Senja Milik Candu

Senja Milik Candu
Sedih


__ADS_3

Senja sudah tidak seperti dulu yang mudah rapuh karena Cinta.


Malam ini Candu bermalam di Rooftop tanpa ditemani oleh Senja.


Dia mendengar suara mobil yang menggema , begitu melihat kebawah sana malah dibuat terkejut .


" Senja !! Mau kemana dia malam-malam begini ". Kata Candu .


Candu merogoh Ponsel dari dalam celana Cargonya.


" Sial , Kenapa dirijek segala ". Panik Candu.


Malam ini Senja pergi ke Rumah Sakit karena Mama Rani mengatakan jika Mamanya sedang dirawat di Rumah Sakit maka dari itu dia terlihat sangat buru-buru untuk segera meluncur.


" Candu ? Lo, Kok kamu masih ada disini bukannya nganter Adinda ". Kata Mama Rani .


" Memangnya dia kemana maa ?."


" Kamu tidak tahu jika Mama Sinta saat ini dibawa ke Rumah Sakit , ini Mama masih menunggu Papamu datang ".


" Apa Maa ? Rumah sakit mana ". Mulai Panik.


" Ku Kira kamu sudah tau . Mama Sinta dirawat di RS Kasih Bunda ".


" Apa ?". Terkejut.


" Bagaimana kalo mama bareng kamu saja kesananya ". ucap mama rani.


" Bagaimana dengan Papa nanti jika terjadi kesalahpahaman lagi ".


Candu terkejut karena Rumah Sakit Bunda adalah tempat Aruni bekerja sebagai Dokter


Senja sudah sampai di rumah sakit dengan keadaan sedikit terisak karena melihat mamanya lemah tak berdaya.


" Ada apa dengan mama ?". lirih Senja .


" Mama kenak serangan jantung dan gagal ginjal ". ucap Awan dengan lirih.


" Mama ...hiks...hiks...". tangisan Senja pecah seketika.

__ADS_1


Papanya segera memeluk untuk menenangkan anak perempuan satu-satunya.


" Sayang , tenanglah . Berdoa untuk kesembuhan mamamu ". Lirih papa senja.


Kurang dari 20 menit , mama rani dan papa andi datang ke rumah sakit.


" Bimo , bagaimana keadaan sinta ?". tanya mama rani.


" Masih belum sadarkan diri ran ". jawab lirih papa senja.


Mama rani tidak tega melihat keadaan sahabatnya yang dipenuhi dengan banyak kabel dan selang .


Candu juga datang menyusul kedua orang tuanya melihat keadaan mertuanya .


" Candu." sapa awan pada adik iparnya.


" Bagaimana keadaan mama sinta ?".


" Hanya bisa berdoa dan memohon keajaiban agar mama bisa lekas sadar dan sembuh ". Jelas Awan.


Candu melihat Senja yang dipeluk oleh papanya , dia segera datang menghampirinya untuk menggantikan menenangkan senja.


" Paa , biar Candu saja yang menggantikan ". Ujar Candu.


Senja memindai pelukannya pada suaminya yang sudah siap untuk menjadi penopang .


" Mas". isaknya dengan lirih.


" Sudah jangan nangis lagi , mama pasti sembuh ". Lirih Candu.


Candu memeluknya dengan penuh kasih sayang bahkan membelai rambutnya dengan lembut dan sesekali mencium pucuk rambutnya.


Senja melingkarkan tangannya ke pinggang Candu dengan erat , dekapan candu sangat menenangkan hingga membuatnya terlelap.


*


*


*

__ADS_1


Sudah 2 hari tidak ada kemajuan dengan keadaan mama sinta , senja sudah terlihat lelah dalam menunggu mamanya sadar.


" Mas , aku izin tidak bisa masuk karena tidak bisa meninggalkan mama sendirian ". ucap senja dengan suara seraknya akibat nangis berkepanjangan.


" Kamu jaga kondisi , makan jangan sampai telat ya . Aku nanti kesini lagi lepas ada pertemuan dengan Klient ". Ujar Candu sambil memeluk senja .


" Iya , terima kasih mas ".


Candu pergi meninggalkan senja karena hari ini ada pertemuan khusus dengan klient .


Aruni menangkap mobil yang dikendarai oleh Candu .


" Kenapa ada mobil candu mangkir disini ? ".ucap aruni .


" Ada apa runi ?". timpal desi teman seprofesinya.


" Ada mobil canduku dibawah tuh , apa aku salah lihat ya ". gumam Aruni .


" Mungkin kamu sudah rindu kali , samperin aja ". ujar desi.


" Kamu bener juga ".


Elang sampai saat ini menghawatirkan keadaan senja yang tak kunjung masuk ke perusahaan .


Surya juga demikian , sudah menghubungi senja namun tidak ada feedback darinya .


" Zea , senja hari ini tidak masuk lagi ya ". tanya Surya pada Zea , sahabat senja.


" Mungkin pak , karena mamanya senja dirawat di RS katanya sih ". Jawab zea.


" RS mana ?."


" Waduh gawat nih , bisa-bisa kenak semprot sama senja kalau gue kasih tau pak surya ?". Gumam Zea dalam hati.


" Zea !!! kenapa kamu malah melamun sih ?". Ucap Surya.


" Ya , gak tau pak . heheee , Saya masuk dulu ya pak ".


Amel berpapasan dengan Zea yang kebetulan .

__ADS_1


" Zee , gimana nih ? mana pak elang nanyak mulu kek mulut emak-emak risih kan gue jadinya ". keluh Amel.


" Ya sama , gue juga gitu tapi kita harus ngomong apa lagi .".


__ADS_2