Senja Milik Candu

Senja Milik Candu
Resepsi


__ADS_3

Candu menggunakan Hotel miliknya sebagai tempat resepsi pernikahannya dengan Senja.


Dengan di bantu oleh Surya yang pernah menyukai Senja.


" Enak banget lo can, nikah sama cewek idaman gue ". Ucap Surya.


" Sebelum senja mengenal lo , dia sudah resmi istri gue cuma ya namanya juga takdir dan lo mungkin akan di takdirkan sama wanita lain ". Ungkap Candu.


" Tapi gue nitip senja sama lo , jangan pernah sakitin dia lagi ".


" Yang nyakitin dia siapa ? tragedi itu adalah jebakan jadi tidak termasuk menyakitinya ." Bela Candu untuk dirinya sendiri.


" Yee, lo nikah sama senja sudah lama tapi tetap aja menjalin hubungan sama Aruni bahkan lo juga pernah *** - *** sama Aruni ehmm ngaku lo ". Ungkit Surya.


" Gue ga masukin milik gue , cuma yah sekedar bermain saja ". Kata Candu dengan santainya.


" Gimana ya kalo misalnya gue ceritain sama bini lo , asyik kali ya ". Goda Surya .


" Berani lo , coba aja ". Tantangnya seraya mengancamnya secara halus.


" Bercanda kali , lo sih serius mulu heran deh. Oh iya bos !! Reonald bilang dia mau kesini hari ini juga ". Kata surya.


Candu masih belum tahu jika Reonald selama ini mencintai Senja bahkan sampai saat ini pun tetap sama.


Di sisi lain , Amel pergi ke rumah senja untuk berkunjung.


" Taraaa !!!". Teriak riuh Amel.


" Gilakk ya mell gue jitak pala lo, bikin kaget mulu kebiasaan lo ". Omel Senja.


" Jitak aja sen , biar tuman !!! wkwkwk ". Sahut Zea.


" Ehem - ehem yang jadi kakak iparnya Senja nih pada akhirnya , gak nyangka gue ". Kata Amel.


" Itu namanya Jodoh , peak !!". Ujar Zea.

__ADS_1


" Sen , kakak lo bukannya tipe pria yang mendekati kriteria ustadz nih napa jodohnya model beginian ya mana suka urakan lagi ". Olok Amel.


" Cih gak ngaruh sama lo ya mel yang belom nemu jodoh wkwkw cucian deh lo mel , mel prihatin gue sama lo ".


" Entar juga nemu , eh sen suami lo gak punya kembaran ya ?." tanya Amel pada Senja.


" Napa jadi nanya suami gue , jangan - jangan selama ini lo ngincer ya ". Kata Senja.


" Kagak !! enak aja lo , gue gak mungkin juga ngambil punya lo . Gue cuma nanya aja udah posesif banget ". Gumam Amel.


Besok adalah hari resepsi pernikahan antara Senja dan Candu.


Hari ini candu kembali pulang ke rumah keluarga senja untuk mengajak senja untuk kembali ke rumahnya.


" Dek, ayo balik sekarang aja . Gak kangen apa sama kamar kita ". Kata Candu.


" Nanggung mas , gak nunggu besok aja sekalian ".


" Kamu gak pengen pulang ke rumah ya , baiklah tidak apa ". Kata Candu yang menampakkan wajah kecewanya.


" Mas , jika aku membawa Caca ? apa boleh ". tanya Senja.


" Kenapa dengan caca ?".


" Aku merasa keberadaannya disini tidak seperti dulu lagi , dia memang tidak memberitahuku secara langsung namun aku bisa menebaknya ". Kata Senja.


" Jadi karena caca ya , sayang kamu boleh membawanya ". Gumam Candu.


" Bener mas !!" . Ucap Senja dengan ceria.


" Iya ".


Senja segera pergi menghampiri awan dan Zea , namun nampaknya mereka sedang keluar.


Dan Cahaya , dia tidak seperti dulu lagi yang selalu ceria dan menggemaskan.

__ADS_1


seperti ada yang hilang dari dalam dirinya entah apa yang dia rasakan namun tidak menceritakannya.


Senja sangat menyayangi Cahaya seperti layaknya anaknya sendiri meskipun pada kenyataannya yang telah membunuh kedua orang tua Senja adalah Arina , Ibu kandung Cahaya.


Pesta Pernikahan Senja dan Candu sangat megah bahkan banyak yang turut hadir untuk memberi selamat .


Reonald pun turut hadir bersama Surya karena keduanya masih belum mendapatkan pasangan.


" Selamat ya atas pernikahan Kalian berdua semoga sakinah mawadah warohmah ". Ucap Reonald.


" Terima kasih pak Reo ". Kata Senja .


" Thanks bro Uda datang sepertinya Lo harus nyusul deh ". Kata Candu .


Lalu Reo menatap sendu ke arah Senja , dia tidak menyangka jika orang yang sangat di cintainya kini sudah menikah dengan sahabatnya sendiri .


Senja menyadari jika selama ini Reonald menaruh hati padanya namun memilih untuk diam tidak memceritakan pada Candu mengingat keduanya adalah sahabat karib.


Amel pun datang dan sudah bersiap untuk beraksi di pesta pernikahan Senja dan Candu .


" Senja selamat ya atas pernikahan Lo , tapi Uda jebol duluan kan wkwkwk ". Ucap Amel.


" Lo ati - ati kalo ngomong entar pengen kawin Lo . Sok tau aja ". Balas Senja .


" Hehehe , ya udah gue mau nikmati makanan gratis hari ini sepuasnya. " Kata Amel .


" Pasti Lo Uda nyiapkan kresek besar kan ". Tebak Senja.


" Kresek ? Untuk apa ". Sahut Candu yang mulai penasaran.


" Ehh Senja Lo jangan mempermalukan gue di depan suami Lo ya , tapi Lo bener juga sih Gue bawa kresek besar hehehe ". Jujur Amel dengan wajah polosnya .


" Dah sana pergi jangan sampai makanan nya abis terus nyalahin gue ". Usirnya .


" Yaya ".

__ADS_1


__ADS_2