
"Stela,gimana hubungan luh sama Kak Kevin? kemarin kan luh jalan sama Kak Kevin,terus Kak Kevin udah nembak luh atau belum?" tanya Zara kepada Stela.
Zara,stela,vanya,selin, dan Angel sedang berbincang-bincang di dalam kamarnya Zara.Mereka semua menghabiskan waktu bersama sebelum mereka mempunyai kesibukan masing-masing.
"Gue juga nggak tahu nih kenapa kak Kevin belum nembak gue juga sampai saat ini? padahal gue sangat berharap kak Kevin mau menyatakan perasaannya sama gue," ucap Stela kepada Zara dengan wajah murung.
"Kalau gue lihat kayaknya kak Kevin bukan tipe cowok yang mudah percaya deh.Apalagi dia ngeliat luh itu orangnya kayak mudah jatuh cinta gitu," ujar Selin kepada Stela.
"Selin benar,kayanya Kak Kevin banyak banget pertimbangan deh sebelum kak Kevin menyatakan cintanya sama lu," ucap Vanya kepada Stela.
"Kayaknya sih gitu.Ya gue ngerti kok kenapa kak Kevin bisa mempertimbangkan kayak gitu. mungkin Kak Kevin ngelihat gue cewek yang gampangan kali.Padahal gue benar-benar jatuh cinta banget sama kak Kevin. Kalian Percaya kan gaes sama gue?" tanya Stela kepada Zara,vanya,angel dan Selin.
"Iya gue percaya kok sama luh.Gue juga bisa ngeliat kalau luh benar-benar cinta sama Kak Kevin.Tapi gue harap luh mesti sabar,karena kalau luh gak sabar bisa-bisa Kak Kevin bakalan lari ke cewek lain.Luh pasti tahu kan kalau gue juga pernah berada di posisi kayak luh?" ucap Zara kepada Stela.
Zara mencoba menguatkan Stela agar Stela bisa bersabar dalam memperjuangkan perasaannya kepada Kevin.
"Zara benar.Luh harus benar-benar sabar karena waktu itu saja Zara lama banget nunggu Kak Prince ngungkapin cintanya.Pokoknya luh harus yakin kalau Kak Kevin juga bakalan nembak luh," ucap Angel kepada Stela.
"Baiklah,gue akan sabar menunggu.Mudah-mudahan saja gue bisa merasakan kebahagiaan yang sama seperti yang Zara rasakan saat ini. "
Stela benar-benar berharap agar Kevin bisa menyatakan perasaannya kepada Stela sehingga perasaan Stela bisa terbalas oleh Kevin.Namun Stela juga memahami bahwa mungkin Kevin sangat sulit untuk memiliki perasaan terhadapnya.
"Semangat ya Stela... Gue yakin luh pasti akan merasakan kebahagiaan seperti apa yang gue rasakan saat ini." ujar Zara kepada Stela sambil tersenyum.
"Makasih ya Zara, gue yakin gue bisa mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya hehehe," ucap Stela kepada Zara.
Namun ketika Zara dan semua sahabat-sahabatnya sedang berbincang-bincang bersama, tiba-tiba saja Selin melihat hadiah tas mewah yang diberikan oleh Barra kepada Zara.
"Waaah... tas luh keren banget Zara.Ini pasti pemberian dari Kak Prince ya?" tanya Selin kepada Zara mengenai tas mewah yang ada di dalam kamar Zara.
__ADS_1
Sahabat-sahabat Zara yang lain seperti Angel,vanya dan stela pun dapat melihat tas mewah yang ada di dalam kamar Zara tersebut.
"Ya ampun gue lupa lagi nyembunyiin tas pemberian dari Kak Barra itu." batin Zara berbicara ketika Selin menanyakan tas mewah yang ada di dalam kamarnya tersebut.
"Waaahhh... ini sih gue yakin banget harganya pasti mahal.Duuuhhh pengen deh punya tas kayak gini.Zara benar-benar beruntung banget sih.Luh selalu saja mendapatkan keistimewaan. " ucap Stela kepada Zara.
"Setahu gue ya harga tas ini tuh ratusan juta rupiah.Itu sih yang gue tahu ya," ucap Vanya kepada Stela dan sahabat-sahabat yang lain.
Semua sahabat-sahabat Zara kemudian melihat tas mewah milik Zara tersebut dari dekat dengan penuh rasa takjub.
"Tasnya benar-benar sangat mewah sekali." Selin tak henti-hentinya memuji tas mewah tersebut.
"Gaes... Kalian tau nggak sih kalau tas ini tuh sebenarnya bukan pemberian dari Kak Prince. "
Zara ingin memberitahu semua sahabat-sahabatnya bahwa tas mewah yang berada di kamar Zara tersebut bukanlah pemberian dari Prince melainkan pemberian dari Barra.
"Jadi tas ini bukan pemberian dari Kak Prince ya? lantas tas ini pemberian dari siapa dong? luh beli sendiri ya?" tanya Vanya kepada Zara dengan penasaran.
"Zara kenapa diam saja sih? Memangnya tas ini dari siapa sih Zahra?" Stela pun begitu penasaran dengan tas mewah yang berada di dalam kamar Zara tersebut.
"Gaes... Tas ini tuh pemberian dari Kak Barra." Jawab Zara kepada semua sahabat-sahabatnya dengan perasaan tak enak hati.
" Apa? Tas ini pemberian dari Kak Barra?"
Angel,vanya,stela dan Selin merasa kaget ketika mendengar bahwa tas mewah tersebut adalah pemberian dari Barra untuk Zara
Mereka tidak menyangka kalau Barra rela memberikan tas yang begitu mahal kepada Zara meskipun Barra bukan kekasihnya Barra.
" Gaes,tas ini tuh beneran dari Kak Barra.Gue juga sebenarnya nggak mau menerima tas ini,tapi Kak Barra maksa gua supaya gue mau menerimanya. Kalau gue gak mau menerimanya Kak Barra pasti akan marah atau ngadu ke orang tua gue, " ujar Zara kepada semua sahabat-sahabatnya.
__ADS_1
"Tapi Kak Barra ngasih hadiah mewah ini atas dasar apa Zara?" tanya Angel kepada Zara.
"Nah, angel benar.Atas dasar apa Kak Barra ngasih hadiah yang begitu mewah sama luh Zara? Apa jangan-jangan Kak Barra itu suka banget lagi sama luh? makanya dia mau ngasih tas yang mahal dan mewah ini sama luh. "
Stela bertanya-tanya mengenai tas mewah yang telah di berikan oleh Barra untuk Zara. Stela yakin bahwa Barra memiliki perasaan terhadap Zara. Karena tidak mungkin seorang laki-laki mau memberikan barang-barang yang mahal dan mewah kalau dirinya tidak memiliki perasaan apapun.
"Gue juga nggak tahu Kak Barra itu mempunyai perasaan atau enggak sama gue, yang pasti gue kurang nyaman banget,karena gue kan sudah punya pacar. Gue harus menghargai Kak Prince sebagai pacar gue, apalagi Kak Prince orangnya cemburuan banget. Gue takut kalau Kak Prince sampai tahu hadiah mahal ini, "ucap Zara kepada semua sahabat-sahabatnya dengan perasaan takut.
"Memangnya Kak Prince belum tahu kalau Kak Barra udah ngasih hadiah tas mewah ini buat luh?" tanya Selin kepada Zara.
"Kak Prince belum tahu dan jangan sampai tahu.Karena kalau Kak Prince sampai tahu pasti bakalan jadi masalah besar. Makanya itu gue mohon supaya kalian jangan sampai ngasih tahu Kak Prince tentang hadiah yang udah Kak Barra kasih ke gue.Karena Kak Prince pasti bakalan ngerasa dirinya nggak bisa ngasih apa-apa buat gue, padahal apa yang udah dikasih Kak Prince buat gue juga udah banyak banget."
Zara meminta kepada semua sahabat-sahabatnya agar mereka tidak memberitahu Prince mengenai hadiah tas mewah dari Barra untuk Zara tersebut.
"Iya deh kita janji kita nggak akan ngasih tahu Kak Prince tentang hadiah ini.Kita juga percaya kok kalau Kak Prince pasti udah ngasih banyak hadiah buah luh," ucap Angel kepada Zara.
"Angel,luh mau tahu nggak apa yang mau Kak Prince kasih buat gue?" tanya Zara kepada Angel.
"Memangnya apa yang mau Kak Prince kasih buat luh?" tanya Angel kepada Zara.
"Coba katakan Zara.Apa yang mau Kak Prince kasih buat luh? kita semua penasaran nih? "tanya Selin kepada Zara.
"Kak Prince mau ngasih gue mention yang mewah buat gue tempatin nanti setelah kita sudah menikah.Hanya saja gue bingung karena kedua orang tua gue belum setuju kalau gua harus menikah dengan Kak Prince. Mereka nggak setuju kalau gue menikah dalam waktu yang begitu cepat.Apalagi gue dan Kak Prince kan belum mengenal dekat satu sama lain," ujar Zara kepada semua sahabat-sahabatnya dengan perasaan sedih.
"Waaahhhhh.... keren banget sih.... Luh sudah seperti Ratu saja deh Zara," ujar Vanya kepada Zara.
"Gue juga mau di jadikan Ratu seperti Zara...." Selin merasa iri ketika mendengar bahwa Prince akan memberikan Zara mansion yang mewah.
"Zara, memangnya luh udah siap ya kalau misalnya luh menikah dengan Kak Prince? Luh udah percaya belum kalau Kak Prince Itu bisa menjaga luh sepenuhnya?" tanya Stela kepada Zara.
__ADS_1
"Jujur saja hati gue sudah sangat percaya banget sama Kak Prince.Gue yakin Kak Prince pasti akan menyayangi gue dan melindungi gue.Hanya saja luh semua tahu kan kedua orang tua gue itu berharapnya gue bisa menikah dengan Kak Barra, bukan dengan Kak Prince."
Zara merasa bingung karena kedua orang tuanya belum menyetujui Zara untuk menikah dengan Prince.