Semanis Janji, Sepahit Dendamku

Semanis Janji, Sepahit Dendamku
Mengundurkan diri


__ADS_3

"Aku harus pergi dari negara ini, karna mungkin ini jalan terbaiknya dengan kembali pulang ke kampung halaman ku. aku tidak ingin laki-laki penjahat kelamin itu menemukan atau mencari-cariku, entah kenapa semenjak kejadian buruk itu aku merasa dia akan mencariku."


Bunga Mulai berkemas serta menyiapkan surat pengunduran dirinya dari rumah sakit besar tempat nya bekerja selama ini.


Bunga menyimpan beberapa barang pemberian Devan, termasuk foto persahabatan dan kebersamaan mereka yang indah dulu. memasukan nya kedalam sebuah kardus dan menyimpan diatas lemari apartemen. dia tidak membawa barang-barang tersebut dengan harapan Bunga bisa melupakan Devan.


Pagi ini, dengan memantapkan hatinya. Bunga menyerah kan surat pengunduran dirinya ke pihak rumah sakit tempat nya bekerja. setelah itu dia pun berpamitan pada sahabatnya Veronika.


"Bunga apa kamu sudah yakin dengan keputusan mu ini?" ucap Veronika sahabat baiknya.


" Sudah, Vero. aku ingin berhenti dari pekerjaan Ini dan kembali kerumah kedua orang tuaku." ucap Bunga sambil Memeluk sahabat baiknya.


Meski berat, Veronika melepas Dokter Bunga untuk pergi, tanpa sadar air mata nya menetes sambil melambaikan tangannya.


"Semoga engkau sukses ditempat mu yang baru Bunga." gumam Veronika.

__ADS_1


Bunga melangkah memasuki bandara, sesekali dia mengusap air mata yang tidak pernah berhenti membasahi wajah cantiknya.


"Harapan ku untuk hidup bahagia bersama Devan sudah hancur hu...hu." seiring dengan langkah kakinya yang terayun pelan menuju ruang tunggu.


Bunga duduk diruang tunggu, sambil Berselancar dengan medsos untuk mengurangi kesedihan yang terasa sangat mendalam. tanpa sengaja dia menemukan lirik lagu yang sesuai dengan gambaran hatinya yang tengah terluka.


" Berakhir sudah impian cinta, tinggallah puing-puingnya..... mimpi yang indah tak jadi nyata dikikis ombak menerpa....,


Engkau yang dulu aku sayangi.... kini engkau pergi. mengapa aku engkau tinggal kawin.


Takdir diriku harus melangkah jauh darimu.


Andaikan aku Boleh bertanya?, adakah salah diriku? agar ku jauh dari prasangka rasa cemburu...Tiada salah dirimu kasih, salah pada nasib diriku sendiri..


Bunga tidak kuasa lagi, dia Langsung menyimpan ponsel nya sambil menangis pilu.memasuki pesawat terbang yang akan meninggal kan negara yang sudah memberikan nya kenangan buruk bersama laki-laki yang tidak dia kenal sama sekali.

__ADS_1


Bunga lebih banyak menunduk, menyembunyikan mata nya yang sembab dengan kaca mata hitam, dia tidak menghiraukan atau melirik sedikit pun seorang laki-laki tampan yang duduk disebelahnya, yaitu seorang CEO tampan dan sangat berkuasa Zerzio.


Zerzio yang semula mendapatkan kabar tentang kehidupan Bunga, serta niat gadis itu untuk pergi, segera bertindak cepat. dia tidak ingin kehilangan gadis yang sudah membuat nya resah, karena selalu teringat wajah cantiknya.


" Cepat siapkan penerbangan darurat, aku tidak ingin kehilangan bidadari ku ." perintah Zerzio panik.


"Baik tuan." jawab sang asisten setia nya.


Zerzio membatalkan semua pertemuan penting, termasuk beberapa proyek kerjasama nya. baginya saat ini Bunga adalah segalanya.


Dengan transportasi jet pribadinya, Zerzio berhasil sampai tepat waktu. dan dia pun mengambil penerbangan yang sama dan juga duduk disebelah gadis itu.


Terbesit rasa kasihan dan perasaan bersalah melihat Bunga yang terus menerus menangis.


" Ya tuhan, aku tidak menyangka perbuatanku telah membuat gadis ini begitu terpukul dan hancur. aku telah merusak kehidupan nya..maafkan aku cantik, aku berjanji akan mempertanggungjawabkan perbuatan buruk ku itu," ucap Zerzio sesekali melirik kearah Bunga yang masih menangis.

__ADS_1


__ADS_2