Semanis Janji, Sepahit Dendamku

Semanis Janji, Sepahit Dendamku
Kebahagiaan Meisya


__ADS_3

"Kak Devan, kamu sudah pulang.?" kedua belah tangan Meisya memegangi pipi Devan lembut, semenjak pulang dari bulan madu mereka yang romantis, Meisya masih mersa capek dan mudah lelah, sehingga gadis itu lebih banyak menghabiskan waktu dengan istrahat dan tidur.


"Iya sayang.!!" balas Devan membawa Meisya kepelukanya.


"Kok ngak bangunin aku kak, jika sudah pulang, kan bisa nyiapin makanan dan Kopo buat kak Devan" Meisya memonyongkan bibirnya membuat Devan gemas dan langsung mencium bibir itu.


"Aku tahu kamu masih capek sayang, lagian sudah ada pelayan yang membantu menyiapkan nya."


Kedua pasangan suami-istri yang saling merangkul, penuh cinta dan kasih sayang, yang menghiasi hari-hari mereka yang indah dan penuh kebahagiaan.


"Kruuugghh terdengar bunyi perut Meisya yang nyaring, sayang kamu udah lapar ya.?" ucap Devan meregangkan pelukannya.


"Iya kak, kita makan malam bareng yuk."


"Boleh." membimbing tangan Meisya menuju lantai bawah.


"Sayang besok kita ke dokter ya." ajak Devan.

__ADS_1


"Iya kak, mengingat aku suka sekali tidur, karena sering mersa capek dan mual." balas Meisya.


"Apa kamu sudah mulai hamil sayang?" tanya Devan harap-harap cemas.


"Entahlah kak, sebaiknya kita periksa dulu ke dokter." terang Meisya, mulai menyendok makanan sedikit saja, namun dia sudah mersa kenyang dan tidak berselera lagi untuk melanjutkan makannya.


"Sayang, kamu kok dikit banget makan nya. aku buatin susu coklat ya." bujuk Devan khawatir melihat kondisi istri tersayang nya.


"Iya kak." setelah minum susu coklat, mereka kembali ke kamar.


Dikamar, Meisya tidak merasa canggung seperti dulu lagi. dia bahkan lebih agresif membalas cumbuan Devan. meskipun kondisi kurang Vit. namun semua itu tidak membuat semangat dan gairah Meisya menurun. bahkan semakin meningkat akhir-akhir ini.


Hingga membuat keduanya kelelahan dan ambruk , mereka merebahkan tubuh saling berpelukan. dengan senyuman lepas dan bahagia tersungging dibir keduanya.


"Sayang, aku bahagia sekali memilikimu." bisik Devan.


Meisya hanya bisa mengguk mendengar perkataan Devan, sambil mengatur kembali pernafasan nya. karena dia merasa seperti habis lari maraton. yang saling berpacu.

__ADS_1


Ditempat lain, Zerzio yang masih mencoba memejamkan mata diapartemenya. hal pertama yang dilakukan Zerzio menatap layar ponselnya. berharap akan mendapatkan kabar dari orang-orang suruhan nya mengenai perkembangan pencarian Bunga. meskipun semula mereka berhasil melacak Bunga tapi ternyata terdapat kesalahan, sehingga mereka kembali kehilangan jejak.


Sekarang harapan Zerzio, tidak membuah kan hasil lagi. hingga dia *******-***** kepalanya frustasi dan mengusap kasar wajahnya.


"Kenapa pertemuanku dengan gadis itu membuat ku gila seperti ini, bayangan wajahnya terus mengikuti ku, ******* dan sentuhan tangan Bunga masih begitu terasa. aku bahkan sangat merindukan nya sekarang. tanpa memiliki foto atau pun benda gadis itu, yang aku miliki untuk mengobati rasa rindu yang sudah mulai bersarang di relung terdalam hatiku." Zerzio memegang dadanya yang seakan tersa perih dengan perasaan rindunya. bahkan gairah Zerzio muncul setiap membayangkan percintaan panjang mereka malam itu.


Zerzio tidak tahan, tanpa sadar tangan memegangi pusaka yang dimiliki nya, mengelus dan memanjakannya. sambil membayangkan wajah dan sentuhan Bunga.


Zerzio merasa sedikit lega jika telah melakukan hal itu, sambil berjalan menuju kamar mandi. dia ingin berendam dalam bactub.dengan air yang sedikit hangat untuk mengembalikan lagi tenaga dan kebugaran nya.


Zerzio memejamkan matanya, mencoba memberikan ketenangan pada pikirannya. tapi Bunga kembali dengan senyum terindah nya.


"Zerzio ku, bangun...!!!"


Pria tampan itu kembali tersadar, dia mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan kamar mandi itu.


"Aaaagghhh, dimana-mana aku seperti melihat mu Bunga.!

__ADS_1


Zerzio akirnya menyudahi mandinya, dan pergi meninggalkan lokasi tempat apartemen nya. dia ingin jalan-jalan dikota Besar itu. berharap dengan demikian dia bisa melupakan sedikit banyak masalah nya.


__ADS_2