PRINCE DAN GADIS KECIL

PRINCE DAN GADIS KECIL
TERLUKA


__ADS_3

"Angel,kamu masih sekolah ya?" Kesya bertanya kepada Angel.


Kesya duduk di dekat Angel,mencoba mendekati Angel untuk mencari perhatian Prince.Kesya tahu bahwa Prince begitu menyayangi Angel,hal itu tentu saja tidak di sia-siakan oleh Kesya.


"Iya Kak Kesya,angel masih sekolah," jawab Angel kepada Kesya.


"Jadi mereka semua teman-teman sekolah kamu ya Angel?" Kesya mencoba banyak bertanya kepada Angel agar lebih dekat.


"Iya benar Kak Kesya,mereka semua teman-teman sekolahnya Angel." Angel menjawab pertanyaan dari Kesya dengan jujur.


Kesya yang sedang duduk bersama Angel dan sahabat-sahabtnya,matanya kemudian memandang ke arah Zara yang sejak tadi pagi mencuri perhatiannya.


"Kamu cantik sekali,nama kamu Zara ya?" Kesya memuji kecantikan Zara sambil tersenyum ramah.


Hal itu terdengar oleh Prince dan Kevin yang duduk tidak jauh dari Kesya.Prince dan Kevin dapat mendengar pujian Kesya kepada Zara dengan jelas.


"Terimakasih banyak Kak Kesya,kak Keysa juga cantik kok." Zara memuji Kesya kembali sambil tersenyum.


"Zara memang cantik,paling cantik malah di sekolah kita," puji Angel kepada Zara.


"Oh,ya. Kak Kesya percaya kok,soalnya Kak Kesya juga sebagai seorang wanita mengatakan itu,apa lagi kalau laki-laki ya,pasti banyak banget yang suka sama Zara hehe," ujar Kesya kepada Zara dan sahabat-sahabat Zara.


"Benar sekali,hampir semua anak laki-laki di sekolah menyukai Zara,iya kan Zara?" Angel memuji Zara di hadapan Kesya supaya Prince mendengarnya.


"Angel terlalu berlebihak Kak,aku biasa saja kok,bahkan aku tidak bisa mendapatkan laki-kaki yang aku suka,berarti aku biasa saja tidak cantik," ujar Zara kepada Keysa.


"Masa sih Zara? Kak Kesya Tidak percaya itu,wanita secantik kamu gak mungkin kalau tidak bisa mendapatkan laki-laki yang kamu suka? Hmmmm.. itu sih laki-lakinya saja yang tidak peka hehe"


Kesya tidak tahu saja bahwa laki-laki yang Zara maksud adalah Prince,laki-laki yang Kesya sukai juga.Namun Kesya tidak menyadarinya

__ADS_1


Prince yang mendengar ucapan Zara langsung menoleh ke arah Zara.Prince memang Tidak tahu kalau laki-laki yang Zara maksud adalah dirinya,namun ntah mengapa Prince merasa ada yang aneh dengan hatinya ketika mendengar ucapan Zara tersebut.


"*Siapa laki-laki yang di maksud oleh gadis itu,bukankah dia sudah memiliki seorang kekasih? bahkan kekasihnya baru saja menemui dia*."


Dalam hati Prince bertanya-tanya tentang laki-laki yang di maksud oleh Zara.


"Wanita terlihat sempurna bagi laki-laki yang menyukai dan menyayanginya,namun bagi laki-laki yang membencinya,kesempurnaan itu tidak akan terlihat sedikit pun," ujar Zara kepada Kesya.


Dari lubuk hatinya yang paling dalam Zara menyukai Prince,akan tetapi Prince tidak akan pernah dapat melihat kesempurnaan Zara yang selama ini selalu di puji-puji oleh orang lain.


Prince yang mendengar ucapan Zara seakan merasa bahwa laki-laki yang Zara maksud adalah dirinya.Selama ini Prince memang selalu bersikap tidak baik terhadap Zara di bandingkan orang lain.


Prince kemudian mengingat kembali awal pertemuannya dengan Zara ketika mereka sedang berolahraga di taman dekat apartemen Zara dan Prince.


Di situ Zara berpura-pura tersandung hingga kakinya kesakitan di hadapan Prince hanya untuk mencari perhatian Prince,namun Prince dengan rasa kesalnya malah bersikap tidak suka terhadap prilaku Zara.


"Apa laki-laki yang gadis bodoh ini maksud adalah aku? aku memang tidak menyukai prilakunya yang selalu mencari perhatian,"


Kevin yang berada di samping Prince tahu bahwa yang Zara maksud adalah Prince,namun Kevin masih bingung,karena saat ini Zara masih memiliki seorang kekasih.


"Bagaimana mungkin Zara menyukai Prince? Sedangkan Zara saja sudah memiliki seorang kekasih. Tapi kalau aku lihat-lihat,sejak tadi Zara terlihat murung dan sedih setiap kali melihat Prince bersama Kesya," batin Kevin berbicara.


Kesya dan sahabat-sahabat Zara yang mendengar ucapan Zara seakan merasakan apa yang sedang Zara rasakan saat ini.


"Zara,suatu saat kamu pasti akan mendapatkan apa yang pantas kamu dapatkan," ujar Kesya kepada Zara.


"Kak Kesya benar Zara,luh pantas untuk bahagia bersama orang yang luh cintai dan yang mencintai luh juga." Angel menguatkan Zara supaya Zara yakin bahwa orang yang di cintai Zara akan menjadi milik Zara.


"Makasih ya Kak Kesya,angel... Kayanya Zara nya saja yang lebay,padahal di dunia ini laki-laki itu banyak,bahkan setiap Zara pergi kemanapun pasti ada saja laki-laki yang sudah di takdirkan untuk Zara hehehe," zara mencoba menguatkan dirinya di hadapan Kesya dan sahabat-sahabatnya.

__ADS_1


"Uuuuuuhhh... gue jadi terharu deh dengar Zara ngomong kaya gini.Kita semua sayang sama luh Zara,love banyak-banyak." Selin memeluk Zara dengan erat supaya Zara tidak sedih.


Vanya,stela dan Angel juga ikut memeluk Zara dengan rasa sayang.Mereka tahu saat ini hati Zara sedang sedih.


Baru kali ini mereka melihat Zara terlihat murung,mereka tahu Zara seperti ini karena Zara merasa cemburu,namun Zara tidak bisa melakukan apa-apa termasuk tidak bisa marah juga terhadap Prince,karena Zara dan Prince bukanlah pasangan kekasih,sehingga Zara merasa tidak punya hak untuk marah terhadap Prince.Mereka kemudian melepaskan pelukannya dari Zara.


"Kalian benar-benar sahabat sejati ya,kak Kesya salut banget sama kalian," ucap Kesya kepada Zara,angel,vanya,stela dan Selin.


"Iya benar,kita selalu saling menguatkan meskipun terkadang kita suka berbeda pendapat,tapi itu wajar kok Kak," ujar Vanya kepada Kesya.


Sebenarnya sahabat-sahabat Zara merasa tidak suka kepada Kesya,karena Kesya lah yang telah membuat Zara cemburu.


Namun sahabat-sahabat Zara juga tidak mungkin bersikap tidak baik kepada Kesya,karena Kesya memang tidak tahu menahu tentang perasaan Zara kepada Prince.Di tambah lagi Kesya juga selalu bersikap baik kepada mereka,rasanya tidak adil untuk Kesya mendapatkan perlakukan yang tidak baik dari mereka.


"Kita mau pergi kemana lagi?" tanya Kevin kepada Angel dan sahabat-sahabatnya.


"Sepertinya kita kembali ke Villa saja deh,soalnya kita belum membersihkan diri nih sejak pagi,di Villanya Kak Prince juga banyak pemandangan yang indah kok yang bisa kita nikmati," ujar Vanya kepada Kevin.


"Oke deh,kita kembali ke Villa saja ya,besok kan kita bisa mencari tempat yang lain lagi untuk kita kunjungi," ucap Kevin kepada Vanya dan yang lainnya.


" Oke Kak Kevin," sahut Zara,vanya,stela,selin dan Angel berbarengan.


Namun Prince dan Kesya rupanya tidak ikut kembali ke Villa,mereka akan pergi ke suatu tempat.


"Kevin,jaga mereka.Aku dan Keysa tidak ikut ke Villa,kita akan pergi dulu ke tempat lain," ujar Prince kepada Kevin.


"Siap,bos" sahut Kevin kepada Prince.


Zara yang mendengar bahwa Prince akan pergi ke suatu tempat bersama Kesya merasa semakin sedih.Zara membayangkan Prince dan Keysa saling bermesraan.

__ADS_1


"Zaraaa... luh pasti kuat,luh harus bisa menerima kalau Kak Prince itu tidak akan mungkin menjadi milik luh," hati Zara terluka melihat Prince dan Kesya selalu bersama.


Begitupun dengan sahabat-sahabat Zara,mereka juga merasa kesal melihat Prince dan Kesya selalu bersama.Mereka akhirnya kembali ke Villanya Prince tanpa Prince.


__ADS_2