
"sayang aku udah naik taxi"
"Loh kok naik taxi, sebentar lagi aku sampai apart, aku anterin aja oke"
"Aku gak mau ngrepotin kamu, aku berangkat ke kampus sendiri aja"
"Yaudah kamu hati hati"
"Iya, kamu kalo mau ke kantor makan dulu aku udah masak jangan lupa di makan"
"Iya sayang"
"Aku tutup dulu telfonya, i love you"
"Too"
Zeval membelokan mobilnya memasuki kawasan apartnya.
Zeval memarkirkan mobilnya, zeval menatap bingung seorang gadis yang tengah berada di halaman apartnya.
"Ngapain?" Tanya zeval setelah menghampiri gadis itu.
Gadis itu berbalik menghadap arah suara "kak zeval"
"Loh reyna, ngapain?"
"Mau ketemu kak zeval, kak zeval ada waktu" tanya reyna di akhiri senyumanya.
"Gue harus ke kantor, mending lo balik" zeval melenggang meninggalkan reyna.
"Kak, cuma sebentar doang gak bisa?" tanya reyna.
zeval menghentikan langkahnya, lalu ia menokeh ke arah reyna.
"gue sibuk"
"nanti reyna kesini lagi"
Zeval yang tadi menghentikan langkahnya pun kembali melanjutkan jalanya tanpa mejawab perkataan reyna.
Reyna menyunggingkan senyumnya saat zeval sudah memasuki apartnya "sebentar lagi ratunya lengser dan di gantikan oleh ratu yang baru" gumam reyna.
Entah apa maksud dari perkataan reyna itu "huh panas banget, mening pulang" setelah itu reyna pergi meninggalkan kawasan apartemen milik zeval.
...****************...
Vera yang baru sampai kampus langsung di tarik oleh nawa menuju kantin tanpa sepatah katapun.
sesampainya di kantin nawa meletakan buku catatan dan laptop di atas meja kantin.
"ver gue belum makan dari rumah, kita jangan kekelas dulu, kita makan dulu yah" ujar nawa
"Perlu gue pesenin?" Tawar vera.
"Demi apa, baik banget lo hari ini mau pesenin gue makanan"
__ADS_1
"Gue lagi baik salah lagi jahat apa lagi"
"Yaudah gue pesenin sekalian ya vera kuu teman ku tercintah"
"Hhmm" vera hanya menjawab dengan gumamnya.
Seperginya vera nawa pun membuka laptopnya.
Ddrrt ddrrt
"Halo" tanpa mengetahui siapa yang menelfon nawa langsung mengangkatnya.
"Lo di mana?"
"Gue di kampus ini siapa?" tanya nawa tanpa mengalihkan pandanganya pada layar laptop.
"Gue adit, makanya di liat siapa yang telfon"
"Oooh kenapa nanya gue ada di mana?"
"Gue pengin kumpul aja, gue lagi sama yang lain nih, lo sama vera gak"
"Gue lagi sama vera nih, kita lagi di kantin kalian ke sini aja"
"Siap" nawa mematikan sambungan telfonya.
"Nih pesenan lo" vera meletakan batagor dan teh manis di atas meja.
"Makasih vera" ujar nawa, mereka kini tengah berada di kantin.
"Eh ver lo gak pesen makanan?" Tanya nawa sambil memakan batagornya.
"Yeee mana ada puasa makan permen karet"
"Gue puasa gak makan nasi"
"Diet?"
" masih kenyang aja"
"Suami lo ngampus gak hari ini"
"Ngampus, Udah pulang dia, sekarang lagi di kantor"
"Eh ver tadi malem gimana?"
"Tadi malem?"
"Si reyna"
"Ya gak gimana gimana, tapi awas aja tuh anak macem macem gue lempar tuh anak pake bangku"
Nawa yang hendak membuka mulutnya ia urungkan.
"Kenapa lo, muka lo aneh banget kayak habis liat setan"
__ADS_1
"Ver, lo tengok belakang cepetan"
Vera mengernyit bingung "ada apa sih" vera menoleh kebelakang "d-dia" kaget vera.
"Ngapain dia di sini, gue kira dia udah pindah" kata nawa
Vera kini menghadap ke arah nawa "udah lah biarin aja"
"Ver ver dia ke sini" heboh nawa.
"Hah masa sih"
"Hai" sapa orang yang tengah di bicarakan.
Nawa dan vera kini menoleh ke arahnya "wah ternyata bener itu kalian, dari jauh gue kira lo nawa eh pas di samperin lo beneran nawa" ujarnya di akhiri senyumanya.
Mereka berdua hanya diam sambil menatap orang itu "guee duduk di sini boleh" izinya.
"Hah apa? Duduk di sini, silahkan" kata nawa mempersilahkan.
"Kalian apakabar lama ya gak ketemu"
"Kita baik, gue kira lo gak kuliah di sini lagi" kata nawa dan dia hanya tersenyum karna perkataan nawa.
"Gue pergi pesen makanan dulu" orang itu pergi meinggalkan nawa dan vera.
"Na kita pergi aja yuk" ajak vera.
"Gila lo, kalo nanti dia balik kita gak ada gimana, lagian makanan gue mubazir kalo di tinggal"
"Hai sahabat" tiba tiba adit datang dengan hebohnya.
"Do pesen makanan gih, laper nih" suruh adit pada dodo yang baru mendaratkan bokongnya.
"Yee lo main nyuruh nyuruh gue, pesen aja sendiri"
"Gue mager, je pesen gih" kini giliran adit menyuruh jeje.
"Pesen apaan" ujar jeje yang duduk di sebelah nawa.
"Samain aja kaya lo"
"Yaudah gue yang pesen tapi lo yang harus bayar"
"Tenang aja gue traktir kalian hari ini"
"Wih wih banyak duit nih" kata dodo.
"Baru gajian dari emak gue nih"
"Sekalian punya gue bayarin ya dit" kata nawa dan adit hanya menganggukinya.
"Gue pesen dulu" jeje pun berdiri dari duduknya.
"Hai" orang itu datang lagi dan mengejutkan yang lainya.
__ADS_1
Semuanya terdiam "kalian apakabar?"
siapa tuh, ada yg bisa nebak??