PRINCE DAN GADIS KECIL

PRINCE DAN GADIS KECIL
PRINCE KESAL


__ADS_3

Angel,vanya,stela dan Selin sudah pulang dari kebun buah setelah di jemput oleh Kevin.


"Gue senang banget deh bisa metik buah-buah segar di kebunnya langsung," ucap Selin kepada Angel,vanya dan Stela.


"Sama,gue juga senang banget kalau harus metikin buah-buahan ini setiap hari hahaha," stela pun merasa senang karena dapat memetik buah segar kesukaannya.


"Gaes nanti kita ajak Zara ke kebun buah ya,sekarang kita kupasin buah dulu saja buat Zara," ajak Angel kepada Vanya,stela dan Selin.


"Oke Angel,gue bantuin ya," vanya ingin membantu Angel mengupas buah.


"Siiippp deh,yuk kita kupas sekarang buahnya," ajak Angel kepada Vanya.


"Gue mau bantuin nyuci buah-buahannya saja deh,terus mau gue taruh di kulkas juga buahnya,soalnya buahnya kan banyak banget," ucap Selin kepada Vanya dan Angel.


"Bagus Selin," ujar Angel kepada Selin.


"Ya sudah,gue bantuin luh nyuci buah ya Selin supaya bi Lilis gak perlu repot-repot bantuin kita " stela ingin membantu Selin mencuci buah-buahan segar yang di petik oleh mereka di kebun buah.


"Oke deh Stela,yuk kita cuci," ajak Selin kepada Stela.


Angel,vanya,stela dan Selin pun membawa buah-buahan yang segar tersebut ke dapur untuk di cuci dan di kupas.


Mereka pun mencuci buah-buahan yang sudah mereka petik,sebagian ada yang di kupas untuk di makan oleh Zara dan juga untuk di makan oleh Angel,vanya,stela dan Selin,dan sebagian di taruh di dalam kulkas untuk Prince,kevin dan juga bi Lilis serta Mang Asep.


"Bi Lilis lagi masak apa?" tanya Selin kepada bi Lilis.Selin melihat bi Lilis sedang memasak di dapur.


"Bi Lilis lagi masak sop daging non buat Nona Zara.Tadi Tuan Prince yang meminta bi Lilis untuk memasak sop dagingnya," jawab Bi Lilis kepada Selin.


Selin,angel,vanya dan Stela yang mendengar bahwa Prince telah menyuruh bi Lilis masak sop daging untuk Zara pun merasa kaget.


Mereka saling melirik satu sama lain sambil tersenyum senang.


"Ini beneran Kak Prince yang meminta bi Lilis masak sop daging untuk Zara?" Vanya bertanya kepada bi Lilis untuk lebih pasti.


"Iya benar Non,tadi Tuan Prince masuk ke dapur dan meminta bi Lilis untuk memasak Sop daging,katanya supaya Nona Zara mau makan dengan lahap," ujar bi Lilis kepada Vanya dan sahabat-sahabatnya.


"Waaaahhh ini sih fiks Kak Prince udah mulai suka sama Zara hahaha," ucap Selin kepada Angel,vanya dan Stela.


"Mudah-mudahan deh,gue juga berharapnya seperti itu," angel berharap Prince dan Zara bisa berpacaran.


"Kalau menurut bi Lilis,nona Zara itu sangat cantik,serasi banget dengan Tuan Prince yang juga tampan hihihi," bi Lilis mendukung hubungan Prince dan Zara.


"Bi Lilis benar banget,kita semua juga mendukung kalau sampai Kak Prince dan Zara bisa berpacaran apa lagi kalau mereka bisa sampai menikah,uuhhhh keren deh," ujar Stela kepada bi Lilis.


"Aamiin,semoga saja Tuan Prince dan Nona Zara bisa berjodoh," do'a bi Lilis untuk Prince dan Zara.


"Aamiin," sahut Angel,vanya,stela dan Selin berbarengan.


"Ya sudah yuk kita ke atas saja anterin buah untuk Zara,mungkin Zara sekarang sudah bangun"


Angel mengajak Vanya,stela dan Selin untuk pergi ke kamar Zara.


"Oke deh,yuk yuk," vanya,stela dan Selin berseru.


"Bi Lilis,kita ke atas dulu ya mau nganterin buah untuk Zara," ucap Angel kepada bi Lilis.


"Baik Nona Angel," sahut bi Lilis kepada Zara.


Angel,vanya,stela dan Selin kemudian naik ke lantai atas menuju kamar Zara untuk memberikan buah segar hasil memetik di kebunnya langsung.Buah tersebut sudah di kupas dab di taruh ke piring oleh Angel.

__ADS_1


"Zaraaaa,"


Sahabat-sahabat Zara memanggil Zara berbarengan.


"Hey,kalian sudah pulang ternyata," Zara menyapa sahabat-sahabatnya yaitu Angel,vanya,stela dan Selin sambil tersenyum senang.


"Sudah dong,kita senang banget tadi bisa memetik buah sepuasnya,nanti kalau luh udah sembuh kita ke kebun buah lagi deh,biar luh bisa metik buah segar sepuasnya hehehe," ujar Vanya kepada Zara.


"Siaaappp... sekarang gue udah membaik kok,besok juga sudah bisa main hehe,"


Zara merasa tubuhnya sudah tidak lemas dan sudah tidak demam lagi seperti tadi malam.


"Syukurlah kalau sudah membaik,sekarang luh cobain ya buah Strawbery,buah Anggur dan buah Mangganya,rasanya di jamin enak dan segar banget,"


Angel memberikan banyak buah-buahan yang sudah di kupas kepada Zara supaya Zara bisa lekas sembuh.


"Wowwww... banyak sekali buah-buahannya,ini sih gue suka banget.Makasih ya gaes," ucap Zara kepada Angel,vanya,stela dan Selin dengan perasaan senang.


"Sama-sama Zara.Di makan ya.Apa mau gue suapin?" Stela menawarkan diri untuk menyuapi Zara.


"Ga usah Stela,gue udah bisa makan sendiri kok hehehe," zara kemudian memakan buah-buahan yang sudah di berikan oleh Angel,vanya,stela dan Selin.


"Gimana rasanya? Manis gak?" tanya Selin kepada Zara dengan antusias.


"Muuuaaaniiiisssss bangeetttt,sama kaya kalian manisnya hahaha." Zara tertawa ketika memuji sahabat-sahabatnya.


"Iyaaa dong,kita itu semanis buah-buahan ini hahaha," seru sahabat-sahabatnya Zara sambil tertawa gembira.





Prince dan Kevin berbincang-bincang membicarakan tentang hotel Prince yang akan segera selesai di bangun.



Namun tiba-tiba saja ada sebuah mobil mewah yang masuk ke parkiran yang ada di halaman Villanya Prince.



"Bos,itu mobilnya siapa?" tanya Kevin kepada Prince saat melihat sebuah mobil mewah masuk ke parkiran yang ada di halaman Villanya Prince.



"Saya juga tidak tahu," jawab Prince kepada Kevin.



Prince dan Kevin kemudian melihat ada 2 orang laki-laki yang ke luar dari dalam mobil mewah tersebut,ia adalah Dewa dan Andre.



"Itu bukannya teman sekolahnya Angel dan Zara ya Bos?" Kevin memberitahu Prince bahwa yang ke luar dari dalam mobil mewah tersebut adalah teman sekolahnya Angel.



Prince yang sudah tidak asing lagi dengan wajah Dewa dapat mengenali dengan jelas bahwa salah satu dari anak laki-laki itu adalah Dewa,kekasihnya Zara.

__ADS_1



"*Bukankah anak laki-laki itu pacaranya Zara? Dia tahu dari mana Villa ini? apa mungkin Zara yang sudah memberitahunya? Padahal aku sudah mewanti-wanti agar* *Angel* *memberitahu sahabat-sahabatnya supaya tidak membawa laki-laki ke Villa ini*."



Dalam hati Prince merasa kesal karena Dewa dan Andre datang ke Villa miliknya.



Prince juga merasa kesal kepada Zara,karena Prince yakin bahwa Zara lah yang telah memberitahu alamat Villa ini kepada Dewa.



Dewa dan Andre kemudian menghampiri Prince dan Kevin yang sedang duduk santai di sebuah kursi.



"Permisi Kak,apa benar kalau Zara dan sahabat-sahabatnya Zara menginap di Villa ini?"



Dewa tanpa rasa takut bertanya kepada Prince tentang keberadaan Zara dan sahabat-sahabat Zara.



"Iya,benar.Ada keperluan apa ke sini?" Prince bertanya kepada Dewa dengan wajah datar.



"Saya Dewa,pacarnya Zara.Apa saya bisa bertemu dengan Zara? sebentar saja,saya sangat rindu dengan pacar saya," ucap Dewa kepada Prince.



Dewa tidak tahu kalau laki-laki yang ada di hadapannya saat ini ialah laki-laki yang selama ini di sukai oleh Zara.



Prince yang mendengar Dewa begitu merindukan Zara merasa tidak suka mendengarnya.



"*Gadis bodoh itu pasti meminta kekasihnya ini untuk menjenguknya yang sedang sakit...Siaaalll... ternyata dia berani juga menyuruh pacarnya untuk datang ke Villa ini*,"



Isi hati Prince berbicara dengan perasaan kesalnya.Prince tidak suka melihat Dewa dan temannya datang ke Villa miliknya.



"Zara sedang sakit,dia butuh istirahat," ujar Prince kepada Dewa tegas.



"Apa? Jadi Zara lagi sakit? Sakit apa Kak? Tolong dong Kak izinkan saya untuk melihat keadaan Zara,saya sangat khawatir sama Zara."



Dewa dengan perasaan khawatirnya meminta kepada Prince untuk dapat melihat kondisi Zara saat ini.

__ADS_1


__ADS_2