PRINCE DAN GADIS KECIL

PRINCE DAN GADIS KECIL
MEMINTA IZIN LIBURAN


__ADS_3

"Kak Prince mau ke kantor lagi apa mau pulang ke apartemen?" tanya Angel pada Prince ketika dirinya sudah selesai makan siang bersama sahabat-sahabatnya.


"Aku pulang ke apartemen.Memangnya kenapa?" yanya Prince pada Angel.Prince pun sudah selesai makan siang bersama Kevin.


"Angel boleh numpang pulang tidak? tadi Angel pergi ke mall di antar oleh mobilnya Zara," tutur Angel pada Prince. Angel meminta Prince untuk mengantarkannya pulang ke rumah.


Kebetulan Angel juga ingin membicarakan tentang liburannya ke Villa milik Prince yang di Bandung.


"Ya sudah," jawab Prince singkat pada Angel.Angel kemudian berpamitan pada Zara,vanya,stela dan Selin untuk pulang ke rumahnya.


"Gaes,gue pulang dulu ya bareng Kak Prince dan Kak Kevin," pamit Angel pada Zara,vanya,stela dan Selin.


"Oke angel,hati-hati ya," ucap Zara,vanya,stela dan Selin pada Angel dengan berbarengan.


Namun ketika Angel,prince dan Kevin hendak ke luar dari restaurant,sahabat Zara yaitu Stela meminta agar Angel mengucapkan terimakasih kepada Prince.


"Zara,ucapin makasih dong sama Kak Prince," titah Stela pada Zara dengan berbisik,agar Prince tidak mendengarnya.


"Engak akh,gue takut." Zara berbisik kembali pada Stela.


"Cepetan,nanti keburu Kak Prince pulang loh." Stela memaksa supaya Zara mau mengucapkan terimakasih kepada Prince..


"Iyaaa... iyaaaa... baweel," bisik Zara pada Stela.


"Tenang Zara... tenaang... ambil nafas dalam-dalam... huuuuhhhhhhh,"


Zara menarik nafas panjangnya karena merasa begitu gugup dan takut untuk mengucapkan terimakasih kepada Prince.


"Kak Prince...." Zara memanggil Prince dengan gugup.Kedua matanya bahkan begitu sulit untuk menatap wajah Prince...


Prince yang hendak ke luar dari restaurant pun langkahnya tiba-tiba terhenti ketika Zara memanggilnya.


"Kak Prince,terimakasih sudah mentraktir saya dan sahabat-sahabat saya," ucap Zara pada Prince dengan perasaan yang berdebar debar.


Hati Zara seakan tidak menentu,wajahnya terlihat pucat karena merasa cemas dan grogi.Bahkan untuk mengucapkan rasa terimakasih saja Zara begitu gugup dan takut.


Zara takut kalau Prince tidak akan menerima ucapan terimakasih dari Zara,karena Zara tahu bahwa Prince sepertinya sangat membenci Zara.


Prince yang mendengar ucapan terimaksih dari Zara sebenarnya merasa kaget,karena Prince tidak menyangka bahwa Zara akan berani mengucapkan terimakasih kepada Prince.


"Sama-sama." Prince membalas ucapan terimakasih Zara dengan singkat.


"Berani juga dia bicara,aku kira dia hanya akan diam saja setelah melihat sikapku terhadapnya," dalam hati Prince berbicara.Lalu Prince,kevin dan Angel ke luar dari dalam restaurant untuk pulang.


Setelah Prince,kevin dan Angel sudah tidak terlihat oleh pandangan Zara,vanya,stela dan Selin.Zara pun langsung merasakan sesak nafas.


"Huuuuuuhhh.... huuuuhhhhh... Akhirnya gue bisa ngucapin terimakasih juga sama Kak Prince." Zara menarik nafasnya berkali-kali karena nafasnya terasa sesak setelah mengucapkan terimakasih kepada Prince..

__ADS_1


"Zara,luh gak kenapa-napa kan? coba atur lagi nafasnya pelan-pelan." Stela merasa takut ketika melihat Zara nafasnya begitu terengah-engah setelah mengucapkan terimakasih kepada Prince.


"Lagian kenapa gak luh saja sih yang bilang terimakasih sama kak Prince? Sudah tahu Zara gugup dan grogi kaya gini," ujar Selin pada Stela.


"Iya nih Stela,tadi juga kan kita sudah mengucapkan terimakasih berkali-kali sama Kak Prince,kenapa juga Zara malah di suruh ngucapin.," vanya merasa kesal pada Stela.


"Ya bukannya gimana-gimana,tadi kan cuma kita bertiga doang yang ngucapin,sedangkan Zara diam saja. Apa salahnya kalau Zara juga ngucapin terimakasih sama Kak Prince." Stela merasa bahwa hal yang wajar kalau Zara mengucapkan terimakasih pada Prince.


"Gak salah sih,cuma luh kan harusnya tahu kalau Zara dari tadi udah grogi banget ketemu sama Kak Prince. Bagi Zara ngomong depan Kak Prince itu sulit dan berat." Vanya mencoba memahami Zara.


"Ya sudah deh gue minta maaf. Maafin gue ya Zara karena gue udah bikin luh makin grogi dan susah buat ngatur nafas." Stela meminta maaf pada Zara atas kesalahannya .


"Iya gak apa-apa Stela.Gak usah di pikirin.Gue juga gak tahu kenapa gue bisa setakut ini. Mungkin karena kemarin-kemarin Kak Prince nunjukin rasa gak suka ke gue,jadi gue ngerasa takut dan gugup," ujar Zara pada Stela,vanya dan Selin.


"Gue ngerti kok gimana perasaan luh. Sekarang luh tenang ya. Gue yakin lambat laut Kak Prince bakal suka sama luh," ujar Stela pada Zara.


"Ya sudah yuk kita pulang sekarang,kita tinggal nunggu kabar dari Angel saja kak prince ngizinin kita liburan di Villanya atau tidak," ucap Vanya pada Zara,stela dan Selin.


"Oke,kita pulang sekarang yuk." Zara pun mengajak Vanya,stela dan Selin untuk pulang.


Sementara itu Angel sudah berada di dalam mobil mewah Prince.Angel duduk di belakang sedangkan Prince dan Kevin duduk di bangku depan,kevin lah yang mengemudikan mobilnya Prince.


"Kak Prince.. Angel boleh ngomong sesuatu gak? tapi Kak Prince harus janji dulu gak boleh marah sama Angel." Angel meminta supaya Prince tidak marah pada Angel.


"Memangnya mau ngomong apa?" tanya Prince pada Angel.


"Kenapa harus janji-janji segala? memangnya mau ngomong apa?" Prince merasa heran ketika Angel memintanya untuk tidak marah.


"Gak jadi deh,angel takut Kak Prince marah." Angel berpura-pura takut pada Prince.


"Iya janji,kak Prince gak akan marah. Mau ngomong apa? tanya Prince pada Angel dengan perasaannya yang sudah mulai kesal,karena Angel malah menguji kesabarannya.


"Angel lusa nanti mau liburan ke Bandung sama sahabat-sahabat Angel,ke Villanya Kak Prince. Boleh tidak? Pokoknya Kak Prince harus ngizinin,harus boleh,gak boleh bilang enggak titik."


Belum sempat Prince mengizinkan namun Angel malah memaksa supaya Prince mengizinkannya untuk berlibur ke Villa milik Prince bersama sahabat-sahabatnya .


"Ini permintaan apa lagi sih Angel? Kak Prince gak akan ngizinin,titik." Prince menjawab dengan tegas pada Angel.


"Sudah Angel duga,kak Prince pasti bakalan marah dan gak akan ngizinin Angel untuk liburan di Villanya Kak Prince bareng sahabat-sahabat Angel.,"


Angel berpura-pura ngambek pada Prince dengan memasang wajah yang murung supaya Prince mau mengizinkannya untuk liburan di Villa.


Prince yang melihat Angel seperti tengah murung pun merasa kasihan pada Angel.


"Oke,kak Prince izinkan. Tapi Kak Prince harus ikut ke Bandung untuk mengawasi Kamu." ujar Prince pada Angel..


"Saya boleh ikut gak bos?" tanya Kevin pada Prince.

__ADS_1


"Hmmmm," sahut Prince singkat pada Kevin.


Prince sebenarnya malas kalau harus ikut liburan bersama Angel dan sahabat-sahabatnya,namun Prince tidak mungkin membiarkan Angel pergi ke Bandung tanpa di awasi olehnya,karena Prince sudah berjanji kepada orang tua Angel untuk menjaga Angel dengan baik.


"Beneran Kak Prince ngizinin Angel liburan ke Bandung sama sahabat-sahabat Angel? Kalau Angel sih tidak masalah misal Kak Prince ikut ke Bandung,kan biar Kak Prince bisa menikmati pemandangan yang indaaah di sana hehe,"


Angel merayu Prince supaya Prince bisa ikut ke Bandung,dengan begitu Prince akan lebih sering bertemu dengan Zara.


"Yessss..... akhirnya.... Kak Prince gak akan bisa nolak permintaan gue,karena Kak Prince itu sayang banget sama gue hehehe,"


Batin Angel merasa begitu senang ketika Prince mengizinkannya untuk liburan ke Bandung.Lebih senang lagi karena Prince mau ikut ke Bandung juga dengan Angel.


"Tapi ingat.Tidak ada yang boleh membawa laki-laki ke Villa Kak Prince,"


Prince tidak ingin kalau Villanya di jadikan tempat untuk berpacaran oleh Angel atau pun sahabat-sahabatnya Angel.


"Siiiiappp bossss..." Angel merasa begitu senang.


"Berarti sahabat Nona Angel yang cantik itu juga akan ikut dong?" tanya Kevin pada Angel.


"Sahabat yang mana Kak Kevin? semua sahabat-sahabat Angel itu cantik-cantik." Angel memuji sahabat-sahabatnya.


"Itu,yang tadi ngucapin terimakasih sama Tuan Prince," ucap Kevin pada Angel,sambil Kevin menyetir mobil Prince.


Prince yang mendengar obrolan Kevin dengan Angel merasa bahwa yang Kevin maksud ialah Zara.


"Ooohhh... Itu namanya Zara,memang Zara cantiknya kebangetan,kak Kevin pasti suka ya? hayo ngaku hehe." Angel meledek Kevin sambil tertawa.


"Tidak kok.. hanya mengagumi saja." Kevin merasa malu untuk mengakuinya.


"Cieee cieeee Kak Kevin naksir nih sama Zara. Tapi hati-hati loh Kak,soalnya banyak banget saingannya hahaha." Angel tertawa keras sambil meledek Kevin.


"Sudah saya duga.Pasti banyak laki-laki yang mengagumi kecantikannya." Kevin memuji kecantikan Zara.


"Biasa saja." Prince secara tiba-tiba berkata seperti itu.Prince seolah tidak suka jika banyak yang memuji Zara.


"Biasa saja atau luar biasa nih hehehe." Angel meledek Prince sambil tertawa lucu.


"Memang biasa saja. Tidak penting membicarakan dia. Oh,ya ngomong-ngomong mama kamu pulang ke jakarta kenapa hanya sebentar?" tanya Prince pada Angel.Prince mengalihkan pembicaraan karena Prince malas kalau harus membicarakan tentang Zara.


"Iya,mama hanya 1 minggu saja di jakarta," jawab Angel pada Prince.


Rupanya kedua orang tua Angel kemarin sempat bertengkar,hal itulah yang membuat mamanya Angel pulang ke jakarta selama 1 minggu.Namun sekarang mamanya Angel sudah kembali ke Prancis.


Prince sangat menyayangi dan melindungi Angel,bahkan sudah menganggapnya sebagai adik,karena Prince memang tidak memiliki seorang adik.


Apa lagi sekarang-sekarang ini kedua orang tua Angel sering kali bertengkar,hal itulah yang membuat Prince merasa kasihan kepada Angel.

__ADS_1


__ADS_2