PRINCE DAN GADIS KECIL

PRINCE DAN GADIS KECIL
HADIAH DARI BARRA


__ADS_3

PUKUL 8 MALAM (APARTEMEN ZARA)


Zara baru saja sampai di apartemen miliknya setelah dirinya puas jalan-jalan dan berbelanja di mall bersama dengan Prince.


Prince begitu memanjakan Zara dengan membelikan banyak pakaian serta sepatu yang bagus untuk Zara.


Sesampainya di apartemen Zara pun langsung masuk ke dalam kamarnya.Zara kemudian di kejutkan dengan melihat sebuah kotak hadiah besar di atas tempat tidur Zara.


Dengan rasa penasaran Zara pun membuka kotak hadiah yang berukuran besar yang berada di atas tempat tidurnya tersebut.


Dan isi dari kotak hadiah itu adalah sebuah tas mewah dan mahal seharga ratusan juta rupiah.


Zara begitu terkejut ketika melihat tas mewah yang harganya begitu fantastis itu,karena Zara sendiri belum pernah memiliki tas semahal dan semewah itu meskipun Zara bisa saja membelinya jika Zara mau.


"Ya ampun... ini hadiah dari siapa ya? Tasnya sangat mewah dan mahal sekali... Kayanya ini bukan hadiah dari Kak Prince deh,karena tadi Kak Prince gak bilang apa-apa sama gue.Lebih baik gue tanyakan langsung saja sama bi Asih,siapa tahu bi Asih mengetahui siapa pengirim hadiah ini," batin Zara bertanya-tanya ketika melihat tas mewah tersebut.


Zara pun dengan cepat ke luar dari kamarnya untuk menanyakan mengenai kado yang ada di dalam kamarnya tersebut kepada bi Asih.


"Bi Asih.... di atas tempat tidur Zara kok ada kotak hadiah yang berukuran besar ya? itu hadiah dari siapa ya bi?" tanya Zara kepada bi Asih dengan penasaran.


"Anu Non,bibi juga tidak tahu siapa pengirimnya.Tadi tiba-tiba saja ada laki-laki dengan pakaian rapih memakai jas mengantar kotak hadiah itu ke apartemen," jelas bi Asih kepada Zara.


"Laki-laki dengan memakai jas? Siapa ya kira-kira?" Zara bertanya-tanya pada dirinya sendiri.


"Sepertinya laki-laki bukan kurir non," ucap bi Asih kepada Zara ketika bi Asih melihat Zara terlihat bingung.


"Ya sudah bi, zara masuk dulu ya ke kamar.Zara mau mastiin siapa orang yang sudah memberi hadiah itu kepada Zara," ujar Zara kepada bi Asih.


"Baik, non," sahut bi Asih kepada Zara.

__ADS_1


Zara kemudian masuk kembali ke dalam kamarnya untuk menghubungi Prince,karena bisa saja Prince yang mengirimkan hadiah tersebut untuk Zara.


Namun ketika Zara sudah berada di dalam kamarnya dan hendak menghubungi Prince,tiba-tiba saja Zara menerima pesan dari seseorang.Dan pesan tersebut ialah pesan dari Barra.


"Apa hadiah dari aku sudah kamu terima?" tanya Barra kepada Zara di dalam pesan yang di kirim oleh Barra kepada Zara.


Zara merasa kaget ketika Barra mengirim pesan tersebut untuknya.


"Jadi hadiah ini dari Kak Barra? Tapi untuk apa Kak Barra mengirimkan hadiah ini?" batin Zara bertanya-tanya.


Zara pun membalas pesan dari Barra untuknya yang menanyakan tentang hadiah yang di berikan oleh Barra untuk Zara.


"Jadi hadiah ini dari Kak Barra? kenapa Kak Barra mengirimkan hadiah semahal ini untuk Zara?"


Zara bertanya kepada Barra mengenai hadiah yang di berikan oleh Barra untuknya.


Zara tidak mau ada kesalah pahaman antara dirinya dengan Prince nanti jika Prince sampai mengetahui hal ini.


Zara yang membaca pesan dari Barra merasa tidak enak hati kalau sampai Barra mengirimkan hadiah untuknya.


"Duuuhhh... Kenapa juga Kak Barra pakai acara ngirim-ngirim hadiah segala sama gue? Gue gak mau kalau sampai Kak Prince tahu akan hal ini. Gue juga gak mau kalau sampai Kak Barra berpikir kalau gue menyukainya.Padahal Kak Barra sendiri tahu kalau gue sudah punya pacar yaitu Kak Prince."


Dalam hati Zara merasa bingung apakah Zara akan mengembalikan hadiah mewah dari Barra tersebut atau tidak.


Namun Zara juga yakin bahwa Barra tidak akan suka kalau Zara sampai mengembalikan hadiah pemberian dari Barra tersebut.


"Kak Barra,sebelumnya Zara ingin mengucapkan terimakasih sama Kak Barra,karena Kak Barra sudah repot-repot memberikan hadiah ini untuk Zara.Tapi sepertinya Zara tidak bisa menerima hadiah ini.Karena hadiah ini sangat berlebihan untuk Zara."


Zara merasa hadiah dari Barra tersebut tidak pantas di terima oleh Zara karena Barra sendiri bukan siapa-siapnya Zara.Kecuali jika hadiah tersebut di berikan oleh Prince untuk Zara,mungkin Zara akan menerimanya.

__ADS_1


"Zara,aku harap kamu mau menerima hadiah dari aku. Kamu jangan berpikir yang tidak-tidak terhadap Kak Barra karena Kak Barra benar-benar tulus memberikannya untuk kamu tanpa berharap apapun Zara. Anggap saja kado itu dari seorang kakak untuk adiknya."


Barra tahu kalau Zara pasti tidak akan mau menerima hadiah dari Barra karena Zara takut kalau Barra meminta balasan.


Untuk itu Barra pun bersedia jika Zara menganggapnya sebagai kakak.Dengan begitu Barra masih bisa memberikan hadiah apapun kepada Zara.


"Aku harap ini awal yang baik untuk aku bisa mendekati Zara.Aku akan berpura-pura bersedia untuk menjadi seorang kakak bagi Zara" batin Barra berbicara.


"Tapi Kak,tetap saja ini terlalu mewah untuk Zara.Zara harap ini hadiah pertama dan terakhir yang Kak Barra memberikan untuk Zara,karena hadiah ini terlalu mahal bagi Zara," ucap Zara kepada Barra lewat pesan Whats App nya.


"Zara... Kamu jangan marah ya sama Kak Barra.Kak Barra benar-benar sudah menganggap kamu sebagai adik Kak Barra,jadi hal yang wajar bukan kalau seorang kakak itu memberikan hadiah yang istimewa untuk adiknya?"


Barra terus saja berusaha meyakinkah Zara agar Zara mau menerima hadiah dari Barra.


Zara yang membaca pesan dari Barra pun percaya saja kalau Barra memang benar-benar telah menganggapnya sebagai adik.


"Baiklah, zara akan menerima hadiah ini.Terimakasih karena Kak Barra sudah begitu perduli terhadap Zara," ucap Zara kepada Barra.


"Kak Barra sepertinya memang benar-benar menganggapku sebagai adiknya.Kak Barra tidak mungkin meminta lebih dari itu,karena Kak Barra sendiri tahu kalau aku sudah memiliki pacar yaitu Kak Prince." batin Zara berbicara.


Tanpa Zara tahu bahwa Barra telah memiliki niat yang lain kepada Zara.


"Sama-sama Zara... Jadi kita sekarang bisa seperti kakak dan adik kan? Kamu bisa cerita apa saja sama Kak Barra atau meminta apa saja sama Kak Barra... Setuju?"


Barra masih mengirimkan pesan kepada Zara agar Zara yakin dengan ucapan Barra.


"Oke.." balas Zara kepada Barra singkat.


Kemudian Zara pun melihat kembali hadiah tas mewah dari Barra yang di berikan untuk Zara.

__ADS_1


"Tas ini benar-benar sangat bagus dan mahal.Aku saja bahkan tidak pernah berpikir untuk memiliki tas ini,karena aku belum bisa menghasilkan banyak uang." Zara berbicara dengan dirinya sendiri sambil melihat tas yang di berikan oleh Barra tersebut.


"Aku yakin Kak Prince juga mampu memberikan tas seperti ini kepadaku.Bahkan mansion yang harganya lebih dari tas ini saja Kak Prince rela memberikannya untuk aku. Aku harap Kak Prince tidak mengetahui hadiah tas ini." Zara takut kalau sampai Prince mengetahui hadiah tas mewah yang di berikan oleh Barra untuknya.


__ADS_2