PRINCE DAN GADIS KECIL

PRINCE DAN GADIS KECIL
TANTE SISIL PULANG


__ADS_3

PUKUL 12 SIANG


"Tok... Tok... Tok...."


Tiba-tiba saja ada yang mengetuk pintu apartemen Zara.


Hal itu membuat Zara yang sedang berada di dalam kamarnya merasa begitu kaget.


"Siapa ya yang ngetuk-ngetuk pintu ya? kayaknya bukan Kak Prince deh,soalnya tadi Kak Prince bilang kalau hari ini ada meeting di kantor," batin Zara berbicara.


Zara kemudian ke luar dari dalam kamarnya untuk membuka pintu apartemennya.


"Ceklek..."


Zara pun membuka pintu apartemennya.


Dan ketika Zara membuka pintu apartemennya,zara di buat kaget karena ternyata yang mengetuk pintu apartemennya tersebut adalah tante Sisil, yaitu tantenya Zara yang baru saja pulang bekerja dari luar kota.


"Surprise....."


Tante Sisil mengagetkan Zara karena tante Sisil pulang tanpa memberitahu Zara terlebih dahulu.


" Tante Sisil..... Tante Sisil Kok gak bilang-bilang sih kalau mau pulang ke jakarta? Zara rindu tahu sama tante Sisil," ucap Zara kepada tante Sisil dengan manja sambil Zara memeluk tante Sisil.


Hampir 2 bulan ini tante Sisil pergi ke luar kota,hal itu membuat Zara sangat merindukan tante Sisil.


"Tante Sisil juga sangat rindu sekali sama kamu Zara. Gimana kabar kamu sayang? Selama tante Sisil pergi kamu baik-baik saja kan?" tanya tante Sisil kepada Zara.


"Zara baik-baik saja kok tante. Tante Sisil sendiri gimana? baik-baik juga kan?" tanya Zara kepada tante Sisil sambil Zara melepaskan pelukannya dengan tante Sisil.


"Tante Sisil juga baik-baik saja kok Zara," jawab tante Sisil kepada Zara.


Tante Sisil dan Zara kemudian masuk ke dalam apartemen mereka.


Tante Sisil membawa beberapa koper yang berisi pakaiannya dan juga oleh-oleh untuk Zara dan orang tuanya Zara.


"Oh,ya. Tante Sisil sudah tahu belum kalau mama dan papa Zara berada di Jakarta?" tanya Zara kepada tante Sisil.


"Sudah tahu dong Zara. Nanti sore kita ke rumah orang tua kamu yuk.. Tante Sisil sangat rindu dengan mama kamu," ucap tante Sisil kepada Zara.


Tante Sisil dan mamanya Zara yaitu mama Clara adalah adik kakak.


"Oke tante," sahut Zara kepada tante Sisil.


"Oh ya Zara, tante Sisil bawa banyak oleh-oleh nih buat kamu,kita lihat yuk oleh-olehnya," ajak tante Sisil kepada Zara.


Tante Sisil dan Zara kemudian membuka koper-kopernya tante Sisil yang berisi banyak pakaian dan juga oleh-oleh untuk Zara dan kedua orang tuanya Zara.


"Kenapa tante Sisil harus repot-repot membawa banyak oleh-oleh untuk Zara?" tanya Zara kepada tante Sisil.


"Karena tante Sisil sayang sama kamu Zara. Ini tante Sisil bawakan kamu banyak pakaian, tas dan juga sepatu yang lucu-lucu. Ini semua oleh-oleh dari luar kota hehehe."


Tante Sisil memberikan banyak oleh-oleh untuk Zara.


"Duuuuhhh... lucu-lucu banget sih pakaian,tas dan sepatunya... Zara suka deh tan, makasih banyak ya tante Sisil," ucap Zara kepada tante Sisil dengan perasaan senang.


"Sama-sama Zara. Oh ya Zara gimana kuliah kamu? kamu Jadi atau tidak kuliah di Korea?" tanya tante Sisil kepada Zara.


Zara yang mendengar pertanyaan dari tante Sisil merasa bingung harus menjawab apa,karena Zara sendiri telah memutuskan untuk menikah dengan Prince dan kuliah di Jakarta.

__ADS_1


"Tante Sisil pasti kaget banget kalau mendengar aku akan menikah dengan Kak Prince. Apa lagi tante Sisil kan belum menikah. Aku jadi bingung harus menjawab apa?" batin Zara berbicara.


"Zara,kamu kenapa bengong saja? jawab dong pertanyaan tante?"


Tante Sisil melihat Zara hanya diam saja ketika tante Sisil bertanya mengenai kuliah Zara.


"Zara belum tahu tante apakah Zara akan kuliah di Korea atau di Jakarta," ucap Zara kepada tante Sisil dengan perasaan bingung.


"Kamu pasti merasa berat ya kalau harus meninggalkan tante Sisil di Jakarta sendirian? Sejujurnya tante Sisil juga pengennya kamu bisa kuliah di Jakarta saja Zara. Supaya kamu bisa selalu nemenin tante Sisil," ucap tante Sisil kepada Zara.


Tante Sisil tidak tahu kalau ternyata Zara sudah mempunyai kekasih yaitu Prince. Tante Sisil juga tidak tahu kalau ternyata Zara dan Prince sudah merencanakan sebuah pernikahan.


"Iya tante," sahut Zara kepada tante Sisil dengan singkat,karena Zara tidak tahu harus menjawab apa.


"Aku yakin tante Sisil pasti akan kecewa kalau sampai Aku menikah muda. Apa lagi tante Sisil pernah trauma ketika dirinya sudah merencanakan sebuah pernikahan dengan mantan pacarnya dulu." batin Zara berbicara.


"Ya sudah Zara, kalau begitu tante Sisil mau bersih-bersih badan dulu ya,udah lengket banget nih badannya tante Sisil," ucap tante Sisil kepada Zara.


"Oke, tante Sisil," sahut Zara kepada tante Sisil.


Tante Sisil pun masuk ke dalam kamarnya untuk membersihkan tubuhnya sebelum pergi ke rumah kedua orang tua Zara.




**Pukul 4 Sore**



" Zara kita ke rumah kedua orang tua kamu sekarang yuk. Tante Sisil sudah rindu sekali dengan mama kamu," ajak tante Sisil kepada Zara.




"Oke," sahut tante Sisil kepada Zara.



Zara kemudian masuk ke dalam kamarnya untuk mengambil tasnya.



Setelah Zara mengambil tasnya di dalam kamar, Zara dan tante Sisil pun turun ke lantai bawah menuju parkiran mobil karena Zara dan tante Sisil akan pergi ke rumah kedua orang tuanya Zara.



Zara dan tante Sisil akan pergi ke rumah kedua orang tua Zara di antar oleh mang Ujang.



Sesampainya di parkiran Zara dan tante Sisil langsung masuk ke dalam mobil.



"Zara,kamu kok makin cantik banget sih?" tante Sisil memuji Zara yang semakin terlihat cantik.


__ADS_1


"Tante Sisil juga hehehe," ucap Zara kepada tante Sisil.



"Tante serius Zara,kamu makin cantik sekali hihihi," ucap tante Sisil kepada Zara.



"Makasih tante," ucap Zara kepada tante Sisil.



Perjalanan dari apartemen Zara ke rumah kedua orang tuanya Zara tidak sampai setengah jam,sehingga tidak memakan waktu yang begitu lama.



Zara dan tante Sisil pun sudah sampai di kediamannya kedua orang tua Zara,lalu tante Sisil dan Zara masuk ke rumah orang tuanya Zara.



Tante Sisil dan Zara melihat mama Clara sedang berdiri di dekat kolam renang.



"Kakakkk...." Panggil tante Sisil kepada Mama Clara dengan perasaan gembira.



Karena tante Sisil dan mama Clara sudah lama tidak bertemu.



" Sisil... Kamu kapan pulang ke Jakartanya?" tanya mama Clara kepada tante Sisil sambil mama Clara memeluk tante Sisil.



"Tadi siang aku sudah sampai di apartemen Kak," jawab Tante Sisil kepada mama Clara dengan manja sambil tante Sisil memeluk mama Clara,karena bagaimanpun juga tante Sisil adalah adiknya mama Clara.



Zara yang melihat tante Sisil memeluk mama Clara tersenyum bahagia melihatnya.



"Kamu ini yah,sudah besar tapi masih saja manja," ucap mama Clara kepada tante Sisil.



"Iya dong kak,bagaimanapun juga aku ini adik bungsunya Kakak," ucap tante Sisil kepada mama Clara sambil tante Sisil melepaskan pelukannya.



"Ya sudah,kita ngobrol-ngobrol yuk," ajak mama Clara kepada tante Sisil.



"Baik,kak. Sisil bawain oleh-oleh juga untuk Kakak," ucap tante Sisil kepada mama Clara.


__ADS_1


Tante Sisil,mama Clara dan Zara kemudian duduk di sofa yang ada di ruangan keluarga untuk berbincang-bincang bersama.


__ADS_2