap Kesya kepada Zara dengan memuji.


"Zara biasa saja kok Kak,laki-laki pun melihat Zara juga biasa saja.Zara akui saat ini Zara sangat menyukai seorang laki-laki bahkan Zara sangat menginginkannya,akan tetapi Zara sadar bahwa Zara cukup sulit untuk mendapatkan hatinya hehehe."


Zara mengatakan kepada Kesya bahwa saat ini dirinya tengah menyukai seorang laki-laki,hanya saja laki-laki itu tidak mudah untuk Zara dapatkan.


Kesya yang mendengar jawaban Zara merasa yakin bahwa Prince lah laki-laki yang Zara sukai itu.


"Kenapa wajah Zara begitu berbinar-binar ketika menceritakan laki-laki yang di sukainya itu ya? Aku yakin Zara sangat menyukai laki-laki itu." Isi hati Kesya berbicara.


"Laki-laki itu pasti sangat baik dan juga beruntung karena telah di sukai oleh gadis secantik dan sebaik kamu Zara," ucap Kesya kepada Zara.


"Dia memang baik,tapi terkadang sikapnya membuat Zara bingung,ya sudahlah kak tidak perlu di bahas,lagi pula sepertinya dia sekarang sudah memiliki kekasih," ujar Zara kepada Kesya.

__ADS_1


Zara beranggapan bahwa Kesya adalah kekasihnya Prince,sehingga sangat sulit bagi Zara untuk mendapatkan hatinya Prince.


Kesya yang medengar bahwa laki-laki yang Zara sukai sudah memiliki seorang kekasih kembali berpikir lagi.


"Apa Zara berpikir kalau aku dan Prince memiliki suatu hubungan? Jika memang iya Zara berpikir seperti itu,aku seharusnya semakin dekat lagi dengan Prince supaya Zara tidak berani untuk mendekati Prince," batin Kesya berbicara.


"Ya sudah kita jangan membahas itu lagi,tapi pesan Kak Kesya jika laki-laki yang kamu sukai sudah memiliki seorang kekasih,ada baiknya memang kamu tidak perlu berharap lebih,karena sesama wanita kita harus saling menghargai bukan?" Kesya bertanya kepada Zara.


"Iii..iya Kak Kesya benar," sahut Zara kepada Kesya.


"Apa Kak Kesya tahu ya kalau aku menyukai Kak Prince? Buktinya Kak Kesya bicara seperti ini terhadapku.Mungkin Kak Kesya sebenarnya ingin memberikan peringatan untukku agar aku tidak coba-coba untuk mendekati Kak Prince.Tapi apa yang di katakan oleh Kak Kesya itu memang benar,sebagai sesama wanita harusnya aku bisa menghargai pacarnya Kak Prince dan tidak boleh merusak hubungan Kak Prince dengan Kak kesya."


Dalam hati Zara juga menyadari bahwa apa yang di lakukannya untuk mendapatkan hatinya Prince adalah sesuatu yang salah,karena Prince dan Kesya sudah menjalin suatu hubungan.


Namun Zara yang tidak tahu kebenarannya bahwa Prince dan Kesya sebenarnya tidak memiliki hubungan apapun malah menganggap bahwa Prince dan Kesya sudah menjadi sepasang kekasih.


"Zara,menurut kamu Kak Prince itu orangnya seperti apa?" tanya Kesya kepada Zara.


Kesya ingin tahu bagaimana pandangan Zara terhadap Prince selama ini.


Zara yang mendengar pertanyaan dari Kesya tentu saja merasa kaget.Zara merasa bahwa Kesya memberikan pertanyaan kepada Zara tentang pandangan Zara terhadap Prince itu tidaklah benar,karena Prince adalah kekasihnya Kesya.


"Kenapa Kak Kesya bertanya tentang Kak Prince kepada Zara? bukankah Kak Kesya jauh lebih tahu mengenai Kak Prince dari pada Zara?" tanya Zara kepada Kesya.


"Aku tidak selalu tahu semuanya Zara,terkadang kita kan perlu tahu juga bagaimana pandangan orang lain.Menurut kamu Kak Prince itu laki-laki yang seperti apa?" Kesya bertanya kembali kepada Zara supaya Kesya mengetahui apa tanggapan Zara tentang Prince.


Zara menjawab pertanyaan dari Kesya dengan jujur tentang apa yang Zara lihat mengenai Prince.


Tanpa Zara sadari rupanya Prince secara tidak sengaja mendengar apa yang Zara ungkapkan kepada Kesya mengenai dirinya saat Prince hendak menghampiri Kesya untuk mengajak Keysa pulang ke Villanya.


Namun Zara dan Kesya tidak mengetahui kalau di belakang mereka ada Prince yang mendengar ungkapan Zara tersebut.


"Gadis bodoh ini tidak tahu saja kenapa aku bisa bersikap seperti itu terhadapnya.Dialah yang selalu membuatku kesal." batin Prince berbicara.


Prince kemudian kembali masuk ke dalam Villa miliknya ketika melihat Zara dan Kesya sedang ngobrol berdua.


"Kamu benar Zara,prince itu memang sulit untuk di pahami,tapi sekalinya dia jatuh cinta,dia akan sangat menjaga dan melindungi," ucap Kesya kepada Zara.


Zara yang mendengar ucapan Kesya merasa bahwa Kesya sangat beruntung mendapatkan cintanya Prince.Zara yakin Kesya sudah merasakan kasih sayang dari Prince dengan tulus


Tanpa Zara tahu bahwa Kesya berbicara seperti itu kepada Zara hanya untuk membuat Zara kecewa terhadap Prince.


"Mungkin saja Kak,setiap laki-laki pasti akan menjaga dan melindungi wanita yang di cintainya," ujar Zara kepada Kesya.


"Kamu benar Zara,semoga kamu bisa mendapatkan laki-laki yang menyayangi kamu dan menjaga kamu dengan baik ya Zara."


"Aamiin.Oh ya Kak Kesya,zara mau masuk dulu ke dalam ya.Zara sudah di tunggu oleh sahabat-sahabat Zara."

__ADS_1


Zara beralasan kepada Kesya,padahal Zara memang sudah malas untuk mendengar ucapan Kesya lagi.


"Oke Zara,kak Kesya juga sudah mau pulang ke Villanya Kak Kesya di antar oleh Prince.Sampai ketemu lagi ya Zara," ucap Kesya kepada Zara.


Kesya seolah ingin Zara tahu bahwa dirinya akan di antarkan pulang oleh Prince ke Villa miliknya Kesya.


"Baik Kak,sampai ketemu juga ya," sahut Zara kepada Kesya.


Dalam hatinya Zara merasa kecewa mendengar ucapan Kesya yang terlihat seperti wanita yang paling beruntung karena telah mendapatkan Prince.


"Apa aku bisa melupakan Kak Prince? Ya Tuhan tolong bantu aku,tolong berikan aku keikhlasan untuk menghapus perasaanku terhadap Kak Prince."


Hati Zara terasa sakit ketika mengetahui bahwa cintanya tidak akan pernah terbalas.


Zara kemudian masuk ke dalam Villa,lalu secara tidak sengaja Zara menabrak Prince di depan pintu Villa ketika Prince hendak ke luar.


"Awwww...." Zara menjerit karena hampir saja terjatuh saat menabrak Prince.


Dengan cepat Prince menarik tangan Zara lalu merangkulnya dengan erat agar Zara tidak terjatuh.


Wajah Zara dan Prince kini sudah berhadapan langsung hingga membuat Zara dan Prince saling memandang satu sama lain.


"Dug... dug.. dug...." jantung Zara berdegub dengan kencang saat dirinya menatap wajah Prince yang begitu sempurna.


Begitupun dengan Prince,kedua mata Prince seketika memandang wajah cantik Zara yang begitu tampak putih dan bersih.


Detak jantungnya pun seolah tak terkendali ketika wajahnya dan Wajah Zara hanya berjarak sekitar beberapa cm saja.


Prince dan Zara tidak mampu berkata-kata,tubuh mereka bergetar begitu hebatnya.


Kesya yang sedang berdiri tidak jauh dari Prince dan Zara dapat melihat kejadian itu.Kesya pun nampak kaget melihatnya.


Begitupun dengan Angel,vanya,stela dan Selin yang berada di sofa dekat pintu.


Mereka semua tak kalah kagetnya ketika melihat adegan romantis antara Prince dan Zara.


"OMG... Zaraaaa...." bisik Vanya,stela dan Selin saat mereka melihat adegan langka antara Prince dan Zara.


"Hmmmmmm hmmmmm... Duuuhhh Dunia serasa milik berdua yaaa hahahaha."


Angel berdeheum supaya Prince dan Zara sadar bahwa mereka sudah beberapa detik saling memandang satu sama lain.


"Sorry sorry... aku gak sengaja," dengan cepat Zara melepaskan rangkulan Prince dari tubuhnya.


Begitupun dengan Prince,dengan cepat Prince melepaskan tangannya dari tubuh Zara.


"Lain kali kalau jalan itu hati-hati," ujar Prince kepada Zara,padahal dalam hatinya Prince pun merasakan apa yang Zara rasakan.

__ADS_1


Prince kemudian meninggalkan Zara,lalu menghampiri Kesya yang sudah menunggunya di luar pintu.


__ADS_2