Psikopat Cantik

Psikopat Cantik
Sanjay dan Leora


__ADS_3

   Setelah urusan Mr.Khai dengan Sabrina selesai ia kembali tempatnya saat ini,Mr. Khai telah mengemban tugas sementara dari Tuan Sanjay untuk mengurusi Leora, Mr. Khai menjaga Leora di luar pintu.


"Jangan pernah ada yang boleh masuk termasuk kamu, selain saya! Paham?" ucap Sanjay.


   "Ya,Tuan," balas Sanjay.


   Mr. Khai tidak mengerti mengapa Sanjay mengurung Leora, dan bertanya dalam dirinya apa yang terjadi malam itu? Dia hanya mencuri sedikit dengar dari kejadian malam itu. Leora setelah mengaku bahwa dirinya masih Virgin. Membuat Sanjay penasaran dan ingin mencicipi gadis itu, Akan tetapi dia tak cukup tega setelah melihat keadaan Leora malam itu.


   "Mr. Khai ... Kamu pergi saja dari sini, aku mau bersenang-senang dengan gadis itu, kamu cukup berjaga-jaga saja di pintu masuk!" titah Sanjay.


   "Baik Tuan," balas Mr.Khai.


   Mr.Khai sendiri tidak bisa berbuat apa-apa melihat tingkah laku Tuannya, sebenarnya ia sangat kasihan melihat gadis seperti Leora harus terjebak di situasi seperti saat ini. Leora sendiri sudah pasrah dengan apa yang akan terjadi. Dia sudah kepalang janji dengan Sanjay, demi mendapatkan kokain dia rela mengorbankan segalanya.


   "Tuan kenapa Anda membiarkan saya terkurung di sini?" tanya Leora.


  "Kenapa kamu bertanya seperti itu?" balas Sanjay.


   "Tidak apa-apa saya hanya ingin tahu kenapa Anda melakukan ini? Dan kenapa Anda tidak pernah menyentuh saya? Bukankah kita sudah sepakat untuk itu?" cecar Leora dengan pertanyaan polosnya.


   "Kenapa? Apa kamu sudah tidak sabar untuk aku sentuh?" tanya Sanjay.


   "Tidak Tuan saya han ..." Leora tidak bisa  melanjutkan kata-katanya, karena bibirnya dibungkam oleh bibir Sanjay.


   Mata itu kini beradu pandang dengan menikmati sentuhan demi sentuhan. Leora merasakan sesuatu yang tak pernah ia rasakan yaitu sebuah ciuman dari lawan jenis. Wajahnya terpaku  ketika aktifitas itu berhenti.


   "Kenapa?" tanya Sanjay.


    "Saya belum pernah merasakan ini, maaf jika saya tidak bisa membuat Tuan puas," ucapnya polos.


    "Hahahha ... Puas? Seorang Pria dewasa tidak akan puas hanya dengan beberapa kecupan dan gigitan tanpa bisa merasakan yang lain" ungkap Sanjay.


   "Maksudnya? tapi mengapa wajah Anda sedikit bahagia setelah mencium saya?" tanya Leora polos.


   "Saya hanya ingin tahu apa kamu beneran dengan ucapan kamu atau hanya bualan atau pura-pura, ternyata kamu beneran masih belum terjamah," ucap Sanjay.


    "Anda meragukan saya?" tanya Leora,


Leora menanggalkan semua yang ada di tubuhnya dan menghampiri Sanjay.


   Sanjay yang melihat itu tiba-tiba adrenalinnya terpacu untuk bisa menikmati Leora, sudah seminggu lamanya Sanjay menahan diri untuk tidak menyentuh Leora. Hari itu Leora benar-benar menjadi budak kenikmatan Sanjay. Sanjay menikmati tubuh gadis mungil berkulit putih itu dengan ganasnya, selama ini dia memang sering menikmati beribu  wanita tapi berbeda dengan Leora, Sanjay sedikit merasakan  rasa yang berbeda.

__ADS_1


   "Teruskan saja Tuan, saya bisa menahannya," bisik Leora.


   Hembusan napas dari Sanjay terdengar jelas di telinga Leora, gadis itu sebenarnya ingin berteriak karena kesakitan tapi ia menahan dan mencoba menetralisir semua, seiring jalannya waktu Leora pun menik matinya. Setelah aktifitas itu selesai mereka terbaring bersebelahan.


  "Ini pertamanya buat aku, sedikit sakit tapi aku menikmatinya," ucap Leora.


  "Kamu hebat!" puji Sanjay.


    Kini Leora sudah resmi menjadi milik Sanjay, hampir setiap Perempuan yang ada di tempat Prostitusinya sudah pernah Sanjay tiduri tanpa terkecuali. Ibarat ketika Sanjay bosan maka dia akan dibuang ke sana, itulah Sanjay. Sehabis melakukan itu Sanjay menemui Mr. Khai.


   "Mr. Khai hari ini kamu lihat semua bisnis saya apa berjalan dengan lancar atau tidak, mulai dar kasino sampai tempat hiburan saya, jangan sampek barang pesanan ada yang kurang kalau perlu di lebihkan." Sanjay lalu pergi meninggalkan Mr. Khai.


   "Kenapa? Perintah lagi? Sudah biasa jika Tuan Sanjay ada mainan baru semua pekerjaan akan dialihkan, saya rasa gadis itu sudah membuat Tuan Sanjay menjadi candu," ujar Sean anak buah Sanjay.


   "Kamu sepertinya tahu banyak tentang Tuan kita," balas Mr. khai.


    "Oh tentu, jika dia sudah bosan pasti para perempuan itu ia  lelang," ungkap Sean.


   "Kasihan ya gadis itu," balas Mr. Khai.


   "Iya sangat kasihan, padahal orang tuanya pengusaha kaya raya tapi kenapa hidupnya seperti itu? Apa mungkin salah pergaulan?" oceh Sean.


   Mr. Khai terdiam mengingat tentan Sabrina putri kesayangannya.Setahu Khai anaknya tidak pernah bergaul dengan sembarang orang.


   "Anak? Anda sudah punya anak?" tanya Sean.


   "Ya satu dia sudah berusia dua puluh tahun," ungkap Mr Khai.


    "Kenapa Anda meninggalkannya?" tanya Sean.


   "Saya kecewa, dia telah menghabis Nenek dan Mamanya sendiri," ungkap Mr Khai.


   "Apa? Saya tidak percaya itu!" ujar Sean.


   "Ya, dia Psikopat dan tidak hanya keluarganya yang jadi korban orang lain pun menjadi korbannya, hingga nyawanya melayang, saya menyesal mengapa saya tidak begitu memperhatikannya," ucap Mr Khai sedih.


   "Harusnya Anda tidak meninggalkannya, dia butuh Anda disisinya," tutur Sean.


   "Tidak saya sudah melepasnya, saya minta dia tidak mengganggu saya lagi, saya sudah terlanjur malu dan hancur melihat kelakuannya," ucap Mr Khai.


   "Saya harap suatu saat nanti anak Anda akan sadar atas perbuatannya," ucap Sean.

__ADS_1


   "Ya semoga saja."


   Mr Khai kini keliling kota untuk melihat keadaan apakah aman atau tidak, kini dia telah diangkat menjadi asisten Sanjay. Bisnis itu berkembang dengan pesat dan wilayah Sanjay menjadi wilayah tersukses dan itu memantik amarah musuhnya yang bernama George.


   "Anak haram itu sudah menguasai negara ini, apalagi asistennya sangat loyal padanya," ucap George melihat gambar diagram didepannya.


   "Kalian cari tahu siapa Mr Khai itu, cari tahu sedetail mungkin latar belakangnya dan kita akan menghancurkan Sanjay lewat Mr Khai," ucap George.


  Namun tak semudah itu mencari tau siapa Mr. Khai alias Khairul, karena akses masa lalunya telah ditutup oleh Sanjay. Sanjay sudah tahu semua rencana para musuhnya,dulu dia sempat kehilangan satu anak buah kepercayaannya dan menghianatinya, untuk itu dia tidak ingin kehilangan lagi.


    "Maaf Tuan, saya tidak bisa menemukan data tentang Mr. Khai, semua telah tertutup rapat, sepertinya Sanjay sudah tahu," ucap anak buah George.


    Bagaimana tidak semua data serta informasi serta wajah Khairul telah di ubah, wajah Khairul telah dioperasi oleh Sanjay, datanya sudah dimanipulasi.


   "Permainannya sangat rapi, sepertinya," ucap George.


   Ternyata perbuatan George terdengar oleh Sanjay, dan dia hanya tertawa menertawakan kebodohan George.


   "Selalu pakai cara yang sama untuk menghancurkan aku, hahahaha." Sanjay tertawa puas.


   "Ada apa Tuan tertawa?" tanya Mr Khai.


   "Ada yang ingin mencari tahu siapa kamu, jadi saya harap jangan pernah buka mulut sama siapa pun tentang masa lalu kamu," pinta Sanjay.


   "Dan untuk Wanita Anda bagaimana?"


   "Tidak usah dipikirkan,dia sangat tahu apa yang selalu aku lakukan, dia tidak pernah menjamah wanita-wanita di sisiku, kamu tahu karena apa?" tanya Sanjay.


   "Karena apa? Saya tidak mengerti," ucap Khai.


   "Karena George penyuka sesama jenis alias Gay," bisik Sanjay.


    "Hffffftt!" Khai menahan tawa.


   "Ya dulu dia mengambil orang kepercayaanku, kebetulan dia adalah Gay juga, maka dari itu dia lebih tertarik untuk pindah ke George," ungkapnya.


    "George itu siapa? Kalau boleh saya tahu jika Tuan tidak keberatan," ujar Khai.


    "Dia adalah Kakak angkat saya, dan saya adalah Anak Yatim Piatu. Entah orang tua saya masih hidup atau sudah mati, saya dibesarkan di panti asuhan. Tetapi saya sering kabur dari sana dan menjadi pengamen kadang juga pencopet, sampai pada akhirnya saya di keluarkan oleh  pihak Panti Asuhan." Kenangnya.


    Dan sering dalam pelariannya dari polisi Sanjay selalu tertangkap dan selalu lolos, namun pada suatu ketika dia menolong Ayah George dan diangkatnya sebagai anak dan kebetulan mereka bergerak di dunia hitam, maka mereka berniat menjadikan Sanjay menjadi penerus. Tapi sayang George tidak terima karena Ayahnya terlalu mencintai dan menyayangi Sanjay seperti dia anak kandungnya sendiri, dan George merasa tersisihkan dari mereka kecil. George ingin membalas masa kecilnya yang hilang dengan cara menghancurkan Sanjay si anak haram. Namun Sanjay selalu menang dari George, itulah yang membuatnya semakin tertinggal.

__ADS_1


Bisnis haram antara Sanjay dan George selalu menjadi tandingan, George yang licik selalu memakai bahan yang sangat murah sedangkan Sanjay selalu memakai bahan yang berkualitas bagus. Sanjay mempunyai lahan daun kokain sendiri di suatu tempat yang tersembunyi tepatnya di suatu pulau. Sedangkan George  mengambil dari distributor yang sama liciknya dengan dirinya.


💙💙💙💙


__ADS_2