
Panji telah berhasil merebut semua harta dan perusahaan Wijaya yang telah di ambil paksa oleh Rendi maupun Aruna.
Ternyata mereka telah menggunakan pemalsuan atas nama Orang tua Senja , beruntung Panji dan Candu menemukan keganjalannya.
Bahkan Aruna sudah termasuk DPO karena tuduhan telah melakukan pembunuhan berencana atas meninggalnya Nyonya Shinta atau mama dari Senja yang notabene masih mertua aruna pada saat itu.
" Kak , bagaimana dengan semua bukti ? apakah sudah bisa di serahkan ke polisi ". Kata Candu.
" Semua sudah beres . Tunggu saatnya mereka akan berakhir , kisah keduanya pun tidak akan lama dan harus berakhir . Kamu harus mencari keberadaan Tuan Awan Wijaya". Saran dari Panji.
" Terima kasih kak , telah membantu menyelesaikan masalah keluarga wijaya ". Kata Candu.
" Tapi , maaf tidak bisa membantu menyelesaikan hubungan kalian . Kakak hanya berdoa semoga kamu dan Senja segera kembali seperti semula ." Ucap Panji.
" Semoga doa kakak terkabulkan ". Lirih Candu.
Candu harus mencari keberadaan Awan agar dia bisa menyaksikan langsung bagaimana Aruna di tangkap polisi dan di penjara.
Namun butuh perjuangan untuk menemukan awan yang sudah los kontak dengan Candu .
" Dimana lagi aku harus menemukanmu awan , pada siapa lagi aku harus bertanya ? Bimo tidak mungkin tahu apalagi Jeni ". Kata Candu.
Candu masih belum menemukan awan , namun ketika akan berjanjian dengan klien barulah Panji yang menemukannya.
__ADS_1
" Anda , Awan Wijaya ". Kata Panji.
" Benar , saya adalah klient anda yang di tugaskan oleh Ustadz Akbar untuk menemui anda ". Kata Awan.
" Sangat kebetulan sekali , apakah anda merupakan putra dari Nyonya Shinta dan kakak laki - laki Senja ".
" Anda tahu tentang keluarga saya Pak ". Kata Awan.
" Saya Panji Bramasta Putra dari Nyonya Rani lebih tepatnya lagi kakak dari Candu ". Gumam Panji.
" Oh seperti itu , jadi Perusahaan property ini milik anda ". Kata Panji .
" Benar , juga anak perusahaan yang di bangun langsung oleh Candu ". Ungkap Panji .
" Jika seperti itu saya sangat berterima kasih sudah merepotkan anda dan keluarga bramasta ". Gumam Awan.
" Tidak perlu sungkan lagi . Bukankah kita masih satu keluarga ". Kata Panji.
Panji segera mengabari Candu jika dia secara tidak sengaja bertemu dengan Awan Wijaya.
Awan menyaksikan langsung bagaimana Aruna di tangkap polisi dan Rendi telah kabur . Hanya tersisa Cahaya si gadis kecil yang harus menjadi korban kejahatan yang di lakukan oleh orang tuanya .
" Mas ". Lirih Aruna sebelum pergi dengan tangan terborgol.
__ADS_1
Namun Awan tidak memberinya muka untuk kesempatan berbicara dengannya .
" Aku titip caca untuk kali ini saja , kasihanilah dia mas . Aku memohon padamu karena dia tidak bersalah dan tidak tahu apa - apa . Sekali lagi aku memohon padamu untuk menjaga Cahaya ". Kata Aruna.
Dia di bawa pergi oleh beberapa polisi yang sedang menangkapnya.
Aruna di hukum dalam 25 tahun kurungan penjara .
Awan sangat lega karena semua peninggalan milik kedua orang tuanya sudah kembali ke tangannya.
Namun Rendi sudah berhasil kabur . Candu meminta pada Awan untuk mendukungnya dalam mengatasi masalah rumah tangganya.
" Awan , semua telah kembali kepadamu . Aku berharap kamu lebih teliti dan berhati - hati untuk ke depannya ". Kata Candu.
" Bagaimana dengan masalahmu ? Apakah sudah selesai ". Ucap Aawan.
" Belum , Aruna dan Aruni adalah adik kakak yang sama saja . Namun aku tidak akan membiarkan Aruni hidup dengan tenang dan untuk sementara aku akan menikahinya ". Jelas Candu .
" Aku percaya padamu , semoga ada titik terangnya ".
" Aku berharap kamu selalu mendukungku awan karena kamu tahu sendiri bagaimana hubunganku di rusak dengan mudah oleh Aruni bakan Zavir sahabat Senja membawanya pergi dari negara ini " . Gumam Candu.
" Jangan menyalahkan orang lagi , Jika dia jodohmu maka akan segera kembali dalam pelukmu ".
__ADS_1