
Zara mengintip Prince dan keluarga besarnya dari jendela kamarnya yang berada di lantai atas ketika Prince turun dari mobil.
Meskipun malam hari,tapi cahaya lampu di halaman rumah Zara sangat terang,sehingga Zara bisa melihat Prince beserta keluarganya.
Zara merasa jantungnya begitu berdebar-debar saat melihat Prince dengan gagahnya memakai batik berwarna pink muda turun dari dalam mobilnya.
Prince memakai batik berwarna pink muda untuk menyesuaikan dengan kebaya yang di pakai oleh Zara.
"OMG... Kak Prince tampan banget sih.Meskipun biasanya juga Kak Prince selalu terlihat tampan, tapi kali ini Kak Prince terlihat jauh lebih tampan lagi hihihi," Zara berbicara dengan dirinya sendiri ketika Zara melihat Prince dari lantai atas kamarnya dengan begitu tampan.
Vanya, Stela dan Selin juga ikut mengintip kedatangan rombongan keluarganya Prince ketika mereka turun dari dalam mobil.
"Sumpah ya,kak Prince tampan banget sih. Luh benar-benar beruntung banget deh Zara punya calon suami setampan Kak Prince. Wajahnya seperti pangeran yang turun dari kayangan tahu."
Selin memuji Prince di hadapan Zara ketika Selin melihat penampilan Prince yang berbeda dari biasanya.
Zara hanya tersenyum malu ketika mendengar Selin memuji Prince di hadapannya.
"Kalau Kak Prince tidak tampan, mana mungkin Zara suka dan cinta sama Kak Prince? Apalagi bonusnya Kak Prince itu kaya raya lagi, " ucap Vanya kepada Selin.
"Pokoknya Kak Prince itu paket lengkap deh. Semoga saja gue nanti bisa punya suami seperti Kak Prince hehehe,"
Selin berharap bisa memiliki calon suami seperti Prince.
Sementara itu Stela yang mendengar ucapan sahabat-sahabatnya yaitu Vanya dan Selin merasa kalau Vanya dan Selin begitu membanggakan Prince.
"Vanya dan Selin kayanya bangga banget melihat Zara menikah dengan Kak Prince. Tapi sepertinya mereka gak sebangga ini kalau melihat Kak Kevin. Memang benar sih Kak Kevin tidak setampan dan sekaya Kak Prince,tapi gue yakin Kak Kevin bisa memberikan gue kebahagiaan ," batin Stela berbicara ketika Stela melihat Vanya dan Selin yang begitu membanggakan Prince.
Zara yang selalu peka dengan keadaan merasa tidak enak hati kepada Stela ketika Vanya dan Selin sejak tadi selalu saja memuji dan membanggakan Prince di hadapan Zara dan Stela.
__ADS_1
"Vanya, Selin, yang terpenting bagi seorang wanita bukanlah tampan atau kaya,melainkan kasih sayang,kesetiaan dan tanggung wajab." ucap Zara kepada Vanya dan Selin.
" Zara benar. Semua wanita pasti akan merasa beruntung kalau dia mendapatkan laki-laki yang sangat mencintainya," Stela menimpali ucapan Zara supaya Vanya dan Selin tidak selalu melihat laki-laki dari ketampanan dan kekayaan saja.
"Ya sudah, sekarang kita jangan bicarakan tentang itu lagi ya. Sebentar lagi kita harus turun ke bawah karena keluarganya Kak Prince sudah sampai," ujar Zara kepada Vanya, Stela dan Selin.
"Oke deh," sahut Vanya, Stela dan Selin kepada Zara.
Sementara itu di lantai bawah keluarganya Zara sudah bersiap-siap untuk menyambut hangat kedatangan Prince beserta keluarganya.
" Selamat malam nak Prince beserta orang tua dan keluarga. Selamat datang di kediaman kami. Perkenalkan kami kedua orang tuanya Zara, pak,bu..."
Papanya Zara memperkenalkan dirinya kepada kedua orang tuanya Prince dan keluarga besar Prince yang turut hadir di acara lamaran tersebut.
"Selamat malam juga pak, Bu. Perkenalkan kami adalah orang tuanya Prince. Suatu kehormatan untuk kami bisa mengenal kedua orang tuanya Zara yang akan menjadi menantu kami," ucap papanya Prince kepada kedua orang tua Zara.
"Pak, bu... Perkenankan kami untuk memberikan hantaran-hantaran ini untuk Zara. Mohon di terima dengan tulus hantaran-hantaran yang biasa ini pak,bu." Ujar mamanya Prince kepada kedua orang tua Zara dengan merendah.
Begitupun dengan keluarga besar Zara yang lainnya. Mereka juga sangat terkejut melihat banyaknya hantaran-hantaran mewah dari Prince untuk Zara.
Prince dan keluarganya membawa banyak sekali seserahan berupa tas mewah,sepatu mewah, pakaian mewah, perhiasan mewah, dan juga uang senilai 100 miliar untuk Zara.
Dengan perasaan senang kedua orang tua Zara beserta keluarga besar Zara menerima hantaran mewah tersebut.
"Terima kasih banyak Pak, Bu. Hantaran-hantaran ini sangat berharga dan sangat luar biasa untuk kami. Kami akan menerimanya dengan tulus," ucap mamanya Zara kepada kedua orang tua Prince.
"Mari silahkan masuk, pak,bu dan semua keluarganya nak Prince. Selamat datang di kediaman orang tuanya Zara."
Papa dan mamanya Zara mempersilakan Prince,kedua orang tuanya beserta keluarga besarnya Prince untuk masuk ke dalam rumahnya yang megah dan luas.
__ADS_1
Prince dan kedua orang tuanya beserta keluarganya pun masuk ke dalam rumah kedua orang tuanya Zara dengan senyum bahagia. Karena mereka di sambut dengan begitu hangat.
Prince dan kedua orang tuanya beserta semua keluarganya yang hadir duduk di kursi-kursi yang sudah di sediakan oleh keluarganya Zara.
Seorang MC yang akan menjalankan sebuah acara pun sudah berdiri untuk memulai acara lamaran tersebut.
"Assalamualaikum.. Selamat malam Ibu, Bapak yang saya horomati,khususnya keluarga calon mempelai laki-laki. Saya ucapkan selamat datang untuk keluarganya Tuan Prince beserta keluarga besarnya. Selamat datang di kediamannya keluarga Nona Zara. Semoga selalu di berikan kesehatan dan kebahagiaan. Perkenalkan nama saya Jhoni. Saya berdiri di sini,di malam ini untuk memandu acara lamarannya Tuan Prince dan Nona Zara dari awal acara sampai selesai acara nanti. Semoga acara lamaran Tuan Prince dan Nona Zara berjalan dengan lancar."
"Baiklah, kita tidak perlu berlama-lama lagi karena saya yakin kedua calon mempelai sudah tidak sabar untuk bertemu satu sama lain. Benarkan Tuan Prince? hehehe"
MC acara meledek Prince yang terlihat tegang dan tidak sabar untuk melihat mempelai wanita
Price hanya tersenyum sambil mengangguk ketika MC bertanya kepada Prince.
"Benar dugaan saya hehehe.. Baiklah, kalau begitu saya akan membacakan susunan acara untuk acara lamarannya Tuan Prince dan Nona Zara"
"Acara yang pertama, yaitu pembukaan"
"Acara yang kedua, yaitu sambutan dari keluarga mempelai pria"
"Acara yang ketiga,yaitu sambutan dari keluarga mempelai wanita"
"Acara yang ke empat yaitu inti dari acara ini dimana akan di langsungkan penyematan cincin oleh kedua mempelai yaitu Tuan Prince dan Nona Zara"
"Dan yang terakhir yaitu Do'a yang akan kita panjatkan untuk kedua mempelai"
" Demikianlah susunan acara yang akan berlangsung pada malam ini"
"Baiklah, bapak ibu hadirin sekalian, sebelum kita memulai acaranya kita akan memanggil mempelai wanita kita yang sangat cantik secantik bidadari ini, yaitu Ananda Zara. Saya yakin Bapak dan Ibu yang hadir di sini sudah tidak sabar ingin melihat calon mempelai wanita kita yang cantik ini. Mari kita panggil Ananda Zara untuk turun menemui calon mempelai laki-laki yang sangat tampan yaitu Tuan Prince beserta keluarga."
__ADS_1
MC acara meminta Zara untuk turun menemui Prince dan seluruh keluarga karena acara akan segera di mulai.