Psikopat Cantik

Psikopat Cantik
Nama Baru Khairul


__ADS_3

   Semenjak kepergian Annisa, Khairul kehilangan jati dirinya, dia memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya dan bergabung dengan Gembong narkoba. Khairul sudah kehilangan sisi kemanusiaannya. Bergabung dengan Jaringan Narkoba kelas dunia, itulah yang ia geluti saat ini.


   "Jaringan Narkoba itu adalah suatu bentuk komplotan yang menggurita begitu juga dengan dunia porno jadi mereka ini sebenarnya setali tiga uang, sama-sama mencari keuntungan dan merugikan orang lain," ucap Marco.


   "Prostitusi dan Perdagangan manusia itu sudah biasa dan ada undang-undangnya bukan? Itu yang mereka gunakan produksi film berkedok prostitusi dan perdagangan manusia," sahut Delon.


   "Apa hubungannya, Narkoba, Pecandu?" tanya Angela.


   "Mereka saling membutuhkan uang


Prinsipnya adalah Bisnis is Bisnis, tidak ada yang saling dirugikan atau merugikan, pada dasarnya adalah Simbiosis mutualisme," ucap Marco.


    "Jaringan Narkoba mencakup banyak hal, karena sangat menguntungkan maka mereka berkerjasama untuk memajukan dunia hitam.


   "Dunia Prostitusi dan Industri film ecek-ecek," timpal Delon


   "Jadi intinya Pecandu Narkoba yang kere  mereka dipaksa untuk "Bermain", hasilnya tidak hanya dijadikan film tapi juga di cetak dimajalah Pria Dewasa? Dan majalah tersebut banyak peminatnya," sambung Angela.


   "Benar sekali!" sahut Marco.


   "Sangat mengerikkan!" seru Angela.


****


LV


   LV adalah kota terpadat di negara bagian Nev, ibu kota CC, dan kota resor besar terkenal secara internasional untuk industri perjudian, perbelanjaan, dan hiburan. LV dijuluki Ibukota Hiburan Dunia, yang terkenal karena sejumlah resor kasinonya dan hiburan sejenis. Sebuah kota pensiunan dan keluarga, LV adalah kota terpadat ke-28 di AS. Kota yang tidak pernah tidur apapun yang ada di sana selalu menguntungkan.


   Club Amour, adalah milik dari Sanjay, Mafia kelas kakap di kota tersebut. Hampir setiap malam transaksi Narkoba dilegalkan di sana. Menyewa Wanita malam dan menjadikannya budak napsu para Pria hidung belang.


   "Setiap hari di sana selalu melakukan taruhan Casino  terkadang mereka barter dengan narkoba dan para wanita malam," jelas Sanjay pada Khairul.


    "Kamu cukup pantau saja mereka!" lanjutnya.


   "Baik!"


    "Saya mengurusi bisnis yang lainnya," bisik Sanjay.


   Sanjay mempunyai bisnis yang membuat orang miris yaitu Prostitusi ilegal yang sangat banyak peminatnya, dan gilanya mencapai embilan juta delapan ratus tujuh puluh lima ribu dolar atau setara seratus tigapuluh sembilan miliar tujuh ratus sembilan puluh tujuh juta lebih perbulan.


Dalam sekali masuk mereka dikenakan biaya sepuluh juta rupiah, belum lagi tarif menyewa perempuannya.


   "Bagaimana?"tanya  Sanjay kepada para para Boddyguardnya.


   "Lumayan ramai Bos," balas Mereka.


   Sanjay memantau aktifitas hanya kewat CCTV yang nanti ia jadikan film dewasa.

__ADS_1


   "Saya mau Headlinenya Hole in the wall," pintanaya.


   Yang dimaksud Hole in the wall adalah sebuah konsep yang sengaja dibuat dan didisain berbentuk kotak ukuran dua kali satu meter. Di mana sebagian tubuh berada diluar dan sebagian lagi berada didalam.


   "Penjualan yang kita letakkan di blog bulan ini meningkat viewnya," ucap Alex manager pemasaran dari perusahaan Sanjay.


   "Bagus lakukan tugas kalian upload sebanyak mungkin, dan sebarkan film durasi pendek sekitar delapan menit dan panjang sekitar dua puluh lima menit," perinta Sanjay.


   Tak berapa lama seorang datang menemui Sanjay dia adalah Khairul.


   "Ada apa kamu datang kemari? bukankah kamu saya suruh mengurus perdagangan narkoba  dikasino itu?" tanya Sanjay.


   "Maaf kalau saya lancang, ada seorang gadis muda dia sako dan hampir mati," ucap Khairul.


   "Terus? apa hubunganya sama saya?" tanya Sanjay.


   "Dia mencari Anda Tuan, dan saya tidak berani mengambil keputusan tanpa seizin Anda dan perintah Anda," balas Khairul.


   "Semua wewenang tentang Narkotika sudah saya serahkan ke Kamu, dan itu terserah Kamu mau seperti apa kamu menangani merek. Itu sudah tugas kamu sepenuhnya!" ucap Sanjay sedikit kesal melihat Khairul agak sedikit lemah.


   "Tapi Tuan ...." ucapan Khairul terpotong oleh selahan Sanjay sebelum ia melanjutakan kata-katanya.


   "Tapi? Tapi apa? Kamu takut dosa? Ayolah jangan pernah lemah atau lembek kita mafia, jangan pernah pake hati. kita jika ingin maju harus pakai otak tanpa pakai perasaan sedikit pun, jangan pernah perasaanmu memainkanmu atau memonopoli kehidupanmu. Ingat Iblis itu lahir dari pemikiran bukan perasaan!" Sanjay mendekatkan wajahnya kepada Khairul.


   "Mr. Khai bukan Khairul ... Tinggalkan nama itu karena masa lalumu hanya akan menghambatmu, jangan pernah takut dalam mengambil keputusan ingat itu!" Imbuh Sanjay. Sanjay sangat pandai dalam menilai seseorang dia sudah malang melintang di Dunia hitam sejak usia belasan tahun, jadi dia paham betul karakter seseorang, dia tahu betul jika Khairul masih belum bisa melupakan masa lalunya.


   "Bagaimana dengan gadis itu? Gadis yang bernama Leora?" tanya Khairul.


   "Biar aku yang atur suruh dia menemui saya di ruangan 561!" pinta Sanjay.


    "Baik Tuan," balas Khai.


   Khai pun meminta Leora menemui Sanjay di tempat yang dimaksud. Ruangan yang sangat terlihat mewah dihiasi lorong panjang dan pintu berwarna coklat dan putih.


   "Tuan ini adalah Leora, orang yang saya bilang waktu itu," ucap Khai.


   "Masuk!"perintah Sanjay.


   Setelah mengantar Leora  Mr.Khai pergi dan menyerahkan gadis yang terlihat sangat kurus dan berwajah pucat.


   "Mandikan dan dandani dia beri dia baju yang aku mau!" titah Sanjay.


    Setelah Leora dimandikan dan didandani sangat cantik, dia memakai baju yang begitu minim dan berwarna gold.


   "Kamu sangat cantik!"puji Sanjay.


   Leora berdiri di depan Sanjay dia hanya diam dan mengelus lengannya tubuhnya merasakan hawa dingin tapi bukan pendingin ruanga. Kepalanya merasa sedikit panas dan rasa itu sungguh tak menentu panas bercampur dingin itu yang Leora rasakan. Bibir Leora yang merah merekah ia gigit-gigit karena ia merasakan betapa sakit dadanya, pergantian suhu di tubuhnya sungguh menyiksanya. Sanjay mendekati Leora dan bertanya dengan pertanyaan yang sangat sensitif.

__ADS_1


   "Apa kamu masih virgin?" tanya Sanjay.


  Leora mengganguk hanya memberi isyarat tanpa berkata sedikit pun.


   "Sejak kapan kamu menggunakan Narkoba?" tanya Sanjay.


   "Sejak saya masih sekolah," balasnya.


   "Siapa yang memberimu?" tanya Sanjay.


   "Teman saya!" balas Leora singkat.


  Sanjay menyulut sebatang rokok, rokok itu bukan rokok sembarangan tembakaunya terbuat dar ganja kualitas terbaik. Aromanya membuat Leora terbius seketika.


Sanjay meniupkan asap itu kewajah Leora,dia tahu Leora sangat suka.


  "Kamu pernah mencoba ini?" tanya Sanjay.


   "Belum!" balas Leora dengan tegas.


   "Apa yang kamu coba selama ini?" tanya Sanjay lagi.


   "Kokain," balas Leora.


   "What? Kamu sepertinya bukan orang biasa," ucap Sanjay.


   "Ya, Papa saya pengusaha terkenal se-asia tenggara, Mama saya seorang Selebriti dunia," balas Leora.


   "Kenapa kamu tidak meminta uang kepada orang tua kamu?" tanya Sanjay.


   "Beberapa hari lalu saya diusir mereka setelah tahu saya memakai narkoba," Leora tersenyum kecut.


   "Lalu apa yang kamu mau?" tanya Sanjay.


   "Saya mau barang itu, dan saya akan melakukan apa yang Anda inginkan terhadap saya, dan saya akan menurutinya!" ucap Leora dengan tegas.


   Suara itu terdengar jelas oleh Mr.Khai alias Khairul. Khairul teringat akan Sabrina anak satu-satunya.


   "Mungkin aku terlalu sibuk dan tidak begitu memperhatikan anakku,tidak tahu jika dia mempunyai gangguan jiwa seperti itu, dia begitu sadis. Dan sungguh membuatku gagal menjadi suami sekaligus orang tua, aku terlalu memanjakannya," ucap Mr. khai sambil meneteskan air matanya.


     Mengingat bahwa dirinya adalah orang tua yang gagal dalam menjaga anaknya, hingga membuat Sabrina sesadis dan sekejam itu. Alasan Khairul pergi dari hidup sabrina adalah tidak bisa menerima kepergian sang istri. Sampai pada akhirnya Khairul berdamai dan mau menerima kenyataan. Dan Khairul memutuskan untuk membebaskan Sabrina dengan uang yang Sanjay berikan.


   "Papa membebaskan kamu untuk memberikan kamu kebebasan, agar kamu dapat menjalani hidup menjadi orang yang lebih baik lagi, Papa minta maaf tidak bisa menjadi Papa yang baik selama ini, dan Papa sudah tidak bisa menjadi orang tua kamu lagi. Papa harap kamu bisa menjaga diri." Khairul mencium Sabrina untuk terakhirkalinya dan memberikan uang agar dia dapat memulai hidup baru.


    "Pa ... Maafin Saby. Saby sayang Papa," ucap Sabrina.


  BNamun Khairul sudah tidak mau menanggapinya dan pergi, mulai harini aku bukan Khairul lagi tapi Mr. Khai. Aku akan melupakan bayang-bayang masa laluku dan menjadi manusia baru.

__ADS_1


💙💙💙


__ADS_2