
Sabrina terlalu tolol sebagai manusia itulah pikiran Ranny semua sudah terbaca oleh Ranny. Rencana Sabrina mengirimkan Video ke WA membuat Ranny mengirimnya di hp cadangannya pertama berupa Video asli lalu rekaman percakapannya dengan Sabrina. Setelah itu dia menempatkannya ke flash disk dan di coppy ke laptopnya. Ada satu spot rahasia yang hanya ia ketahui dan Denny.
Rumah itu sebenarnya adalah tempat tinggal pertama mereka, Denny dan Ranny sering mengunjungi tempat tersebut. Sebenarnya Denny sendiri sering sekali mendatangi rumah Ranny tanpa sepengetahuan para suami Ranny. Ruangan rahasia yang hanya diketahui Ranny dan Denny berada di ruang bawah tanah. Denny yang saat itu tidak tahu tentang keributan itu.
Dia baru tahu ketika ada Polisi yang menghubunginya dan memberi tahu kalau mantan istri dan kekasihnya bertengkar.
Denny langsung menemui Ranny dan bertanya apa yang terjadi sebenarnya dan Ranny memberi tahu keadaan yang sebenarnya. Denny shock mendengar anaknya digauli oleh Sabrina hanya karena ingin balas dendam kepadanya.
"Kamu tahu tempat rahasia kita aku sembunyikan barang bukti itu di sana, aku minta kamu bebaskan aku!" Ranny bisik Ranny.
Dan benar saja apa yang dikatakan Ranny, lalu Denny mengecek CCTV yang dia sembunyikan di tempat lain bukan CCTV yang Sabrina pasang sendiri. Terlihat Sabrina mencampur minuman sampai akhirnya mengajak anaknya bercumbu.
"Sangat menjijikkan!"
Denny segera menemui polisi dan memberikan barang bukti tersebut, dan membebaskan Ranny. Denny tidak ingin memperpanjangnya biar dia sendiri yang menyelesaikannya secara kekeluargaan.
"Kami ingin menyelesaikannya secara kekeluargaan!" ungkapnya.
Namun, polisi tidak percaya begitu saja mereka masih memantau Sabrina, Denny dan Ranny takut akan ada hal yang lain.
Denny menyelidiki bekas minuman yang diminum Aska dari Sabrina. Denny membawanya ke laboratorium dan hasilnya sangat mencengangkan.
"Ini Narkoba golongan satu dan dia dimix obat perangsang," ucap penjaga lab tersebut.
"Apa?" Denny kaget.
Sementara itu Askara sedang dirawat di tempat ketergantungan obat, dan mental. Dia terkena trauma yang amat sangat dalam akibat perbuatan Sabrina di tambah lagi obat-obatan itu. Sabrina masih dirawat di rumah sakit dan dia ditemani Sanjay.
"Bagaimana balas dendam kamu? Apakah kamu sudah puas?" Tanya Sanjay.
"Tentu saja aku puas dan senang melihat mereka hancur," ungkap Sabrina.
"Apa kamu merasa sakit dengan luka itu?"tanya Sanjay.
"Tidak ini tidak seberapa sakit,lebih sakit lagi hati dan jiwaku," ucap Sabrina.
"Bagaimana seandainya dia membalas dendam lebih dari itu?" tanya Sanjay.
__ADS_1
"Aku sudah mempersiapkan sesuatu yang bisa membuat mereka hancur sehancur-hancurnya."
"Ranny sudah keluar dari penjara atas jaminan Denny," Sanjay memberitahu kentang kebebasan Ranny.
"Sepertinya Ranny dan Denny tidak benar-benar berpisah buktinya Denny masih saja mau membantu Ranny," ucap Sabrina.
"Kamu sepertinya kecewa dengan perlakuan Denny, dan kamu terlihat tidak begitu suka," ucap Sanjay.
"Oh ya?" Balas Sabrina singkat.
"Kamu sepertinya mulai jatuh cinta dengan Denny," ucap Sanjay
"Tidak aku tidak ada rasa dengannya," balsa Sabrina.
"Denny sepertinya tidak begitu menyayangi putranya, buktinya dia di titipkan ke panti rehabilitasi," ucap Sanjay.
"Dari mana kamu tahu?" Tanya Sabrina.
"Dari orang ku yang aku tugaskan untuk memata-matai Denny," ujar Sanjay.
Sabrina wajahnya sangat lebam dan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Dari penyelidikannya terdapat pabrik milik Sanjay.
"Kenapa ada pabrik seperti ini dan sangat besar,apa mereka mengantongi izin?" Tanya Denny.
"Sepertinya iya Tuan." Orang kepercayaannya memberi bukti berupa kertas dan foto.
"Kenapa hal seperti ini di legalkan?" Tanya Denny.
Denny mencari tahu siapa pemiliknya. Tak berapa lama akhirnya ia mendapatkannya.
Memantau Sanjay dari jauh dan betapa ia terkejut ketika melihat Sanjay yang mirip dengan Papanya waktu muda.
"Kenapa orang ini mirip Papa?" Tanya Denny.
Denny mencari tahu tentang Sanjay, ternyata dia adalah anak adopsi dari orang yang bernama Mark. Dan ternyata Denny kenal baik dengan George.
__ADS_1
"George apakah Sanjay itu adalah saudara angkatmu?" Tanya Denny.
"Ya, ada apa?" balas George.
"Siapa dia?" Tanya Denny lagi.
"Anak pungut, awalnya kita kira dia adalah anak jalanan ternyata bukan dia ternyata anak dari panti asuhan dan papa mengadopsinya secara legal," ungkap George.
"Di mana Panti itu?" Tanya Denny.
George memberi alamat Panti tersebut ternyata Panti itu sangat dekat dengan rumah Jayadi. Sesuatu yang sangat aneh, lagi-lagi Denny benar-benar mencari tahu siapa Sanjay dan kenapa dia mau membantu Sabrina dan memberikannya obat khusus itu. setahu Denny itu adalah obat yang biasa di pakai di salah satu tempat pelacuran. Dan info itu ia dapat dari George. Karena George yang telah mengelola tempat tersebut.
"Obat jenis ini di tempatku sangat banyak, dan itu kami gunakan untuk para pelac*r yang tidak ingin melayani tamunya, dan ini adalah narkotika golongan berat diatas golongan satu, sekali dia mencoba maka si pengonsumsi akan ketagihan apalagi sampai lebih," tutur George.
Pada dasarnya George masih menjalin kerjasama dengan Sanjay dalam hal obat-obatan tersebut. Ketika Denny menunjukkan hasil lab ke George dan menyamakan dengan milik Sanjay ternyata sama, Denny juga sempat menemukan bungkus itu dan memberikannya pada George. Sesuatu yang sangat menarik memang jika di kulik tentang bisnis haram Sanjay. Sanjay juga seorang yang ahli dalam bidang farmasi.
"Kenapa dia sangat ahli dalam bidang ini?" Tanya Denny.
"Dia punya orang kepercayaan mengajarinya tentang Farmasi dan Sanjay menyalah gunakan bahan tersebut untuk kepentingan pribadi dan bisnis," ucap George.
"Ternyata dia menyewa ahli? Menarik sekali,"balas Denny.
"Sanjay dulu waktu sekolah pernah juga masuk jurusan Farmasi hanya beberapa bulan dan maka dari itu dia dapat orang tersebut karena mengenalnya dari sana, dia memang suka gonta ganti jurusan dalam setiap semesternya," ungkap George.
George sangat tahu pasti jika Sanjay orang yang sangat pintar dan cerdas. Maka dari itu papanya sangat mengistimewakan Sanjay. George selalu dianak tiri kan oleh Mark padahal dia sendiri adalah anak kandung Mark.
"Kamu harus berhati-hati Sanjay sangat pintar dan licik," ucap George.
"Kenapa memangnya?" Tanya Denny.
"Banyak orang mati ditangannya terlebih dia sangat pintar mengelabui," ucap George.
"Apa dia sering membunuh orang?" Tanya Denny.
"Ya, kalau membunuh tidak pernah dibunuh ditempat yang sama." George mencoba mengingat kejadian waktu itu.
George pernah mempunyai kekasih namun, kekasihnya ini berselingkuh Sanjay. George tidak terima lalu menghabisi kekasihnya itu. Sanjay dan George sering sekali perang dingin mereka selalu merebutkan sesuatu. George yang selalu kalah jika memusuhi Sanjay karena Sanjay terlalu kuat untuk dikalahkan.
__ADS_1
Bersambung....