PRINCE DAN GADIS KECIL

PRINCE DAN GADIS KECIL
PRINCE TAHU SEMUANYA


__ADS_3

"Sayang,sepertinya kamu membutuhkan bantuanku."


Prince menghampiri Zara yang sedang membuat steak daging di dapur apartemennya.


"Kak Prince duduk saja di sofa... Nanti Zara tidak fokus kalau ada Kak Prince di sini," ucap Zara kepada Prince.


"Memangnya kenapa sayang? Kak Prince kan hanya ingin membantu kamu.Kak Prince tidak mau kalau kamu kecapean membuat steak daging ini."


Prince memeluk Zara dari belakang,hal itu membuat Zara tidak bisa fokus dalam memasak.


"Tapi Kak Prince bukannya membantu Zara malah yang ada membuat Zara tidak bisa memasak."


Zara membalikan badannya,lalu memandang wajah Prince yang kini berada di hadapannya.


Zara memandang wajah tampan Prince yang selama ini di impikannya.


Prince pun memandang wajah cantik Zara dengan begitu intens.


Dalam hatinya Prince merasa bangga memiliki kekasih yang sangat cantik seperti Zara..


"Cupppppp..... Apa aku begitu tampan sayang?"


Prince mencium bibir merah Zara dengan lembut.Hal itu membuat Zara kaget.


Zara hanya bisa tersipu malu setelah Prince mencium bibir merahnya.


"Iiikkkhhhhh Kak Prince...." Zara merasa malu terhadap Prince.


"Kenapa wajahnya di tutup?" tanya Prince kepada Zara.


Zara menutup wajahnya dengan kedua tangannya karena dirinya merasa benar-benar malu.


"Lagian Kak Prince kenapa sih main cium-cium saja deh.Zara kan malu Kak," ucap Zara kepada Prince.


"Hey,memangnya kamu lupa? Kamu sendiri suka tiba-tiba saja menciumku.Apa kamu tidak ingat sayang?" Prince bertanya kepada Zara.


"Itu kan tidak sengaja... Tapi kalau Kak Prince kan suka sengaja," ujar Zara kepada Prince.


Zara kemudian membuka wajahnya yang di tutup oleh kedua tangannya.


"Baiklah,kalau yang ini tidak sengaja... Cuuuuppppppp".


Prince mencium bibir merah Zara kembali dengan alasan tidak sengaja.


"Kenapa mencium Zara lagi? Nanti Zara bisa pingsan kalau di cium terus..."


Zara merasa dirinya tidak berdaya setiap kali Prince mencium bibir merahnya.


Zara sebagai wanita yang normal merasa ingin melakukan yang lebih,begitupun dengan Prince.

__ADS_1


"Kalau saja aku tidak menahannya.Mungkin aku akan melakukan yang lebih dari ini sayang." batin Prince berbicara.


Setiap Prince mencium bibir merah Zara,prince merasa ingin melakukan hal yang lebih dari sekedar ciuman.


Hanya saja Prince berusaha untuk menahannya karena Prince tidak ingin menodai Zara.


Zara pun dapat melihat sorot mata Prince yang terlihat ingin sekali melakukan hal yang lebih dari sekedar ciuman.Tapi Prince sekuat tenaga menjaga kesucian Zara.


Prince hanya ingin melakuakan itu ketika nanti Prince dan Zara sudah menikah.


"Ya sudah,kak Prince akan menunggu kamu di sofa sampai kamu selesai membuat steak nya ya sayang,jika kamu tidak mau di bantu oleh Kak Prince," ucap Prince kepada Zara.


"Baiklah,hehehe .." Zara tertawa kecil kepada Prince.


Zara tahu bahwa Prince sedang menahan keinginannya untuk melakukan hal yang lebih kepada Zara.


"Kasihan sekali Kak Prince.. Wajahnya sangat terlihat bahwa Kak Prince tidak kuat berlama-lama di dekat aku hihihi..."


Dalam hati Zara tertawa lucu ketika melihat Prince seperti tengah menahan sesuatu.


Setelah Zara selesai membuat steak daging kesukaan Prince,zara pun membawakan steak daging tersebut kepada Prince yang sudah menunggunya di sofa ruangan Televisi yang ada di apartemen Zara.


"Steak dagingnya sudah matang...."


Zara menaruh steak daging yang telah di masak olehnya di atas meja yang ada di dekat sofa.


Prince yang mencium harumnya masakan Zara pun tidak sabar untuk segera mencicipi steak daging yang di buat oleh Zara tersebut.


"Pastinya dong.... Cobain dong kak," titah Zara kepada Zara.


Zara kemudian duduk di samping Prince yang akan mencicipi steak daging buatan Zara tersebut.


"Siappp ibu Ratu.... " sahut Prince kepada Zara sambil tersenyum senang .


Prince pun langsung mencicipi steak daging yang telah di buat oleh Zara tersebut.


"Enak gak kak?" tanya Zara kepada Prince ketika Prince mencicipi steak daging buatannya.


Namun Prince hanya diam saja tidak bereaksi apa-apa ketika Zara bertanya mengenai steak daging yang di buat oleh Zara tersebut.


"Kak Prince kok diam saja? gimana steak dagingnya? enak gak kak?" Zara bertanya sekali lagi kepada Prince.


"Eeeeeennnnaaakkkk bangettt sayang .. Steak daging buatan kamu paling enak di dunia," ucap Prince kepada Zara dengan mengacungkan dua jempol tangannya kepada Zara.


"Kak Prince bohong ya? Mana mungkin masakan Zara bisa mengalahkam chef-chef international?"


Zara tahu bahwa Prince hanya ingin membuat Zara senang saja dengan berpura-pura bahwa steak daging yang Zara masak paling enak di dunia.


"Kak Prince tidak bohong sayang... Cuuuupppp... Pinter banget sih pacarku yang cantik ini bikin steak nya... Bisa-bisa aku tiap hari minta di bikinin steak daging kaya gini," ujar Prince kepada Zara dengan perasaan memuji masakan Zara.

__ADS_1


Prince mencium pipi Zara karena dirinya merasa sangat gemas melihat Zara yang bisa membuat steak daging yang enak untuknya.


Zara yang mendapatkan pujian dari Prince merasa begitu malu sekaligus senang.


Zara senang melihat Prince dengan lahapnya menghabiskan semua steak daging yang telah di buat oleh Zara.


"Seneng banget deh kalau ngeliat Kak Prince makan lahap kaya gini.Rasanya aku ingin sekali bisa masak setiap hari untuk Kak Prince.Semoga saja aku bisa menjadi istrinya Kak Prince.Dengan begitu aku bisa selalu menghidangkan masakan aku untuk Kak Prince,meskipun aku harus belajar memasak terlebih dahulu hehehe.."


Dalam hati Zara merasa sangat bahagia melihat Prince menghabiskan steak daging yang telah di buat oleh Zara.


"Kak Prince tidak bohong sayang,kak Prince bangga sama kamu karena kamu sudah mau belajar memasak.Meskipun kamu harus nonton youtube terlebih dahulu hehe."


Prince meledek Zara yang belajar memasak melalui video yang ada di youtube


"Kak Prince kok bisa tahu sih?" tanya Zara kepada Prince dengan wajah kaget.


"Kak Prince tahu semuanya sayang hahaha," ucap Prince kepada Zara sambil tertawa keras.


"Iiikkkhhh nyebelin deh... Coba katakan Kak Prince tahu dari mana kalau Zara gak bisa masak? Kalau Kak Prince tidak mau mengatakanya Zara akan marah," ucap Zara kepada Prince dengan memasang wajah masam.


"Iya iya sayang... Kak Prince akan mengatakannya,tapi kamu jangan marah ya," pinta Prince kepada Zara.


"Baiklah,ya sudah katakan sekarang juga.Kenapa Kak Prince bisa tahu kalau Zara tidak bisa memasak?" tanya Zara kepada Prince dengan begitu penasaran.


"Dari CCTV di apartemen Kak Prince sayang.. Kak Prince sudah melihat bagaimana kamu berusaha belajar memasak untuk Kak Prince."


Prince memberitahu Zara kalau Prince melihat Zara berusaha belajar memasak untuknya melalui CCTV di apartemennya.


Zara yang mendengar ucapannya Prince di buat terkejut ketika mendengarnya.


"Ya ampuuunnn.. Zara kan jadi malu... Zara juga sebenarnya belajar memasak juga sama bi Asih... Tapi tunggu dulu.Kak Prince tadi bilang kalau Kak Prince melihat CCTV yang ada di apartemen Kak Prince kan?" Zara bertanya kepada Prince.


"Benar sekali sayang," sahut Prince kepada Zara.


"Berarti Kak Prince juga tahu dong kalau Zara tiduran di atas tempat tidurnya Kak Prince?" tanya Zara kepada Prince.


"Tentu saja Kak Prince tahu.Kak Prince tahu kalau kamu selalu menghayal untuk berduaan dengan Kak Prince..."


Prince mencubit hidung Zara ketika Prince meledek Zara dengan mengatakan hal itu kepada Zara


"Iiikkkkkkhhh Kak Prince Kok tahu semuanya sihhhh.. Zara kan malu Kak..."


Zara menunduk sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya,karena dirinya merasa benar-benar malu kepada Prince.


"Hahahaha... Hey... kenapa harus malu seperti itu sayang? Kak Prince malah merasa senang karena selama ini ternyata ada seorang gadis kecil yang begitu mengagumi dan mengidolakan Kak Prince hahaha."


Prince dengan perasaan bangga merasa begitu beruntung karena telah di idolakan oleh Zara.


"Kak Prince.... Jangan di teruskan lagi ceritanya...Zara maluuuu tahu mendengarnya.... sebellll dehhh.."

__ADS_1


Zara nampak malu ketika Prince mengatakan bahwa Zara telah mengagumi dan mengidolakan Prince.


__ADS_2