PRINCE DAN GADIS KECIL

PRINCE DAN GADIS KECIL
ACARA MAKAN MALAM


__ADS_3

KEESOKAN HARINYA PUKUL 5 SORE


Zara,vanya,stela,selin dan Angel sedang menikmati senja di waktu sore di halaman Villanya Prince.


"Gaes,gue sudah putus dengan Dewa." Zara memberitahu Angel,vanya,stela dan Selin.


"Syukurlah kalau begitu Zara,dengan begitu luh bisa bebas tanpa gangguan Dewa," ucap Vanya kepada Zara.


"Iya,luh benar," sahut Zara kepada Vanya.


"Ngomong-ngomong Dewa marah gak pas luh putusin dia?" Vanya bertanya kepada Zara.


"Untungnya Dewa gak marah sama sekali.Dewa ngerti banget kalau gue gak punya perasaan sama Dewa."


Zara merasa bersyukur karena Dewa tidak marah terhadapnya,padahal tadinya Zara takut kalau sampai Dewa marah dan kecewa terhadap Zara.


"Berarti Dewa lebih dewasa dari Andre,karena pas kemarin gue mutusin Andre,dia malah marah-marah sama gue dan gak terima udah gue putusin," ucap Stela kepada Zara dengan perasan kesal kepada Andre.


"Menurut gue,cerita luh sama Zara itu gak sama Stela.Kalau luh kan sama Andre pernah saling suka,sedangkan kalau Zara dan Dewa sama sekali Zara gak pernah suka sedikit pun,jadi menurut gue luh tetap salah karena udah mutusin Andre tanpa sebab,"


Vanya memberikan penjelasan kepada Stela supaya Stela tidak menyamakan cerita dirinya dengan cerita Zara.


"Nah,vanya benar tuh.Kalau Zara kan nerima Dewa karena kasihan.Kalau luh sama Andre sih waktu itu kan sama-sama saling ngejar," ujar Selin kepada Stela.


Selin setuju dengan apa yang di ucapkan oleh Vanya tentang hubungan Zara dan juga Stela.


"Kok luh semua ngomongnya gitu sih sama gue? memangnya kenapa kalau gue putus dari Andre? gue kan udah gak ada rasa sama Andre,masa iya harus gue paksain?" ucap stela kepada Vanya dan Selin dengan wajah marah.


"Kalian apa-apaan sih? kok malah pada ribut kaya gini? kapan akurnya coba? pusing tahu dengarnya juga," zara melerai perdebatan antara Vanya,selin dan Stela.


"Iya iya deh,kita gak bakal ribut lagi" ucap Stela kepada Zara sambil memanyunkan bibirnya kepada Vanya dan Selin.


Dan ketika Zara sedang berbicang-bincang bersama para sahabat-sahabatnya,bi Lilis malah menghampiri Zara,vanya,stela dan Selin.


"Nona nona yang cantik dan baik hati,nanti malam kita bakar-bakar sate dan jagung ya,mau tidak?" tanya bi Lilis kepada Zara,vanya,stela dan Selin sambil tersenyum senang.


"Maaauuuuu biii," sahut Zara,vanya,stela dan Selin dengan bersemangat.


"Siiippp deh,kalau begitu Mang Asep dan bi Lilis akan menyiapkan kompor untuk bakar-bakarnya dulu ya," ucap bi Lilis kepada Zara,vanya,stela dan Selin.


Di dalam Villanya Prince sudah tersedia kompor besar untuk membakar sate dan juga yang lainnya.


"Oke bi Lilis,oh ya bi Kak Prince sudah tahu belum kalau kita mau bakar-bakar sate dan jagung?" Angel bertanya kepada bi Lilis.


Angel takut kalau sampai Prince belum tahu tentang bakar-bakar ini.Angel takut kalau Prince tidak setuju.


"Tuan Prince tentu saja sudah tahu,karena yang meminta bi Lilis untuk menyiapkan ini semua adalah Tuan Prince," jawab bi Lilis kepada Angel.


"Waaaahhhh... asiiiikkk... Seru banget nih kalau kita bakar-bakar sate dan jagung hihihi," selin merasa senang karena dirinya paling suka dengan sate.


"Iya dong Nona Selin hehehe," sahut bi Lilis kepada Selin sambil tertawa.


Bi Lilis dan Mang Asep pun bergegas menyiapkan semua peralatan untuk bakar-bakar sate daging dan juga jagung.




Zara,vanya,stela selin dan Angel sedang membantu bi Lilis menyiapkan daging ayam,daging sapi, jagung dan lain-lain yang akan mereka bakar untuk makan malam.



"Selin,luh bisa gak sih nusuk satenya?" tanya Stela kepada Selin.


__ADS_1


Mereka semua sedang menusuk daging-daging yang akan di buat sate.



"Bisalah,memangnya kenapa?" tanya Selin kepada Stela.



"Yang benar dong kalau begitu,itu nusuk satenya kebanyakan,nanti gak mateng-mateng lagi satenya," ucap Stela kepada Selin dengan kesal.



"Justru gue udah benar,luh tuh yang nusuk dagingnya terlalu sedikit,memangnya kita anak kecil makan sate sedikit seperti itu?"



Selin tidak mau kalah oleh Stela,dirinya merasa apa yang di lakukannya sudah benar.



"Kalian ini ya,tiada hari tanpa bertengkar.Yang benar itu dagingnya jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit biar pas,ngerti kalian," ucap Vanya kepada Stela dan Selin dengan wajah kesal.



"Oohhh begitu,baiklah," ucap Stela dan Selin kepada Vanya.



Kemudian Prince dan Kevin sedang sibuk membantu Mang Asep menyiapkan kompor besar untuk membakar sate dan juga membakar jagung.



"Zara,sonoh kasih sate yang sudah di tusuk-tusuk sama Kak Prince,satenya tinggal di bakar saja kok," titah Angel kepada Zara.




"Luh saja deh,gue takut," ujar Zara kepada Angel.



"Takut kenapa sih? aneh banget deh,dari kemarin kan Kak Prince udah perduli banget sama luh," ucap Angel kepada Zara.



"Iya gue juga tahu,tapi semenjak kedatangan Dewa kemarin,kak Prince kaya gak suka gitu sama gue."



Zara bisa merasakan kalau Prince kembali ke prilaku awal.Wajahnya yang dingin dapat terlihat sejak kedatangan Dewa kemarin.



"Mungkin Kak Prince kemarin gak suka kali ya lihat Dewa dan Andre datang ke Villa ini? Kak Prince kan sudah pernah wanti-wanti supaya kita jangan sampai bawa teman laki-laki ke Villanya Kak Prince."



"Luh benar,gue juga dari kemarin mikirnya kaya gitu," ujar Zara kepada Angel dengan perasaan tak enak hati.



Namun ketika Zara dan sahabat-sahabatnya sedang berbincang-bincang sambil membantu bi Lilis,tiba-tiba saja Kesya datang.


__ADS_1


Kesya datang seorang diri dengan membawa mobilnya sendiri ke Villanya Prince.



"Itu kan Kak Kesya,kok Kak Keysa bisa tahu sih kalau kita lagi mau ada pesta sate dan jagung bakar?" Selin melihat Kesya turun dari dalam mobilnya.



Sahabat-sahabat Zara yang lainnya pun merasa tidak suka ketika melihat kedatangan Kesya ke Villanya Prince.



"Kenapa Kak Kesya harus datang ke sini sih?menghancurkan suasana saja deh wanita itu," ujar Stela sambil memandang ke arah Kesya.



"Sudah biarin,mungkin Kak Prince yang mengundang Kak Keysa ke sini,kita gak boleh protes,karena yang ngadain makan-makan ini kan juga Kak Prince,"



Zara meminta semua sahabat-sahabatnya untuk bersikap lebih baik terhadap Kesya.



"Habisnya gue gemes sih pengen nyubit rasanya," stela memasang wajah galak dan judes kepada Kesya.



"Gue ingetin ya sama kalian,kalau kalian sayang dan perduli sama gue,kalian jangan pernah bikin gue malu di hadapan Kak Prince dan Kak Kesya,sebab Kak Prince itu pasti bakalan marahnya sama gue,bukan sama kalian," ujar Zara kepada sahabat-sahabatnya.



Zara meminta semua sahabat-sahabatnya untuk tidak membuatnya malu di hadapannya Prince dan juga Kesya.



"Iya iya,kita gak bakal bikin luh malu kok," ucap Stela kepada Zara.



"Gue juga,gue gak bakal bikin luh malu di hadapan Kak Prince dan Kak Keysa," selin berujar kepada Zara.



"Baiklah,gue pegang ya kata-kata kalian,kalau sampai kalian bikin masalah,gue gak akan maafin kalian," ujar Zara kepada sahabat-sahabatnya.



"Baik Zara sayang," sahut Stela dan Selin kepada Zara.



Kesya yang sudah turun dari dalam mobilnya terlihat menghampiri Prince yang sedang menyiapkan kompor besar ntuk membakar sate dan juga jagung.



"Prince,kamu bisa juga ternyata menyiapkan kompor besar ini," puji Kesya kepada Prince.



"Karena aku di bantu oleh mang Asep dan juga Kevin," jawab Prince kepada Kesya



"Tetap saja kamu hebat," puji Kesya kepada Prince dengan perasaan suka.

__ADS_1


__ADS_2