
PUKUL 8 MALAM (VILLA MILIK PRINCE)
Zara,angel,vanya,stela dan Selin serta Prince dan Kevin baru saja sampai di Villa mewah dan indah milik Prince yang berada di Bandung.
"Akhirnya kita sampai juga ya di Villanya Kak Prince," ucap Angel kepada sahabat-sahabatnya.
"Iya Alhamdulillah,kita sampai dengan selamat," sahut Zara kepada Angel.
"Udaranya sangat dingin sekali,tapi terasa begitu nyaman dan tenang," ujar Vanya ketika dirinya turun dari dalam mobil.
Zara dan semua sahabat-sahabatnya melihat-lihat halaman Villa milik Prince yang begitu luas dan indah,meskipun sudah malam,tapi pepohonan dan bunga-bunga yang tumbuh di sekitar Villa jelas terlihat karena cahaya lampu yang menyala.
"Gue bakalan betah banget deh di sini hihihi." Selin tertawa senang karena dirinya bisa berlibur di Villanya Prince.
Tak lama,mang Asep dan bi Lilis yang bekerja menjaga Villa Prince selama ini menyapa Prince dan yang lainnya.
"Selamat malam Tuan Prince,tuan Kevin dan nona-nona cantik." Mang Asep dan bi Lilis menyapa Prince,kevin dan yang lainnya.
"Selamat malam juga mang Asep,bi Lilis.Ma'af kami datang malam-malam," ucap prince kepada mang Asep dan bi Lilis.
"Tidak apa-apa Tuan Prince.Ini kan Villanya Tuan Prince.Kami sangat senang kalau Tuan Prince liburan ke Villa ini," ujar bi Lilis kepada Prince.
"Barang-barangnya saya saja yang akan membawanya ke dalam Tuan,"
Mang Asep ingin membantu membawa barang-barang milik Prince dan yang lainnya.
"Terimakasih Mang Asep," ucap Prince dan Kevin kepada Mang Asep..
"Sama-sama Tuan Prince," sahut Mang Asep kepada Prince.
Prince,kevin,zara,angel,vanya,stela dan Selin kemudian masuk ke dalam Villa milik Prince yang luas dan mewah.
"Waaahhhh... Villanya luas sekali... mewah lagi," stela mengagumi Villa milik Prince ketika dirinya masuk ke dalam Villa.
"Iya benar,villanya sangat mewah dan nyaman sekali," sahut Selin kepada Stela dengan mengagumi Villa milik Prince.Mereka semua melihat setiap sudut ruangan dengan perasaa kagum.
"Angel,kamar kamu dan sahabat-sahabat kamu ada di lantai atas,di sana ada 3 kamar yang bisa kalian gunakan." Prince memberitahu Angel dan sahabat-sahabatnya Angel bahwa kamar mereka berada di lantai atas.
"Lalu,kak Prince dan Kak Kevin akan tidur dimana?" tanya Angel kepada Prince.
"Di lantai bawah,di Villa ini ada banyak kamar,kamu tidak perlu khawatir," ucap Prince kepada Angel.
"Ya sudah,kalau begitu Angel dan sahabat-sahabat Angel ke atas dulu ya Kak," Angel merasa tubuhnya sudah begitu lelah,begitupun dengan sahabat-sahabatnya.
Namun ketika Angel dan sahabat-sahabatnya hendak naik ke lantai atas,tiba-tiba saja bi Lilis menghampiri mereka.
"Tuan Prince,saya sudah menyiapkan makan malam untuk Tuan Prince dan teman-temannya,makan malam dulu saja Tuan," bi Lilis istrinya Mang Asep sudah menyiapkan makan malam untuk Prince dan yang lainnya.
"Baik bi Lilis,kami akan bersih-bersih dahulu," ucap Prince kepada bi Lilis.
Prince kemudian meminta Angel dan sahabat-sahabatnya untuk membersihkan diri dulu sebelum makan malam.
"Angel,kamu dan sahabat-sahabat kamu bersih-bersih dulu,nanti turun lagi ke bawah untuk makan malam," titah Prince kepada Angel dan sahabat-sahabatnya Angel.
"Siaaappp Kak Prince," sahut Angel,zara,vanya,stela dan Selin berbarengan kepada Prince.Kemudian mereka pun langsung naik ke lantai atas untuk membersihkan diri mereka sebelum makan malam.
Begitupun dengan Prince dan Kevin.Prince dan Kevin juga masuk ke kamar mereka masing-masing yang berada di lantai bawah.
__ADS_1
Prince memilih kamar yang berada di lantai bawah karena untuk menjaga Angel dan sahabat-sahabatnya.
Padahal biasanya Prince akan tidur di kamar yang berada di lantai atas kalau sedang berlibur ke Villa miliknya.
Prince dan Kevin sudah berada di meja makan untuk menikmati makan malam.
Tak lama Zara,angel,vanya,stela dan Selin turun ke lantai bawah untuk makan malam setelah membersihkan diri mereka masing-masing.
Prince dan Kevin melihat ke arah Zara yang terlihat begitu cantik memakai pakaian tidurnya ketika turun dari atas tangga.
Prince memandang Zara seolah terhipnotis oleh kecantikan Zara,namun Zara tidak mengetahuinya.
Angel yang melihat Prince tengah terpana kepada Zara mencoba untuk mengagetkan Prince.
"Hmmmm.... hmmmmm.. itu mata sampe gak ngedip gitu kak," angel meledek Prince yang tengah memandang ke arah Zara.Prince pun kaget ketika Angel mengagetkan dirinya .
"Angel,ayok cepat makan, dan jangan banyak protes dengan makan malamnya," ujar Prince kepada Angel.Prince tahu bahwa Angel dan sahabat-sahabatnya tidak terbiasa dengan makanan yang di sediakan oleh bi Lilis.
Namun Prince mau agar Angel dan sahabat-sahabatnya bisa menerima makanan yang telah di hidangkan oleh bi Lilis.
"Baiklah.. Gaes ayok kita makan," ajak Angel kepada Zara,vanya,stela dan Selin.
"Oke," sahut Zara,vanya,stela dan Selin.
Mereka kemudian duduk di meja makan untuk menikmati makan malam.Bi Lilis sudah memasak ikan goreng,sambal dan juga lalap-lalapan.
"Kalian suka gak sama makanannya?" tanya Angel kepada Zara,vanya,stela dan Selin.
__ADS_1
"Iya gue suka,gue suka dengan lalapan karena bi Asih selalu menyediakan lalapan buat gue," ucap Zara kepada Angel.
"Kalau gue jujur saja tidak suka lalapan,gue akan makan ikannya saja," stela memang sedikit susah untuk di ajak makan apa adanya.Dirinya lebih menyukai makanan-makanan korea atau makanan-makanan jepang.
"Sama,gue juga gak suka lalapan hehe,kayanya besok kita harus ke restaurant deh,boleh gak Kak Prince?"
Selin dengan berani meminta izin kepada Prince agar besok dirinya bisa makan di restaurant yang ada di dekat Villanya Prince.
"Tersereh," jawab Prince singkat pada Selin.
Prince tidak mungkin melarang Selin atau pun sahabat Angel yang lain untuk makan makanan yang mereka mau makan.
Prince hanya meminta mereka untuk menghargai makanan yang sudah sudah di sediakan oleh bi Lilis.
"*Ternyata bisa juga gadis bodoh ini memakan semua lalapan yang ada*,"
Prince melihat Zara makan lalapan-lalapan yang ada di meja makan dengan lahap.Prince pikir Zara tidak akan menyukainya,namun ternyata Zara begitu menyukai lalapan-lalapan itu.
Setelah Zara dan sahabat-sahabatnya makan malam,mereka semua langsung naik ke lantai atas untuk beristirahat.
Sementara Prince dan Kevin menikmati malam mereka di depan Villa yang terdapat tempat untuk santai dan nongkrong sambil menyelesaikan pekerjaan mereka.
"Bos naksir nona Zara ya?" tanya Kevin kepada Prince,sambil Kevin menatap layar laptopnya.
"Tidak," sahut Prince singkat kepada Kevin,sambil Prince memeriksa pekerjaannya yang ada di laptop.Prince dan Kevin masih harus tetap mengerjakan pekerjaan mereka meskipun sedang liburan.
Sebenarnya Prince bisa saja menyerahkan semua pekerjaannya kepada Kevin,akan tetapi Prince kasihan kalau Kevin harus mengerjakannya seorang diri.
"Pandangan Bos tadi seakan terpesona oleh kecantikan Nona Zara...Kalau naksir juga tidak apa-apa kok bos," ujar Kevin kepada Prince.
__ADS_1
"Saya tidak naksir dengan gadis kecil seperti dia," ujar Prince kepada Kevin.
Prince mengakui bahwa Zara memang cantik,tapi kalau harus menyukai Zara Prince tidak akan mau,karena bagi Prince Zara gadis yang bodoh dan suka mencari perhatian.