PRINCE DAN GADIS KECIL

PRINCE DAN GADIS KECIL
INGIN DEKAT


__ADS_3

"Kak Kevin... Stela boleh bertanya tidak?"


Stela ingin mengajukan pertanyaan kepada Kevin ketika mereka sedang menikmati sarapan pagi di sebuah tempat makan yang tidak jauh dari Villa Prince.


"Boleh,kamu mau tanya apa?" tanya Kevin kepada Stela.


"Stela mau tanya,sebenarnya Kak Prince dan Kak Kesya itu ada hubungan apa ya?" Stela ingin mencari tahu hubungan Prince dan Kesya saat ini seperti apa.


Zara,angel,vanya dan Selin yang mendengar Stela mengajukan pertanyaan seperti itu kepada Kevin hanya bisa saling melirik.


"Duuuhh,stela ngapain sih nanya-nanya kaya gitu sama Kak Kevin? Nanti di kiranya gue kepengen tahu banget lagi sama hubungan Kak Prince dan Kak Kesya."


Dalam hati Zara merasa tak enak hati jika Stela menanyakan hal itu kepada Kevin.


"Setau aku Kesya itu memang benar teman kuliahnya Kak Prince,tapi dulu Kesya pernah menyatakan cintanya sama Kak Prince,namun belum di jawab oleh Kak Prince karena waktu itu Kak Prince masih berpacaran dengan Renata," tutur Kevin kepada Stela.


Kevin menyebut Prince dengan sebutan Kakak,karena Kevin sedang berbicara dengan anak-anak seusia Stela.Biasanya Kevin menyebut Prince dengan sebutan Bos atau Tuan.


Zara yang mendengar ucapan Kevin merasa semakin yakin bahwa Prince dan Kesya sama-sama saling menyukai.


"Tuhhh kan,tebakan gue benar.Kak Prince dan Kak Kesya itu pasti saling memiliki rasa satu sama lain. Duuhhh.... pusing gue kalau kaya gini terus,"


Dalam hati Zara berkecamuk mendengar Kesya pernah menyatakan cintanya kepada Prince.


"Berarti ada kemungkinan mereka sekarang sudah jadian dong?" tanya Stela kepada Kevin dengan perasaan ingin tahunya.


Stela tahu saat ini Zara tengah galau memikirkan Prince dengan Kesya,maka dari itu Stela pun menanyakan hal itu kepada Kevin.


"Mungkin saja.Untuk urusan perasaan Kak Prince itu sangat sulit untuk di ketahui,dia menjalin hubungan dengan Renata pun sepertinya tanpa ada rasa cinta,terkadang aku juga merasa bingung di buatnya,"kevin mengatakan sejujurnya kepada Stela.


"Jadi,kak Prince berpacaran dengan nenek lampir itu tanpa ada perasaan? tapi kenapa Kak Prince bisa sampai dua tahun menjalani hubungan dengan Renata?" tanya Zara kepada Kevin dengan rasa penasaran.


"Tadi kamu bilang apa? Nenek lampir? Maksudnya Nenek lampir itu Renata?" Kevin bertanya kepada Zara,karena Kevin baru tahu kalau Renata di sebut nenek lampir oleh Zara.


"Iya benar,nenek lampir itu ya Kak Renata,habisnya dia memiliki prilaku yang kasar sih," ujar Zara kepada Kevin dengan wajah kesal saat membicarakan Renata.


"Hahahaha... kamu benar sekali Zara. Renata memang sangat sering kali membuat ulah,hal itu juga yang mungkin membuat Kak Prince tidak menyukainya. Tapi ngomong-ngomong kamu tahu dari mana kalau Renata itu kasar?" Kevin bertanya kepada Zara.


"Zara pernah beberapa kali bertemu dia dan mendapat perlakuan yang kurang baik,makanya itu Zara sebut dia nenek lampir,tapi sekarang Zara bersyukur Kak Prince bisa putus dari wanita itu,upppsss... ma'af maksud Zara tidak seperti itu hehe." Zara keceplosan ketika berbicara dengan Kevin sampai menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


"Kamu suka ya sama Kak Prince?" tanya Kevin kepada Zara.


Kevin dapat melihat raut wajah Zara yang sejak tadi terlihat murung ketika Zara bertemu dengan Kesya.Kevin yakin Zara menyukai Prince.


"Gimana ya? Zara bingung jawabnya." Zara merasa malu kalau harus berbicara jujur kepada Kevin.


"Udah deh Zara,luh ngomong saja dengan sejujur-jujurnya sama Kak Kevin kalau luh itu suka banget sama Kak Prince,bahkan luh berharap banget jadi pacarnya Kak Prince,iya kan? hahaha,"


Stela membongkar isi hati Zara di hadapan Kevin.


Hal itu tentu saja membuat Zara merasa malu.


"Benarkan? lalu,tunggu apa lagi?" Kevin meminta Zara untuk berkata jujur kepada Prince.

__ADS_1


"Kak Prince tidak akan menyukai gadis seperti Zara,di matanya Kak Prince,zara itu hanya gadis kecil yang menyebalkan dan selalu membuatnya kesal," ujar Zara kepada Kevin.


Zara dapat merasakan bahwa memang akan sulit untuk Zara mendapatkan hati Prince.


"Zara... Luh itu baik,gak nyebelin,cantik lagi,kak Prince saja yang salah menilai.Sekarang kan Kak kevin sudah tahu kalau luh suka sama Kak Prince,siapa tahu kan Kak Kevin mau bantuin luh untuk dapetin hatinya Kak Prince."


Angel berharap Kevin mau membantu Zara untuk dekat dengan Prince.


"Tidak usah deh,kalau memang Kak Prince itu di takdirkan jadi jodoh gue,pasti akan ada jalannya untuk kita bersatu."


Zara tidak mau melibatkan Kevin dalam urusan asmaranya,karena Zara tidak mau Prince menilai yang tidak-tidak terhadapnya.


"Zara luh tuh sempurna banget,gue yakin Kak Prince akan menyukai luh dan mengetahui perasaan luh selama ini." Selin mencoba menyemangati Zara supaya Zara tidak menyerah.


"Zara... Apa yang di katakan sahabat-sahabat kamu itu benar,kamu pantas mendapatkan laki-laki yang kamu sukai.Kamu tetap semangat ya,kak Kevin nanti pasti akan mencari tahu hubungan Kak Prince dan Kesya saat ini," kevin mendukung penuh Zara dengan Prince.


Kevin awalnya memang kagum terhadap kecantikan Zara,tapi Kevin sadar bahwa itu hanya sebatas mengagumi.


Kevin sadar bahwa Zara tidak mungkin juga menyukainya.Apa lagi sekarang sahabatnya Zara yaitu Stela sudah mengungkapkan perasaannya kepada Kevin.


Zara,vanya,stela,selin,angel dan Kevin pun melanjutkan sarapan pagi mereka dengan canda tawa.




**VILLA KESYA**




Kesya sejak dulu menyukai Prince,namun Kesya tahu bahwa Prince sudah memiliki kekasih yaitu Renata yang super protektif.



"Aku tidak tahu kabarnya,aku dan Renata sudah tidak ada hubungan lagi," prince menjawab pertanyaan Kesya dengan jujur.



"Benarkah?"


Kesya merasa begitu senang mendengar kabar bahwa Prince dan Renata sudah putus..



"*Akhirnya Prince dan Renata putus juga.Sudah lama aku ingin mendengar kabar baik ini.Aku berharap Prince bisa membuka hatinya untukku*," dalam hati Kesya berbicara.



"Ya,benar.Hubunganku dengan Renata memang sudah seharusnya berakhir sejak dulu," prince merasa hidupnya jauh lebih tenang ketika berpisah dari Renata.


__ADS_1


"Tapi,kenapa kalian putus?" Kesya ingin tahu alasan Prince memutuskan Renata.



"Karena tidak ada lagi kecocokan,bahkan sudah sejak awal. Sudahlah,aku tidak ingin membahas tentang Renata," ujar Prince kepada Kesya dengan wajah malas.



Prince sudah tidak mau lagi membahas tentang hubungannya dengan Renata.Prince ingin tenang dan damai tanpa permasalahan-permasalahan rumit yang di buat oleh Renata.



"Baiklah.Ma'af ya kalau aku banyak bertanya," kesya merasa tak enak hati sudah banyak bertanya kepada Prince tentang Renata.



"Hmmm... Tidak apa-apa," sahut Prince singkat kepada Kesya.



"Habis sarapan kamu mau kemana?" tanya Kesya kepada Prince.Kesya ingin selalu berada bersama Prince.



"Aku mau menemui Angel,sepupuku.Aku harus selalu menjaganya," jawab Prince kepada Kesya.



"Memangnya Angel pergi kemana Prince? bukankah tadi Angel sudah kembali ke Villa kamu?" Kesya bertanya karena setahu Kesya Angel berada di Villa miliknya Prince.



"Tadi Angel,kevin dan sahabat-sahabatnya pergi ke tempat makan untuk sarapan pagi, dan barusan Kevin memberitahuku kalau mereka sekarang sedang berada di Cafe yang tidak jauh dari Villa," ucap Prince kepada Kesya.



"Oh,begitu.Aku boleh ikut tidak? aku juga ingin berbincang-bincang dengan Angel dan sahabat-sahabatnya," kesya ingin sekali ikut bersama Prince ke Cafe untuk menemui Angel dan sahabat-sahabatnya.



"Baiklah,kita ke sana sekarang," ajak Prince kepada Kesya.



"Oke,hehe." Kesya merasa senang ketika dirinya di perbolehkan untuk ikut ke Cafe bersama Prince.Dengan begitu Kesya bisa lebih dekat dengan Prince.



Kesya merasa sekarang dirinya bisa leluasa mendekati Prince,karena kini Prince sudah tidak memiliki seorang kekasih.



Prince dan Kesya kemudian masuk ke dalam mobil Prince menuju Cafe yang tidak begitu jauh dari Villa untuk menemui Angel dan sahabat-sahabatnya.

__ADS_1


__ADS_2