
Kami memutuskan untuk pergi ke sebuah Restoran yang menjadi Favorit Keluargaku yaitu Resto Kenanga Indah .
Kami sekeluarga sering mengunjungi Restoran Kenanga Indah karena menurut Papa Sang Pemiliknya adalah Sahabat Karib Papa yang bernama Tuan Andi Bramasta.
" Zee mau pesen apa ? oh iya , disini gak ada bakso seperti di kantin kampus yaa ". Ujarku pada Zea.
" Tapi ini di menunya ada tulisan Bakso loh ". Timpalnya padaku sambil memberikan Menunya padaku.
" Ohh mungkin itu Menu baru ". Jawabku pada Zea karena setahuku disini tidak ada Bakso.
" Ya udah Sen, Pesen Bakso 1 , Steak Pedas 2 minumnya Es Teh ". Ucap Zavir.
" Ehh Stop Stop ? Aku mau 3 yaa Sen sepertinya Baksonya enak nihh ". Kata Zea yang sejak tadi memandangi Gambar Bakso yang menggiurkan.
" iihh Jangan sampek iler loh jatuh yaa terus bikin malu ". Lirihku pada Zea.
" Yaa yaa Nona Senjaa ".
Aku pergi menyerahkan Kertas Pesanan yang telah kutulis pada Mbak Pelayan.
" Ehh Nona Cantik ? Lama gak bertemu nih ". Kata Pelayan Laki-laki yang menyapaku.
" Iyaa , Lama soalnya Orang tuaku di LN mas". Jawabku pada Pelayan Laki-laki itu.
" Oh begitu rupanya ".
" Tolong agak lebih cepat ya hidangannya uda laper berat nih abis bogemin orang ". Ungkapku .
Pelayan itu seketika tercengang kala mendengar Perkataanku yang agak sedikit Mayak.
" Baik Nona Cantik ". Jawabnya dengan Lirih.
__ADS_1
Aku dan 2 sahabatku tersayang sedang menunggu hidangan yang telah kami pesan.
Akhirnya Pramusaji datang untuk menghidangkan Pesanan kami di meja.
" Wuihh Mantap kali nih makanan Sen , Gilaak kenapa baru sekarang Loe ajakin kitaa ya gak sih Zaa ". Kata Zea yang kegirangan plus menyalahkanku.
" Aku uda sering juga kesini ." Sahut Zavir.
" Hah ? Pantesan gak liat menu tadi ". Seloroh Zea .
" Zee , Ingat yaa kalo makan gak perlu ngajak setan . Santai aja , jangan bikin malu ". Gumamku pada Zea sambil mengingatkan.
" Beres Bukk ".
Kami bertiga menikmati Makanan yang telah dihidangkan , Benar-benar rasanya nikmat dan ngangenin kata Si Zea .
Selesai makan kami memilih untuk segera pulang karena sudah hampir larut bisa-bisa Kak Awan marah karena Aku pulang terlalu Malam.
Mobil Zavir memasuki Gerbang Rumahku .
" Langsung mandi dan tidur Sen , Byee Loph Lophh ". Kata Zavir .
Aku tidak menanggapinya karena terburu masuk kedalam Rumah.
" Dah Pulang dek ".
" Ya Allah Kak Awan apa sih bikin jantungku mau copot ajaa ". Omelku pada Kak Awan.
" Uda Sholat Isya belum , Kalo belum buruan gihh takutnya lupa . Awas loh kalo gal Sholat Kakak awasin nih dari sini ".
Kak Awan adalah Tipe Pria yang sangat rajin beribadah bahkan selalu cerewet untuk menyuruhku Jangan meninggalkan Sholat karena Sholat itu Wajib.
__ADS_1
*Drdrdrt*
Sepertinya Ponselku berbunyi ternyata itu Mama yang sedang memvideo Callku.
" Mama ?".
" Adekk Apa kabar sayang ? Mama Kangen banget sama kamu ".
" Benar begitu , Tapi dari kemarin gak kangen tuh ". Sindirku pada Mama.
" Ishh Anak Bungsu mama mulai Nakal yaa , Dek uda Sholat Isyaa kan ". Ujar mama.
" Udalah maa , Pak Ustadz lagi ngawasin tuh kalo Aku gak Sholat katanya mau diblokir ATM dan gak dibolehin Keluar Rumah dan Pake Mobil ". Aku mengadukan Kak Awan pada Mama.
" Ckckckck... Seru yaa liatin Adek yang tak berdaya gitu , wkwkwkkw ". ledek mama padaku.
" Mama ihh Kok gitu sihh.. malah balik meledekku ".
" Adinda Senja Wijaya Anak Bungsuku yang paling Cantik uda deh gak usah ngambek gitu Lebayy gak sihh ".
" Mama tuh yang sok ABG cara bicaranya ingat Usia maa jangan Alay ". Ujarku pada Mama.
" Masa sihh dek , Mama gak alay deh ".
" Maa , Papa mana sih kok gak ikut nimbrung pasti gak kangen yaa sama Adek ".
" Papa lagi di Kantor sayang . Ini mama lagi di Mansion Keluarga ".
" Ya udalah maa , Mama Adek uda ngantuk nihh Mau bobok ". Rengekku pada Mama.
" Yaa uda Dek Bener yaa Bobok gak boleh Begadang lagi ".
__ADS_1
" Ehmm ".
" Ya sudah Good Night My Bungsu Adinda Senja Wijaya ". Ucap mama lalu mematikan Sambungan Video Callnya.