PRINCE DAN GADIS KECIL

PRINCE DAN GADIS KECIL
BERTEMU SAHABAT-SAHABAT


__ADS_3

PUKUL 12 SIANG (APARTEMEN ZARA)


"Tok... Tok... Tok...."


Vanya,angel,stela dan Selin mengetuk pintu apartemen Zara.Mereka ingin menemui Zara di apartemennya.


"Ceklek...."


Zara membuka pintu apartemennya.


Zara sudah tahu kalau semua sahabat-sahabatnya akan main ke apartemen Zara,karena sebelumnya mereka sudah memberitahu Zara.


"Hayyyy gaessss...."


Zara menyapa semua sahabat-sahabatnya dengan perasaan senang.


"Hayyyy Zaraaaa...."


Vanya,angel,stela dan Selin juga menyapa Zara berbarengan. Mereka pun merasa sangat senang bisa berjumpa dengan Zara.


"Kangen deh sama kalian..." ucap Zara kepada semua sahabat-sahabatnya sambil Zara memeluk mereka satu per satu.


"Kita juga kangen banget sama luh Zara..." Semua sahabat-sahabat Zara juga sangat merindukan Zara.


"Yuk masuk yuk... Gue udah nyiapin makan siang buat kalian semua," ajak Zara kepada semua sahabat-sahabatnya.


"Asiiikkk Zara sudah nyiapin makan siang.... Dimana ada makanan di situ kita beraksi hahahaha," ucap Selin kepada Zara sambil tertawa.


"Huuuwww... Dasar tukang makan .." Stela meledek Selin.


"Luh juga sama,sukanya ngabisin makanan weeee," selin meledek Stela kembali.


"Sudah sudah... Ayok masuk,memangnya kalian mau ribut terus ya?"


Vanya merasa kesal melihat Stela dan Selin malah ribut soal makanan.


"Stela nih ngatain gue tukang makan,padahal dia juga suka banget makan," ucap Selin kepada Vanya.


"Kita semua hobby nya makan,jadi gak usah saling ribut," ucap Vanya kepada Selin dan Stela dengan kesal.


"Iya iya deh," sahut Selin dan Stela kepada Vanya.


Vanya,angel,stela dan Selin pun masuk ke dalam apartemen Zara.


Mereka semua melihat banyak makanan yang telah di sediakan oleh Zara di meja makan.

__ADS_1


"Woooo..... ini pasti masakannya bi Asih ya?" tanya Selin kepada Zara


"Iya dong,tadi bi Asih sudah masak banyak buat kita semua hehehe," ucap Zara kepada Selin dan semua sahabat-sahabatnya.


"Makasih banyak ya bi Asiiih,udah masakin banyak makanan untuk kita."


Vanya,angel,stela dan Selin mengucapkan terimakasih kepada bi Asih yang sedang mencuci piring di dapur karena bi Asih telah memasak banyak makanan untuk mereka.


"Sama-sama.... Semoga teman-temannya Nona Zara suka ya sama masakan bi Asih," ucap bi Asih kepada Vanya,angel,stela dan Selin.


"Pasti bakalan suka banget dong bi soalnya masakan bi Asih itu tiada duanya hehehe," selin memuji bi Asih.


Selin,vanya dan Stela memang sudah sering memakan masakan bi Asih,namun Angel baru kali ini makan masakan bi Asih karena Angel sendiri belum lama kenal dengan Zara.


"Terimakasih non," ucap bi Asih kepada Selin.


"Oh,ya bi.Bi Asih pulang saja sekarang,zara nanti sore juga akan ke rumah mama dan papa Zara," titah Zara kepada bi Asih


"Baik,nona Zara... bi Asih akan selesaikan cucian piring dulu,baru bi Asih akan pulang ke rumah bi Asih," ucap bi Asih kepada Zara.


"Oke bi,makasih ya bi sudah masakin banyak makanan buat Zara dan sahabat-sahabat Zara," ucap Zara kepada bi Asih.


"Sama-sama nona Zara,ini sudah kewajiban bibi Non," bi Asih merasa senang karena bisa memasak banyak makanan yang enak untuk Zara dan semua sahabat-sahabat Zara.


Bi Asih pun melanjutkan pekerjaannya yang belum selesai sebelum bi Asih pulang ke rumahnya.


"Mantaaappp banget masakannya bi Asih," ucap Stela kepada Zara.


"Iya dong,masakan bi Asih selalu enak," ujar Zara kepada Stela.


"Kalau kaya gini gue bisa nambah terus nih kayanya hehehe," ucap Angel kepada Zara sambil tertawa kecil.


"Di habiskan juga tidak apa-apa Angel sayang,sampai kamu merasa kenyang hahaha," ujar Zara kepada Angel sambil tertawa.


"Di bawa ke rumah boleh gak?" tanya Selin kepada Zara.


"Duuuhhh Selin,luh tuh ya bikin malu saja deh.Udah di sediain makanan malah pengen di bawa pulang juga."


Stela menggeleng-gelengkan kepalanya ketika Selin ingin membawa makanannya ke rumah.


"Memangnya kenapa? Zara kan nyediain makanan ini buat kita,jadi gak masalah dong kalau kita bawa ke rumah juga? dari pada makanannya gak habis? Ini juga kan banyak banget makanananya."


Selin benar-benar ingin sekali membawa makanannya ke rumahnya,karena Selin merasa bahwa masakan bi Asih itu sangat enak.


"Huuhhhh,kaya di rumah luh gak ada makanan saja deh," ledek Stela kepada Selin.

__ADS_1


"Udah udah... Kalian boleh kok bawa makanan ini ke rumah kalian kalau kalian mau.Benar kata Selin,makanan ini sangat banyak,sayang kalau tidak termakan.Nanti kalian boleh mawa masakan bi Asih ini ke rumah buat kalian makan malam," ujar Zara kepada Selin,stela,angel dan Vanya.


"Tuh kan,zara saja mau ngasih makanan ini buat gue.Dasarnya saja Stela itu pelit,gak kaya Zara.Kalau Zara itu baik hati dan tidak sombong weeeee..."


Selin menjulurkan lidahnya sambil meledek kepada Stela ketika Zara mengizinkannya untuk membawa makanan.


"Huuuhhh anak orang kaya tapi bawa makanan dari rumah Zara," ledek Stela kepada Selin.


'Biarin,luh juga nanti pasti mau bawa makanannya ," ucap Selin kepada Stela kesal.


"Kenapa sih kalian ini selalu saja ribut,kita kan lagi makan.Bisa ga jangan ribut terus kaya gini?"


Vanya selalu di buat kesal oleh tingkah laku Stela dan Selin yang selalu mencari keributan.


"Sorry deh sorry... Habisnya Stela selalu saja gak suka sama gue kalau gue ngelakuin hal apapun."


Selin merasa bahwa Stela selalu saja mengomentari apapun yang di lakukan oleh Selin.Meski begitu Selin tetap menyayangi Stela karena mereka sudah lama bersahabat.


"Ya sudah,lanjutkan saja makannya sampai kenyang ya,habis makan baru deh kita ngobrol-ngobrol," ucap Zara kepada Vanya,angel,stela dan Selin.


"Oke Zaraaaa," sahut Vanya,angel,stela dan Selin kepada Zara.


Zara dan semua sahabat-sahabatnya pun menikmati makan siang bersama dengan perasaan senang.


Tak lama bi Asih menghampiri Zara dan semua sahabat-sahabatnya.


Bi Asih akan pamit untuk pulang ke rumahnya karena telah selesai mengerjakan semua pekerjaannya di apartemen Zara.


"Nona Zara,bi Asih sudah selesai mengerjakan semuanya.Bi Asih pamit pulang dulu ya non," ucap bi Asih kepada Zara.


"Baik,bi Asih.Bi Asih pulangnya di antar mang Ujang saja ya," titah Zara kepada bi Asih.


"Tidak perlu non,bi Asih akan naik angkot saja."


Bi Asih tidak enak hati kalau sampai di antar menggunakan mobil Zara.


"Pakai mobil Zara saja bi,nunggu angkot kan lama.Bi Asih pokoknya harus pulang di antar mang Ujang," titah Zara kepada bi Asih.


"Baik,nona Zara.Kalau begitu bi Asih permisi dulu ya non," pamit bi Asih kepada Zara.


"Baik bi,hati-hati ya bi Asih," ucap Zara dan semua sahabat-sahabat Zara kepada bi Asih dengan berbarengan.


"Baik Nona-nona yang baik hati," sahut bi Asih kepada Zara dan semua sahabat-sahabat Zara.


Bi Asih pun meninggalkan apartemen Zara untuk pulang ke rumahnya setelah selesai mengerjakan pekerjaannya di apartemen Zara.

__ADS_1


Sedangkan Zara dan semua sahabat-sahabatnya makan siang dengan begitu lahap.


__ADS_2