
"Sayang... Kedua orang tuanya Kak Prince sudah tahu belum kalau kita berpacaran? tanya Zara kepada Prince.
"Kedua orang tuanya Kak Prince belum tahu sayang. Karena Kak Prince sendiri jarang berkomunikasi dengan mereka semenjak mamanya Kak Prince ke jakarta waktu itu," ujar Prince kepada Zara.
" Memangnya kenapa Kak Prince sudah jarang menghubungi kedua orang tua Kak Prince?" tanya Zara kepada Prince.
"Karena mereka mempunyai kesibukan yang sangat padat sayang. Dan lagi Kak Prince juga malas kalau terus-terusan di desak untuk menikah oleh mereka. Tapi kamu jangan khawatir sayang, berhubung sekarang Kak Prince sudah mempunyai calon istri yaitu kamu, nanti Kak Prince pasti akan memberitahu kedua orang tua Kak Prince," ucap Prince kepada Zara.
"Tapi kira-kira mamanya Kak Prince bakalan kaget gak ya kalau tahu pacarnya Kak Prince itu adalah Zara?" tanya Zara kepada Prince.
Zara bertanya demikian kepada Prince karena sebelumnya Zara sudah pernah bertemu dengan mamanya Prince di apartemennya Prince ketika Zara menyamar sebagai Zuminten, dan pertemuan ke dua di sebuah supermarket ketika Zara membantu mamanya Prince membayar belanjaan.
"Sepertinya mamanya Kak Prince akan kaget sayang. Tapi kita lihat saja nanti reaksinya seperti apa. Kak Prince janji apapun tanggapan kedua orang tua Kak Prince terhadap kamu,itu tidak akan pernah merubah keinginan Kak untuk menikah dengan kamu sayang," ujar Prince kepada Zara.
"Makasih Sayang. Zara tidak sabar deh ingin tahu reaksi mamanya Kak Prince tentang hubungan kita."
Zahra ingin sekali melihat langsung reaksi kedua orang tuanya Prince ketika melihat Zara sebagai calon istrinya Prince.
" Zara sepertinya ingin sekali berkenalan dengan kedua orang tuaku. Apa sebaiknya aku mencoba untuk menghubungi mama saja sekarang,siapa tahu mama bisa mengangkat teleponku." batin Prince berbicara.
"Ya sudah sayang,sekarang Kak Prince akan coba untuk menghubungi mamanya Kak Prince. Siapa tahu mama bisa mengangkat teleponnya sekarang," ucap Prince kepada Zara.
"Benarkah sayang? aasyiikkk... ya sudah cepat hubungi mamanya Kak Prince sekarang sayang," titah Zara kepada Prince.
Zara benar-benar sudah tidak sabar untuk segera melihat reaksi mamanya Prince ketika melihat Zara sebagai calon istrinya Prince.
Prince kemudian mengambil handphone miliknya di saku celana, lalu Prince mencoba untuk menghubungi mama Monica yang sedang berada di Korea bersama Papanya Prince melalui sambungan video call.
Tak lama telepon dari Prince pun di angkat oleh mama Monica yang sedang berada di Korea.
"Hallo, prince." sapa mama mau Monica kepada Prince di sambungan telepon melalui video call.
"Hallo, mah. Mama masih di kantor atau sudah di rumah?" tanya Prince kepada mamanya yaitu mama Monica.
"Mama sudah di rumah Sayang.Memangnya ada apa Prince? tumben sekali kamu menghubungi mama malam-malam begini?" tanya mama Monica kepada Prince.
"Prince ingin membicarakan hal yang penting mah dengan papa dan mama," ujar Prince kepada mama Monica .
"Oh ya? Baiklah sayang,mama akan panggil papa dulu," ujar mama Monica kepada Prince.
"Baik, mah." Sahut Prince kepada mama Monica.
Prince kemudian menunggu mama Monica yang sedang memanggil Papa Kim yaitu papanya Prince.Karena Prince ingin berbicara dengan papanya juga.
Tak lama mama Monica pun memberikan handphone miliknya kepada papa Kim.
"Hallo, nak. Kamu apa kabar?" tanya papa Kim kepada Prince di sambungan Video call.
"Hallo juga, pah. Kabar Prince baik pah. Gimana kabar Papa?" tanya Prince kepada papa Kim.
__ADS_1
"Kabar papa juga baik nak. Kamu kapan akan ke Korea?" tanya papa Kim kepada Prince.
"Mungkin nanti pah,setelah Prince menikah," jawab Prince kepada papa Kim.
Zara yang berada di sampingnya Prince tersenyum senang mendengar Prince akan ke Korea setelah menikah.
Zara sendiri tidak terlihat di layar handphone Prince sehingga kedua orang tua Prince belum melihat keberadaannya Zara.
Sementara itu papa Kim dan mama Monica merasa terkejut ketika mendengar Prince akan pergi ke Korea kalau dirinya sudah menikah.
"Prince. Memangnya kamu sudah ada rencana untuk menikah sayang? Lalu kamu akan menikah dengan siapa sayang?" tanya mama Monica kepada Prince dengan antusias.
Mama Monica dan papa Kim merasa terkejut karena baru kali ini Prince menghubungi mereka seperti ada sesuatu yang penting yang ingin Prince bicarakan dengan kedua orang tuanya.
"Iya Mah,pah. Rencananya Prince akan menikahi seorang gadis. Apa mama dan papa setuju kalau Prince dalam waktu dekat ini akan menikah?" tanya Prince kepada mama Monica dan papa Kim.
" Sayang... Jujur saja mama dan papa merasa terkejut mendengar kamu ingin menikah. Mama dan papa sangat senang sekali mendengarnya. Tapi sayang, siapa gadis yang ingin kamu nikahi itu?" tanya mama Monica kepada Prince dengan rasa penasarannya.
"Sebenarnya mama sendiri sudah tahu siapa orangnya,karena mama sudah pernah bertemu dengan gadis cantik ini mh," ujar Prince kepada mama Monica.
Mama Monica yang mendengar ucapan Prince merasa bingung siapa gadis yang ingin Prince nikahi tersebut. karena mama Monica juga lupa dengan gadis mana saja mama Monica pernah bertemu.
"Waaahhhh... sepertinya pacar kamu ini sangat cantik sekali ya sayang,sampai-sampai anak mama yang tampan ini menyebut kekasihnya sebagai gadis cantik hehe..."
Mama Monica meledek Prince yang sepertinya tengah kasmaran.
"Mama benar,pacarnya Pirnce memang sangat cantik sekali."
Zara yang berada di samping Prince merasa sangat malu ketika Prince memuji Zara di hadapan kedua orang tuanya Prince.
"Mama percaya itu sayang. Sekarang jangan buat mama penasaran ya. Cepat katakan kepada mama dan papa siapa gadis beruntung yang telah mencuri hatinya anak mama yang tampan ini?" tanya mama Monica kepada Prince dengan penasaran.
"Baiklah, sepertinya mama sudah tidak sabar untuk mengetahui siapa calon menantu mama yang paling cantik ini," ujar Prince kepada mama Monica dan papa Kim.
Prince kemudian mengarahkan handphone miliknya ke arah Zara yang sedang duduk di sampingnya Prince tersebut.
Dan betapa kagetnya mama Monica ketika mama Monica melihat ada Zara di sampingnya Prince.
" Zaraaa.... itu beneran kamu sayang?" tanya mama Monica kepada Zara dengan wajah terkejutnya ketika mama Monica melihat Zara berada di sampingnya Prince.
"Hay tante Monica, hay Om...... Ini Zara..." sapa Zara kepada mama Monica dan papa Kim dengan senyuman bahagia.
Papah Kim yang belum mengenal siapa Zara pun bertanya kepada Mama Monica mengenai Zara.
"Mah, zara ini siapa mah? kok mama bisa kenal dengan Zara?" tanya Papa Kim kepada mama Monica.
"Zara ini gadis cantik yang pernah membantu mama membayar belanjaan mama di supermarket pah. Kan mama sudah pernah cerita sama papa kalau mama di bantu oleh gadis cantik ketika mama lupa membawa dompet," ucap mama Monica kepada papa Kim.
Zara yang mendengar bahwa mama Monica pernah menceritakan Zara kepada papa Kim merasa begitu senang.
__ADS_1
"Jadi mama Monica pernah menceritakan tentang aku kepada papa Kim? Aku sangat senang sekali mendengarnya." batin Zara berbicara.
"Benarkah? Berarti mama dan Zara memang sudah di takdirkan untuk menjadi keluarga," ucap papa Kim kepada mama Monica.
"Iya dong pah,mama setuju kalau Zara menikah dengan Prince.Tapi pah,waktu itu Prince kelihatannya masih cuek banget deh sama Zara.Iya kan Zara sayang?" tanya mama Monica kepada Zara.
"Benar sekali tante hehehe," sahut Zara kepada mama Monica sambil tersenyum.
"Kalau om boleh tahu berapa usia Zara sekarang? Kok masih muda sekali?" tanya papa Kim kepada Zara yang berada di sampingnya Prince.
"Usia Zara belum genap 18 tahun Om. Zara baru saja lulus SMA," jawab Zara kepada Papa Kim.
"Wahhh, masih sangat muda dan cantik sekali ya. Pantas saja Prince menyukainya.Tapi apa benar Prince,kamu ingin segera menikahi Zara?" tanya Papa Km kepada Prince.
"Iya Pah,benar. Prince ingin segera menikah dengan Zara,tapi papa jangan sampai naksir ya sama Zara,karena nanti papa akan berhadapan langsung dengan Prince hehehe," prince meledek papa Kim.
"Tentu saja papa tidak akan berani dong nak,kan papa sudah punya istri yang tidak kalah cantiknya hahaha," ucap papa Kim kepada Prince sambil tertawa.
Prince,zara dan mama Monica pun ikut tertawa mendengar ucapan papa Kim.
"Kalian sejak kapan saling mengenalnya sayang? kenapa kalian mengagetkan mama dan papa dengan ingin menikah seperti ini?" tanya mama Monica kepada Prince.
Mama Monica tidak pernah menyangka kalau Prince akan menikah dengan Zara, karena ketika mama Monica bertemu dengan Zara di supermarket, prince terlihat sangat cuek dan angkuh kepada Zara.
"Sebenarnya ketika mama bertemu dengan Zara di supermarket Prince dan Zara sudah beberapa kali bertemu,hanya saja waktu itu kita masih sama-sama cuek," ucap Prince kepada mama Monica.
"Sebenarnya yang cuek itu Kak Prince nya tante. kalau Zara sih sudah suka dari dulu hehehe," ucap Zara kepada mama Monica tanpa malu.
"Ya ampun Prince, kamu itu ya benar-benar keterlaluan deh. Dari awal mama bertemu dengan Zara di supermarket itu,mama sudah suka dengan Zara,hanya saja anak mama yang tampan ini sok jual mahal banget sama gadis cantik ini," ucap mama Monica kepada Prince.
"Orang tampan kan harus jual mahal mah supaya tidak mudah untuk dekat dengan semua wanita," ujar Prince kepada mama Monica dengan percaya dirinya.
" Jual mahal sih, tapi ujung-ujungnya bucin juga tuh sama Zara hehehe..." Zara meledek Prince sambil tertawa lucu.
"Hahaha... Zara sayang, kamu lucu sekali.." mama Monica dan papa Kim tertawa mendengar ledekan Zara kepada Prince.
"Sayang,kamu kenapa membuka rahasiaku di depan mama dan papa? hilang sudah jati diriku ini sayang," ucap Prince kepada Zara dengan meledek Zara.
"Hahahaha..." Zara,mama Monica dan papa Kim tertawa mendengar ledekan Prince.
" Prince, memangnya kedua orang tua Zara sudah setuju kalau kalian menikah? Zara kan masih kecil sayang?" tanya mama Monica kepada Prince.
"Kedua orang tua Zara sudah setuju mah asalkan Zara masih tetap melanjutkan kuliahnya," jawab Prince kepada mama Monica.
"Baguslah kalau begitu. Zara masih bisa tetap kuliah meskipun sudah menikah dengan kamu Prince. Pesan Papa kamu harus menjadi laki-laki yang bertanggung jawab dan setia, jangan sampai membuat anak gadis orang lain terluka Prince. Kalau sampai kamu menyakiti Zara,maka papa dan mama yang akan bertindak terhadap kamu. Apa kamu mengerti Prince?" ujar papa Kim kepada Prince.
Papa Kim memberikan nasehat kepada Prince.
"Siap pah,mah.Prince akan menjaga Zara dan menyayanginya setulus hati Prince," ucap Prince kepada kedua orang tuanya,sambil Prince melirik ke arah Zara.
__ADS_1
Zara yang mendengar ucapan papa Kim yang menasehati Prince dan juga mendengar ucapan Prince yang akan menjaga Zara dan menyayangi Zara merasa sangat terharu mendengarnya.