
Prince dan Zara sudah berada di dalam mobil Prince setelah mereka selesai menikmati makan malam berdua.
"Apa kamu sudah kenyang?" tanya Prince kepada Zara ketika Prince sedang menyetir mobilnya.
"Sudah Kak,perut Zara sampai tidak bisa menampung semua makanannya hehehe" ucap Zara kepada Prince sambil Zara memegang perutnya yang terasa penuh.
"Hahaha... 1 jam lagi kamu pasti akan lapar lagi," prince meledek Zara sambil tertawa.
"Iiikkkhhh... Kak Prince kok tahu sih? apa jangan-jangan selama ini yang ngefans itu sebenarnya bukan Zara? melainkan Kak Prince? benar kan?" Zara bertanya kepada Prince.
"Hey,kenapa bisa begitu? Jelas-jelas aku tahu kalau kamu yang menyukaiku lebih dulu.Memangnya apa yang membuat kamu mengatakan hal itu?" tanya Prince kepada Zara.
"Tentu saja Zara tahu,pertama Kak Prince bisa tahu kalau Zara di tembak sama teman sekolah Zara,ke dua Kak Prince tahu kalau Zara suka banget makan, dan mungkin masih banyak lagi yang Kak Prince ketahui tentang Zara.Lalu apa namanya kalau bukan fans sejati?" ujar Zara kepada Prince dengan percaya diri.
Padahal ketika Dewa menyatakan cinta kepada Zara,di sana memang ada Prince yang pada waktu itu sedang mengantarkan Angel ke acara ulang tahunnya Dewa.
"Ooohhh,begitu? Baiklah,sekarang Kak Prince yang akan mengidolakan kamu,bagaimana?"
Prince meminta izin kepada Zara agar dirinya bisa menjadikan Zara sebagai idolanya.
Zara yang mendengar perkataan Prince tersebut merasa begitu kaget dan juga malu,karena Zara merasa bahwa dirinyalah yang mengagumi Prince,tapi sekarang malah Prince yang ingin menjadikan Zara sebagai idolanya.
"Haduuuuuhhh... ini apa lagi sih? Meleyooottt gue lama-lama kalau di gombalin terus... Ntah kerasukan apa Kak Prince ini? sampai-sampai sekarang dia sudah menjadi Raja gombal,sudah hilang sikap cuek dan dinginnya itu," batin Zara berbicara.
"Kak Prince kok jadi aneh sih?" tanya Zara kepada Prince dengan wajah bingung.
"Aneh? aneh bagaimana?" Prince bertanya balik kepada Zara.
"Ya aneh saja,sekarang Kak Prince lebih banyak berbicara dan menggombal,sedangkan kemarin-kemarin Kak Prince begitu cuek dan dingin terhadap Zara.Bahkan kalau bicara saja seperlunya,paling cuma menjawab Iya,oke dan sebagainya,tapi sekarang Kak Prince malah terlihat berbeda dari biasanya," ucap Zara kepada Prince dengan perasaan bingungnya.
Prince yang mendengar Zara berbicara seperti itu terhadapnya dapat mengerti mengapa Zara bisa sampai bingung dengan perubahaan sikapnya.
"Zara... Kak Prince akan banyak bicara ketika Kak Prince sudah mulai perduli dan menyukai seorang wanita,tapi Kak Prince bisa diam tanpa kata ketika Kak Prince sudah benar-benar kesal,sudah benar-bebar marah dan sudah benar-benar cemburu.Apa kamu mengerti?," ujar Prince kepada Zara dengan jelas.
Prince memang di kenal sebagai laki-laki yang cuek dan dingin jika ia belum mencintai wanita tersebut,tapi Prince akan sangat perduli dan posesif jika dirinya sudah mencintai wanita yang di cintainya.
Prince ingin agar Zara tahu bahwa saat ini Prince sedang menyukai Zara sehingga sikap Prince terhadap Zara bisa berubah menjadi romantis.
Zara yang mendengar Prince menjelaskan tentang dirinya kepada Zara,sekarang sudah mulai mengerti dengan sikap Prince tersebut.
"Barusan Kak Prince mengatakan kalau dia akan perduli dan banyak bicara kalau dia sudah menyukai wanita.Apa ini artinya Kak Prince sudah mulai menyukai gue?"
Dalam hati Zara merasa senang mendengar Prince berbicara seperti itu.
Zara senang ketika melihat Prince begitu perhatian dan banyak bicara terhadap Zara,itu semua pasti karena Prince sudah mulai menyukai Zara.
"Kamu kenapa diam saja? Apa kamu sudah mendapatkan jawaban dari pertanyaan kamu tadi?" tanya Prince kepada Zara,sambil Prince menyetir mobilnya.
"Iii..iiiya Kak.. Kak Prince sejak tadi begitu perhatian sama Zara,apa itu berarti Kak Prince..." Zara tidak melanjutkan ucapannya kepada Prince karena Zara masih takut.
"Berarti apa?" Prince penasaran dengan ucapan Zara yang terhenti.
"Euuu... tidak... tidak apa-apa kok Kak hehehe," zara tidak berani melanjutkan ucapannya.
__ADS_1
"Itu berati aku mencintai kamu Zara." Ujar Prince kepada Zara dengan tulus dari hatinya.
Prince kemudian menghentikan mobilnya di pinggir jalan setelah dirinya mengatakan rasa cintanya kepada Zara.
Zara merasa kaget saat Prince menyatakan cintanya kepada Zara,karena hal inilah yang Zara tunggu-tunggu selama ini.
Wajah Zara mematung saat Prince menyatakan cinta seakan Zara tidak percaya bahwa Prince akan mengatakan rasa cintanya itu kepada Zara.
Lebih kaget lagi ketika Prince menghentikan mobilnya di pinggir jalan secara mendadak.
"Ya ampun,apa yang baru saja Kak Prince katakan sama gue? Apa Kak Prince bakalan nembak gue?"
Zara dengan perasaan gugupnya merasa hatinya sedang tidak karuan.
Prince yang sudah menghentikan mobilnya langsung menghadapkan dirinya ke arah Zara yang tengah duduk di bangku depan,tepatnya di samping Prince.
"Huuuuhhhhh.. huuuuuhhhhh..."
Prince menarik nafas panjangnya saat dirinya hendak memegang kedua tangan Zara untuk pertama kalinya.
"Gue harus mengatakannya sekarang juga sebelum laki-laki lain yang mengatakannya," batin Prince berbicara.
Prince kemudian memegang kedua tangan Zara yang lembut sambil menarik nafasnya secara perlahan.
Prince menyiapkan mentalnya terlebih dahulu sambil memejamkan kedua matanya sejenak.
"Tenang Prince...... atur nafas kamu pelan-pelan.. lalu nyatakan perasaanmu terhadap Zara." batin Prince berbicara.
Jantung Zara pun berdebar begitu hebat,bahkan kedua tangan Zara yang di pegang oleh Prince terasa dingin karena berkeringat dengan sendirinya saat kedua tangan Prince memegang kedua tangan Zara dengan lembut.
"*Ya ampun Zara... Ini mimpi atau bukan sih? Tangan Kak Prince yang lembut ini megang tangan gue dengan erat.Rasanya gue ingin pingsan saja di pangkuan Kak Prince... Huuuhhh....huuuuhhh... Tenang ya Zaraaaa,gue tahu luh pasti gugup setengah mampus tapi gue mohon luh harus tenang*," batin Zara berbicara dengan perasaannya yang cemas.
"Zara... Tolong lihat mata aku baik-baik... Aku tahu kamu pasti kaget mendengar ucapan aku tadi,tapi aku ingin mulai malam ini kamu bersedia untuk menjadi wanita istimewa di hati aku. Jujur saja aku tidak bisa banyak kata untuk mengungkapkannya.Intinya aku benar-benar berharap agar kamu bersedia menjadi Ratu di hidupku,"
Prince dengan perasaannya yang menggebu-gebu terhadap Zara meminta Zara untuk menatap kedua mata Prince agar Zara dapat melihat keseriusan Prince terhadap Zara.
Dengan suara yang bergetar juga Prince memberanikan diri menyatakan rasa cintanya terhadap Zara.
Zara yang mendengar penyataan cinta Prince begitu kaget di buatnya.Zara juga dapat merasakan getaran tangan Prince saat Prince menyatakan perasaannya terhadap Zara.
Zara pun dapat merasakan bahwa Prince benar-benar mencintanya dan berharap agar Zara mau menjadi kekasihnya.
"Huuuhhhhh.... Tangan gue benar-benar terasa dingin.Baru kali ini gue merasakan getaran cinta yang begitu hebat,sampai-sampai gue gak bisa berkata-kata," batin Zara berbicara tanpa kata.
"Kak Prince... Zaaa.. Zaraaa gak bisa ngomong apa-apa Kak.... hiks hiks hiks."
Zara tidak mampu berkata apa-apa saat Prince ingin menjadikan Zara Ratu di hatinya Prince.
Zara hanya bisa meneteskan air mata bahagianya karena baru kali ini Zara merasakan perasaan yang begitu dalam terhadap seorang laki-laki yaitu Prince.
"Hey.. kamu kenapa menangis? Apa ada yang salah dengan ucapanku? Kalau begitu aku minta ma'af ya," ujar Prince kepada Zara ketika Prince melihat Zara meneteskan air matanya.
Prince kemudian mengusap air mata yang menetes di kedua pipi Zara.
__ADS_1
"Kak Prince gak salah... Zara menangis karena Zara merasa terharu hiks hiks hiks..."
Zara dengan perasaan haru dan bahagianya langsung memeluk Prince dengan erat.
Begitupun dengan Prince yang langsung menyambut pelukan Zara tersebut dengan perasaan haru dan bahagia.
"Jujur saja aku tidak tahu apakah tindakanku ini benar atau tidak? Yang pasti aku merasakan perasaan yang tidak biasa saat aku memandang wajah Zara dan saat aku memeluknya dengan erat." Isi hati Prince berbicara dengan perasaan bahagia.
"Beginilah kalau menyatakan cinta terhadap anak kecil,pasti saja menangis...." Prince meledek Zara sambil memeluk Zara dengan erat.
Lalu Prince mencium kening Zara sebagai rasa sayangnya terhadap Zara.
"Cuuuupppp..."
Prince mencium kening Zara dengan perasaan yang tidak bisa di gambarkan,karena baru kali ini Prince merasakan perasaan yang tidak biasa terhadap seorang wanita.
Meskipun banyak wanita yang mengejar Prince dan ingin menjadi kekasihnya Prince,namun hanya Zara lah yang dapat meluluhkan hatinya.
"Lagian siapa suruh Kak Prince nembak anak kecil?" ucap Zara kepada Prince,sambil Zara terus memeluk erat tubuh Prince.
"*Benar kata Selin,kalau gue berada di dalam pelukan Kak Prince pasti gue akan sulit untuk melepasnya karena aroma tubuh Kak Prince yang begitu harum ini membuat gue ingin selalu berada dalam pelukannya*." batin Zara berbicara.
"Apa kamu tahu? Kak Prince nembak kamu karena kamu itu sangat cantik,lucu dan unik,jadi mau tidak mau Kak Prince harus memilikinya agar tidak di miliki laki-laki lain," ujar Prince kepada Zara sambil Prince meledeknya.
Zara kemudian melepaskan pelukan Prince sambil menatap wajah Prince dengan kesal karena Prince mengatakan mau tidak mau.
"Iiikkkhhh.. Kak Prince kok bilangnya mau tidak mau sih?" ucap Zara kepada Prince sambil Zara memanyunkan bibir merahnya.
"Hey,kak Prince hanya bercanda.Sekarang kamu sudah menjadi wanitaku,jadi hanya aku seorang yang boleh memilikinya." ujar Prince kepada Zara dengan penuh kasih sayang.
Prince lalu kembali memeluk Zara dengan perasaan lega,karena akhirnya Zara mau menerimanya sebagai kekasih.
Meskipun Zara hanya menjawabnya dengan tangisan,namun itu sudah menjawab semuanya.
Prince dan Zara kemudian melepaskan pelukan mereka,lalu Prince tiba-tiba saja mengambil sesuatu dari belakang mobilnya.
"Tunggu sebentar," ucap Prince kepada Zara.
Prince mengambil sebuah paper bag di bangku belakang yang di dalamya ada sebuah kotak perhiasan berisi sebuah cincin berlian yang indah,dimana Prince sudah menyiapkannya sebelum Prince pergi ke apartemen Zara tadi sore.
Kemudian Prince langsung memasangkan cincin Berlian tersebut di jari manis Zara.
"Sangat cantik dan Indah..."
Prince memuji jari manis Zara ketika dirinya memasangkan cincin berlian berwarna putih di jari manisnya Zara.
Zara pun merasa sangat terharu dan bahagia melihat Prince memasangkan cincin berlian di jari manisnya tersebut.
"Terimakasih Tuhan,aku sangat bahagia"
Dalam hati Zara merasa senang.Zara tidak mampu berkata-kata lagi ketika mendapatkan perlakuan yang istimewa dari Prince.
Prince kemudian mencium jari tangan Zara yang telah di pakaiankan cincin berlian olehnya.
__ADS_1