
Sabrina yang berada di hole atas perintah Sanjay diperlakukan sama dengan perempuan yang ada di sana.
"Sialan! Sanjay beraninya dia melakukan ini sama aku." Matanya menyiratkan amarah dan tangannya mengepal.
"Sudahlah kamu itu sama dengan kita perempuannya Sanjay jadi jangan pernah berharap lebih dari itu," ucap Pricilia.
"Awalnya kita juga gitu, dinikmati, setelah dia bosan dibuang lah kita kemari," sahut Anna.
"Aku bedah sama kalian!" tegasnya.
"Biasa saja kali nggak usah ngegas!" timpal Sunny.
Di tempat lain ada Nadira yang menemui Ranny.
"Aku punya kabar bagus banget," ucap Nadira.
"Kabar apa?" tanya Ranny.
"Ada berita dari Sabrina katanya dia di masukin Hole, hahahha." tawanya pecah.
"Apaan itu?" tanya Ranny.
"Hole itu adalah tempat prostitusi." Nadira menjelaskan apa itu Hole.
"Wooow! Gila sih dia sampai kejebak di sana, kalau nggak salah itu tempatnya menyeramkan. aku baru ingat tentang ini ada yang memberitahuku," Ranny sedikit terkejut mendengar kata Hole karena menurut info yang ia dapat tempat itu sangat menyeramkan.
"Aku senang dia berada di penjara yang semestinya tempat yang layak untuk orang seperti dia," ucap Nadira.
__ADS_1
"Semoga saja dia sampai mati berasa di sana," ujar Ranny.
Mereka tertawa puas mendengar penderitaan Sabrina. Dan mereka percaya dia tidak akan bisa semudah itu keluar dari sana. Tempat seperti neraka di dunia pelacuran. Mereka seakan dirudapaksa di sana tanpa ampun.
"Kita tunggu dia akan jadi pemeran di film blue hahahaha." Nadira tertawa bahagia.
"Iya, katanya di sana juga suka nyebarin wajah wanita penghiburnya," ucap Ranny.
"Enggak bisa membayangkan bagaimana nasib dia saat di minta melakukan itu dengan berbagai macam pria yang beraneka jenis dan bentuk." Nadira memasang wajah jijik.
"Kalian ada apa sih? Heboh sekali kelihatannya," Denny bertanya tentang obrolan mereka yang terdengar dari luar ruangan.
"Ini loh, mantan Sugar Baby kamu, dia di masukin sama siapa itu?" Ranny mencoba mengingat nama itu.
"Sanjay," balas Nadira.
"Sanjay gembong mafia itu?" tanya Denny.
"Iya, Kamu kenal dia?" tanya Nadira.
"Enggak aku kenal saudara angkatnya namanya George, Sanjay itu diangkat sama papanya Mark, katanya dia itu dulu anak panti sering kabur-kaburan untuk ngamen atau apalah itu buat uang jajan, terus ketahuan mencopet setelah tidak dapat uang pas mau makan," Denny menceritakan kronologi itu.
"Dia orangnya sangat gigih dalam bekerja sampai mempunyai wilayah yang sangat besar dan dia juga berkerja sama dengan orang Jepang," ungkap Nadira.
"Dia itu katanya kejam banget dalam memperlakukan wanita yang setelah dia pakai, hampir semua penghuni yang ada di Hole itu pernah ia pakai dan setelah bosan dia buang ke situ, aku pernah ada klien yang nyewa penghuni sana dia menceritakan semua dari awal sampai akhir." Dengan wajah datar Denny menceritakan semua pada Nadira dan Ranny.
"Bisa ya mereka bertahan di sana? " tanya Ranny.
__ADS_1
"Iya bisalah kan mereka di sana kalau mencoba keluar malah apes, Sanjay berkipblat pada seorang bernama Kenichi, Tuan Kenichi di Jepang terkenal dengan kesadisannya memperlakukan wanita malam, semua rata-rata wanita di sana ia ambil dari kalangan bawah. Misalkan mereka berhutang tapi tak mampu membayar maka anaknya akan jadi jaminan, kegadisanya dilelang dan mereka mau ngapain saja sama anak itu terserah kalau sudah diambil keperawanannya ya sudah ada pilihan kamu di luar jadi sampah dan di hina orang atau gabung sama Kenichi? Kalau ada yang coba kabur sebelum transaksi kalian tahu nggak mereka di gantung dengan rantai dan diikat di kayu plafon rumah tanpa busana." Nadira menceritakan betapa biasanya orang-orang di sana memperlakukan wanita.
"Itu kalau nggak salah ada anak kecil juga'kan ya sekitar usia belasan, ada juga di film blue sekitar usia lima belas tahun sudah diajak main film seperti itu dan aku yang melihatnya sangat ngeri." Ranny bergidik mengingat tontonan itu.
Kenichi adalah mafia yang suka menjual beli atau melelang para gadis dibawah umur. Apalagi kehidupan di sana selalu bersaing ketat, penuh dengan persaingan antara para pelajar. Mereka selalu menawarkan uang kepada gadis-gadis belia itu dengan imbalan kesucian mereka.
Dia menargetkan tinggi jika gadis itu masih perawan. Siapa yang tidak tergiur dengan kemewahan? hanya modal ******* saja mereka bisa meraup untung jutaan, bisa membeli apa yang mereka mau, dari outfit handphone dan barang mewah lainnya.
"Kadang Sanjay sering ke sana dan mencoba gadis-gadis di sana. Kalian tahu Kenichi adalah pemegang saham di sebuah sekolah swasta elite di sana, prinsip dia jika kalian mau masuk sana tapi tidak mampu ya serahkan anak kalian. Tidak hanya perempuan tetapi juga laki-laki bedanya laki-laki di sana tidak ada harganya maksudnya tidak semahal gadis." Nadira menceritakan bisnis terselubung dari Kenici yang menyelinap di dunia pendidikan.
" Serem banget ya," ucap Ranny sedikit ngeri.
"Parahnya lagi ada dalam satu Minggu itu pendidikan sek*s, jadi mereka diajari ada gambar yang terpampang nyata ada videonya dari awal sampai akhir, mulai dari pemanasan sampai melakukan itu," Nadira menegaskan tentang rutinitas kegiatan di sekolah itu.
"Gila sih, kok bisa ya dia merusak generasi negaranya dengan cara seperti itu?" Ranny tidak habis pikir dengan apa yang di ceritakan Nadira.
"Semua demi uang dan bisnis, mereka akan melakukan segala cara demi meraup keuntungan tidak peduli dengan kerugian apa yang akan mereka alami, orang seperti mereka itu tidak pernah percaya dengan yang namanya karma. Bagi mereka karma hanya isapan jempol semata,"
"Terus pertanyaannya hidup kedepannya mereka seperti apa? Apa mungkin si korban ini akan melakukan hal itu sampai tua?" tanya Denny.
"Mungkin saja, kamu jangan salah kira ada kakek-kakek terkenal di sana aku lupa namanya sampek akhir hayatnya dia berprofesi sebagai aktor. Kalau yang nenek-nenek hampir tidak ada karena di usia empat puluh kebanyakan mereka meninggal. Dan meninggalnya itu karena terdapat infeksi di **** '*' atau semacam penyakit lainnya, kalau pun terkadang ada yang berhenti dan kembali ke kehidupan normal dengan menikahi orang biasa sampai pengusaha tapi ada yang hanya di jadikan Sugar Baby. Ada loh Sugar Baby tertua di sana namanya Lien Shu Xian," ungkap Nadira.
Nadira memang tidak terlalu lama bekerja dengan Kenichi tapi ia sangat tahu semua tentang Kenichi dari beberapa anak buahnya.Di balik sisi Kenichi yang colektor wanita, disisi lain dia juga penuh welas asih.
Bersambung ...
❤️❤️❤️
__ADS_1