
Kesya menghampiri Zara,angel,vanya,stela dan Selin untuk membantu mereka.
"Hay semuanya...Kak Kesya boleh bantu kalian tidak?" tanya Kesya kepada Zara,angel,vanya,stela dan Selin dengan ramah.
"Boleh kok kak," sahut Zara,angel,vanya,stela dan Selin berbarengan kepada Kesya.
"Waaahhh,kalian lagi ngerjain buat bikin sate ya?" tanya Kesya kepada Zara dan semua sahabat-sahabatnya Zara.
"Iya kak Kesya," sahut Zara,vanya,angel,stela dan Selin kepada Kesya.
"Kalian hebat sekali ya bisa melakukan ini,ajarin Kak Kesya cara menusuk satenya dong,kak Kesya belum tahu caranya," ucap Kesya kepada Zara,angel,vanya,stela dan Selin.
Kesya memuji Zara,angel,vanya,stela dan selin tentang kehebatan mereka menusuk sate agar mereka bisa menerima kehadiran Kesya di Villanya Prince dengan baik.
"Begini Kak caranya,sangat mudah kok," selin mengajarkan Kesya bagaimana caranya menusuk daging sate dengan benar.
"Oke deh,akan Kak Kesya coba ya,"
Dengan pelan-pelan Kesya mencoba untuk menusuk daging sate itu menggunakan bambu khusus untuk sate.
"Oh,ya Zara,keadaan kamu apa sudah membaik?" Kesya bertanya kepada Zara.
"Sudah Kak Kesya,oh ya Kak, zara mau ngucapin terimakasih kepada Dokter Indra,kata Angel yang menangani Zara kemarin adalah Dokter Indra,kakaknya Kak Kesya," ucap Zara kepada Kesya.
"Iya Zara,nanti akan Kak Kesya sampaikan ya sama Dokter Indra,yang terpenting sekarang kamu sudah pulih kembali," ujar Kesya kepada Zara.
"Iya benar Kak,sekarang Zara sudah sembuh,sekali lagi terimakasih banyak kepada Dokter Indra."
Zara mengucapkan terimakasih kepada Dokter Indra melalui Kesya,karena Kesya adalah adiknya Dokter Indra.
"Sama-sama Zara,kamu jangan bilang terimakasih terus dong hehe," ujar Kesya kepada Zara.
Kesya kemudian memandang wajah cantik Zara,lalu terlintas di pikirannya tentang ucapan Zara waktu di Cafe yang tak jauh dari Villa kepada Kesya.
Zara mengatakan bahwa wanita akan terlihat sempurna bagi laki-laki yang menyukai dan menyanyanginya,namun bagi laki-laki yang membencinya,kesempurnaan itu tidak akan terlihat sedikit pun.
Zara juga mengatakan kepada Kesya kalau Zara tidak cantik melainkan biasa saja,karena buktinya Zara belum mendapatkan laki-laki yang Zara sukai.
"Apa mungkin laki-laki yang Zara sukai itu adalah Prince? Sangat wajar jika Zara sampai menyukai Prince,karena Prince memang sangat tampan dan sempurna.Tapi rasanya aku tidak akan rela kalau Prince mencintai wanita lain termasuk mencintai Zara."
Dalam hati Kesya bertanya-tanya tentang perasaan Zara terhadap Prince.
Kesya merasa yakin bahwa laki-laki yang di sukai oleh Zara ialah Prince.
Zara yang sedang menusuk daging sate bersama sahabat-sahabatnya dapat melihat kalau Kesya sedang memandang wajahnya dengan pikiran tak biasa.
__ADS_1
"Kenapa Kak Kesya memandang gue seperti itu ya? Apa yang sebenarnya Kak Kesya pikirkan tentang gue? Apa mungkin Kak Kesya tahu kalau gue selama ini menyukai Kak Prince,"
Isi hati Zara berhicara saat Zara melihat Kesya memandang wajahnya dengan pandangan yang tidak biasa.
Sebenarnya Zara sendiri tidak menyukai kehadiran Kesya di Villanya Prince,karena itu akan membuatnya sakit hati dan cemburu.
Akan tetapi Zara tidak memiliki kuasa untuk melarang Kesya agar tidak datang ke Villanya prince.
"Apa semua satenya sudah selesai di tusuk bambu?" tanya bi Lilis kepada Zara,vanya,angel,stela,selin dan Kesya.
"Sudah bi Lilis,ini satenya," sahut Zara,angel,vanya,stela dan Selin berbarengan kepada bi Lilis sambil memberikan sate yang akan di bakar oleh Prince,kevin dan Mang Asep.
"Bi Lilis,biar Kesya saja ya yang memberikan satenya kepada Prince," pinta Kesya kepada bi Lilis.
"Baik Nona Kesya,silahkan," sahut bi Lilis kepada Kesya.
Dengan cepat Keysa pun memberikan satenya kepada Prince untuk segera di bakar.
Zara,angel,vanya,stela dan Selin yang melihat Kesya mencari perhatian Prince hanya bisa saling melirik satu sama lain.
"Gue kan sudah bilang,kehadiran dia di sini cuma bikin mood Zara gak baik tahu gak?" Stela merasa kesal melihat Kesya.
"Iya benar,dia ke sini pasti karena ingin mencari perhatian dari Kak Prince," selin ikut menimpali ucapan Stela.
"Ya sudah biarkan saja,kak Keysa ke sini juga pasti kan karena di undang oleh Kak prince," ujar Zara kepada Stela dan Selin.
"Vanya benar,kayanya Kak Kevin gak nyuruh deh,emang dasar Kak Kesya nya saja yang mau ke sini," angel menimpali ucapan Vanya.
Prince,kevin dan Mang Asep begitu sibuk membakar sate dan juga jagung untuk di makan malam ini,dan setelah ada beberapa satenya yang matang,kesya ingin mencicipinya.
"Prince aku mah dong nyobain satenya."
Kesya meminta kepada Prince untuk mencicipi sate yang sudah matang ketika Prince sedang mencicipi sate tersebut.
Lalu Prince pun menyuapi Kesya yang ingin mencicipi satenya.
"Enak tidak?" tanya Prince kepada Kesya.
"Enak banget,karena kamu yang nyuapinnya hehe," kesya tersenyum bahagia kepada Prince sambil memberikan gombalan.
Zara,angel,vanya,stela dan Selin pun dapat melihat perlakuan Prince kepada Kesya seperti sepasang kekasih.
Zara dalam hatinya merasa cemburu,namun Zara tidak bisa berbuat apa-apa.
"Kak Prince kenapa ya? kemarin dia begitu perhatian terhadap gue,tapi sekarang dia malah terlihat mesra dengan Kak Kesya.Mungkin kemarin itu bagi Kak Prince biasa saja,tapi bagi gue sangat luar biasa,bahkan tidak akan terlupakan."
__ADS_1
Dalam hati Zara meraza bingung dengan perlakuan Prince terhadapnya ketika Zara sedang sakit.Dimana Prince begitu perduli dan perhatian terhadap Zara.
Tapi malam ini,zara malah harus di buat patah lagi hatinya saat melihat Prince dan Kesya terlihat begitu mesra di depan kedua matanya.
Sahabat-sahabat Zara seperti Vanya,angel,stela dan Selin yang melihat kemesraan Prince dan Kesya juga tak kalah kesalnya.
Mereka juga bingung dengan sikap Prince yang berubah-rubah.
Kemarin mereka berpikir bahwa Prince sudah mulai menyukai Zara,namun malam ini mereka malah di buat kecewa oleh sikap Prince yang terlihat mesra kepada Kesya.
Sahabat-sahabat Zara sebenarnya tidak tahu kalau saat ini Prince sedang kesal terhadap Zara karena sudah berani membawa Dewa ke Villanya.
Meskipun Zara tidak pernah mengundang Dewa untuk datang ke Villanya Prince,namun Prince berpikir bahwa kedatangan Dewa karena Zara lah yang memintanya.
"Iiikkkhhh,kesel banget deh gue lihat Kak Prince mesra sama Kak Kesya,apa maksdunya coba? Kemarin Kak Prince kan kelihatannya perduli banget sama Zara,tapi sekarang kok tega banget sih mesra-mesraan di depan Zara,"
Stela tidak bisa nenyembunyikan rasa kesalnya ketika melihat Prince mesra dengan Kesya.
"iya luh benar banget.Apa kak Prince sengaja mau mempermainkan perasaan Zara? setelah Zara di buat bahagia malah di buat patah hati lagi," ujar Vanya kepada Stela.
Zara yang mendengar ucapan sahabat-sahabatnya hanya bisa diam,karena yang di ucapkan oleh sahabat-sahabatnya memang benar.
Setelah menunggu cukup lama,sate dan jagung bakar pun telah selesai di bakar.
Kini saatnya mereka semua menikmati sate dan jagung bakar yang telah di bakar oleh Prince,kevin dan juga mang Asep.
"Bagaimana satenya nona-nona cantik?" tanya bi Lilis kepada Zara,vanya,stela selin,angel dan Kesya.
"Mantaaappp bi Lilis hehehe," sahut Selin kepada bi Lilis.
"Selin benar bi Lilis,satenya sangat lezat banget," ucap Zara kepada bi Lilis.
"Kamu benar Zara,satenya sangat lezat karena Prince turut serta membakarnya hehehe," kesya memuji Prince di hadapan Kesya.
"Iya benar," sahut Zara kepada Kesya.
"Kak Kesya sepertinya sangat menyukai Kak Prince,bahkan dia begitu pintar dalam memuji Kak Prince.," batin Zara berbicara ketika mendengar pujian Kesya untuk Prince.
Prince hanya diam saja saat Kesya memuji dirinya di hadapan semua orang.
"Yang bakar sate kan bukan hanya Kak prince saja,tapi ada Kak Kevin dan Mang Asep juga." ujar Stela kepada Kesya.
"Dasar tukang cari muka,pintar seksli dia mencari perhatian Kak Prince," dalam hati Stela merasa kesal mendengar Kesya memuji Prince.
"Kamu benar,tapi bagi Kak Kesya Prince luar biasa karena sudah mau membantu Kevin dan Mang Asep hehehe."
__ADS_1
Kesya tak henti-hentinya memuji Prince di hadapan semua orang.
Sahabat-sahabat Zara yang mendengar ucapan Kesya hanya bisa saling melirik satu sama lain ketika mendengar Kesya terus-terusan memuji Prince di hadapan mereka.