
Candu datang untuk melihat apa yang telah terjadi .
" Mama , ada apa ini ?". tanya Candu.
" Sayang ". Lirih Aruni sambil berlari ke arah Candu dan memegang lengannya.
" Aruni jangan seperti ini , kamu seperti anak kecil ". Kata Candu yang menepiskan tangan Aruni.
" Candu ? bawa istrimu ke kamar agar tidak membuat mamamu marah ". Kata papa Andi.
" Membuat mama marah . Aruni apa yang kau lakukan hingga memicu kemarahan mama ". Kata Candu.
" Aku ... ahh tadi hanya kesalah pahaman saja kok ". Elak Aruni.
" Salah Paham bagaimana !! Mama, ada apa mengapa mama bisa marah pada aruni ". Tanya Candu .
" Dia lancang masuk ke kamar ini , mana boleh seperti itu jelas-jelas sudah disiapkan kamar untuknya ". Kata Mama Rani .
" Tapi aku sekarang istrinya candu mama tentu bolehlah , masuk ke kamar ini ". Ucap Aruni.
" Tidak boleh !! pokoknya tidak boleh , kamu bukan istri resmi candu ". Ketus Mama Rani.
" Aruni, apa yang dikatakan Mama benar kamu tidak boleh masuk seenaknya ke kamar ini ". Kata Candu yang membenarkan perkataan Mama Rani.
" Tapi mengapa tidak boleh . Bukankah sekarang Aku adalah istrimu ". Kata Aruni.
" Kalau tidak boleh ya tidak boleh , kamu ini seorang sarjana kedokteran tapi bodoh dalan segala hal ". Kecam Mama Rani .
" Kamu !! Mengapa kamu masih tidak mau mengalah ". Ketus Candu pada Aruni.
__ADS_1
" Sudah-sudah , ayo Ma kita pergi dari sini ." Ajak papa Andi .
" Candu , Mama tidak ingin wanita ini masuk ke dalam kamar ini karena tidak akan rela". Kata Mama Rani.
Candu menatap aruni dengan tajam seperti ingin menerkamnya bahkan tatapan itu tidak pernah didapatkan oleh Aruni sebelumnya.
" Jangan mencoba untuk memasuki kamar ini lagi , jika kau ingin tetap menjadi istriku mengerti !!". Ancam Candu pada Aruni.
" Tapi mengapa ? harus ada alasannya mengapa aku tidak boleh masuk ". Kata Aruni yang ngeyel.
"Karena kamu tidak berhak atas kamar ini !!".
" Apa karena kamar ini adalah kamar senja ". Tebaknya.
" itu bukan urusan kamu ".
" Mengapa aku merasa candu berubah sangat banyak sejak hidup bersama senja , aku tidak akan menyerah untuk mendapatkan cinta candu kembali ". Gumam Aruni.
Aruni kembali ke kamar sendirian tanpa candu bersamanya sedangkan candu pergi keluar untuk mencari ketenangan kebetulan bertemu dengan Zea sahabat senja.
" Pak candu Eh maksud saya Tuan candu ". Zea menyapanya lebih dulu.
" Kamu sahabat senja , Kalau tidak salah namamu Zea ". Tebak Candu.
" Benar Nama saya Zea , Mengapa Tuan candu berada di sini sendirian ". Kata Zea yang merasa penasaran.
" Kamu sendiri Mengapa berada di sini ".
" Saya, oh saya sedang menunggu seseorang hehehe ". Jawab Zea dengan gugup .
__ADS_1
" Ya, sudah aku ke sana !! ". Kata Candu.
" Terima kasih Tuan candu ".
Candu kembali mencari ketenangan dan Kedamaian Hati , Dia teringat saat-saat bersama senja .
Di sisi lain Zea sedang menunggu awan kakak senja untuk bertemu karena hari ini senja akan melakukan Vc dari luar negeri jika berduaan di dalam rumah maka akan menimbulkan hal-hal yang tidak tidak.
Untuk itu awan meminta Zea untuk bertemu di tempat ramai orang, setelah awan datang barulah dia memanggilnya .
" Kak awan di sini ". Teriak Zea sambil melambaikan tangannya.
" Apakah kamu menunggu lama ". Kata Awan.
" Tidak , baru 5 menit saya duduk di sini menunggu kakak ".
" Oh begitu baiklah , sekarang bisa menelpon senja ". Kata awan.
Zea segera membuka ponselnya dan melakukan panggilan sekaligus video call.
Ketika sudah melakukan video call barulah saling menyapa dan bercerita kebetulan candu mendengar suara senja yang dirindukan olehnya,
" Senja !! itu adalah suara senja ". Gumam Candu di dalam hatinya.
Zea menloudspeaker suara mereka saat melakukan komunikasi melalui ponselnya untuk itu candu bisa mendengar suara senja meskipun dari jarak yang tidak begitu jauh.
Diam-diam candu mengamati Zea dari jauh untuk memastikan.
" Awan Mengapa dia berada di sini bersama Zea , jangan-jangan mereka sedang melakukan video call dengan senja dan memang itu suara Senja ". Kata Candu.
__ADS_1