
PUKUL 7 PAGI...
Angel,vanya dan Stela masuk ke dalam kamar Zara dan Selin setelah mereka selesai mandi.Zara kebetulan tidur satu kamar dengan Selin.
Mereka kemudian berbincang-bincang bersama di pagi hari di dalam kamarnya Zara.
"Gak terasa ya,2 hari lagi kita akan pulang ke jakarta," ucap Vanya kepada Zara,angel,stela dan Selin.
"Iya nih,padahal gue betah banget tinggal di sini," selin merasa begitu nyaman tinggal di Bandung karena udaranya yang sejuk dan menenangkan.
"Kalau begitu luh beli Villa saja di sini,terus tinggal deh di Bandung," titah Stela kepada Selin.
"Gue sih maunya juga begitu Stela,tapi orang tua gue gak bakalan ngizinin gue tinggal di sini,mereka malah nyuruh gue tinggal di Belanda sama nenek gue," ucap Selin kepada Stela.
"Yah,berarti yang bakal kuliah di jakarta cuma gue doang dong sama Vanya," ujar Stela kepada Selin dengan raut wajah sedih.
"Kuliah dimanapun gak masalah,yang penting kita semua selalu sehat dan tetap saling memberikan kabar,gue berdo'a supaya kita semua memiliki masa depan kita sesuai keinginan kita," ucap Vanya kepada Stela dan Selin.
"Vanya benar, dan yang lebih penting lagi kita jangan pernah melupakan satu sama lain,kalau bisa setiap libur kuliah kita ketemuan ya."
Zara meminta kepada sahabat-sahabatnya untuk selalu menjaga silaturahmi dan juga kekompakan.
"Setuju sama Zara,kita jangan pernah saling melupakan dan harus selalu saling mendukung," ucap Angel kepada semua sahabat-sahabatnya.
"Gaes gimana kalau Kita ke kebun buah lagi? Di sana kan banyak pemandangan-pemandangan yang indah,kita bisa photo-photo juga di sana buat kenang-kenangan," ajak Stela kepada Zara,angel,vanya dan Selin.
"Yuk yuk,tapi kita ke sananya harus di antar sama Kak kevin," ucap Selin kepada Zara,angel,vanya dan Stela.
"Kalian tenang saja,biar gue yang ngomong langsung sama Kak Kevin.Kak Kevin kan calon pacar gue hahaha," stela dengan percaya diri merasa bahwa Kevin akan menjadi kekasihnya .
"Terserah luh saja deh Stela mau ngomong apa,mudah-mudahan saja Kak Kevin mau menerima cewek pecicilan kaya luh," vanya mengatakan kalau Stela cewek pecicilan karena Stela memang di kenal paling berani dalam merayu laki-laki termasuk merayu Kevin.
"Kok luh gitu sih ngomongnya? Gue itu bukannya pecicilan,tapi gue itu memperjuangkan diri gue buat dapetin cowok yang gue suka.Ngerti luh," stela menganggap bahwa apapun yang di lakukannya itu demi mendapatkan hatinya Kevin,semua yang di lakukan semata-mata untuk membahagiakan diri Stela.
__ADS_1
"Ya ya ya... Ya udahlah sana buruan ngomong sama Kak Kevin,ini sudah jam 7 pagi,kalau kita kesiangan nanti malah keburu gak jadi ke sana lagi," titah Vanya kepada Stela...
"Oke oke,tenang saja,sekarang gue mau nyamperin Kak Kevin dulu ke bawah buat minta anterin kita ke kebun buah." Ujar stela kepada Vanya dengan bersemangat.
Stela dengan cepat ke luar dari dalam kamar Zara menuju lantai bawah untuk menemui Kevin.
"Kak Kevin..." Stela memanggil Kevin yang sedang duduk di sofa ruang televisi sambil meminum teh hangat di pagi hari bersama Prince.
"Iya Stela,ada apa?" tanya Kevin kepada Stela.
"Kak Kevin,bisa antar aku dan yang lainnya ke kebun buah lagi gak? Zara ken belum pernah ke sana.Sebenarnya Stela dan sahabat Stela bisa saja bawa mobil sendiri tapi lebih baiknya kalau ada laki-laki yang menjaga kami hehehe."
Stela meminta tolong kepada Kevin untuk mengantar Stela dan sahabat-sahabatnya pergi ke kebun buah.
Prince yang duduk di dekat Kevin dapat mendengar bahwa Stela ingin agar Kevin mengantarkan Stela dan sahabat-sahabatnya pergi ke kebun buah.
"Ya sudah,tapi kalian harus sarapan dulu,setidaknya makan roti tidak apa-apa," ucap Kevin kepada Stela.
"Oke," sahut Kevin kepada Stela dengan singkat.
Stela langsung berlari menuju lantai atas untuk memberitahu semua sahabat-sahabatnya bahwa Kevin mau mengantarkan mereka ke kebun buah.
Stela juga ingin memberitahu sahabat-sahabatnya bahwa Kevin meminta mereka semua untuk sarapan pagi terlebih dahulu.
"Gaesss,kak Kevin mau tuh nganterin kita ke kebun buah,tapi kita di suruh buat sarapan pagi dulu sebelum pergi ke kebun buah.Yuk kita sarapan sekarang,di bawah sudah ada roti buat kita sarapan pagi loh," ajak Stela kepada Zara,angel,vanya dan Selin.
"Oke deh,kalau begitu kita sarapan dulu yuk," ajak Angel kepada Zara,vanya dan Selin.
"Okeeee..." sahut Zara,vanya dan Selin berbarengan.Mereka pun turun ke lantai bawah untuk sarapan pagi.
Sesampainya di lantai bawah mereka melihat Prince dan Kevin sudah duduk di kursi meja makan untuk sarapan pagi.
"Selamat pagi Kak prince dan Kak Kevin," sapa Zara,angel,vanya dan Selin kepada Prince dan Kevin yang sudah duduk di kursi meja makan untuk sarapan pagi.
__ADS_1
"Pagi juga," sahut Prince dan Kevin.
Zara,angel,vanya,stela dan Selin kemudian duduk di kursi meja makan untuk sarapan pagi terlebih dahulu sebelum mereka pergi ke kebun buah.
"Kak Prince mau ikut kita ke kebun buah gak?" tanya Angel kepada Prince.
"Belum tahu,lihat nanti saja," jawab Prince kepada Angel.
"Kenapa nanti saja? kenapa tidak sekarang saja?" Angel bertanya seolah menyelidik kepada Prince.
"Karena Kak Prince akan bertemu dengan teman-teman Kak Prince," ujar Prince kepada Angel.
"Baiklah," sahut Angel kepada Prince dengan wajah cemberut,karena Angel berharap Prince bisa ikut ke kebun buah juga bersama Angel dan sahabat-sahabatnya.
Zara yang berada satu meja makan dengan Prince dapat mendengar kalau Prince belum tahu bisa datang atau tidak ke kebun buah,namun Zara kali ini terlihat cuek terhadap Prince.
Zara sebenarnya bukan cuek,hanya saja Zara mencoba untuk tidak mau tahu dengan apa yang Prince lakukan di luar,termasuk kalau Prince harus bertemu dengan Kesya.
Prince yang melihat raut wajah Zara seperti tidak perduli terhadapnya merasa ada hal yang tidak biasa.
Tanpa Prince sadari bahwa sikap Zara yang terlihat tak perduli itu karena prilaku Prince sendiri yang membuat Zara selalu bingung.
Apa lagi tadi malam Prince dan Kesya terlihat begitu dekat,hal itu tentu saja membuat Zara kecewa.
"Kenapa wajahnya terlihat tidak perduli kepadaku? biasanya dia selalu terlihat malu dan takut,tapi pagi ini dia seakan tidak mau memandang wajahku yang jelas-jelas berada satu meja makan dengannya," batin Prince bertanya-tanya.
Setelah mereka semua selesai sarapan pagi,mereka pun bergegas pergi ke kebun buah.
"Bos,kita berangkat dulu ya ke kebun buah," pamit Kevin kepada Prince.
"Ya sudah,jaga mereka baik-baik," ucap Prince kepada Kevin.
"Siap Bos," sahut Kevin kepada Prince.Mereka pun langsung pergi ke kebun buah setelah berpamitan dengan Prince.
__ADS_1