
Sudah 2 minggu lamanya Mas Candu belum ada kembali ke Tanah Air .
Ada rasa Rindu yang menghampiriku namun aku gengsi mengatakannya.
Mas Candu tak setiap hari mengabariku cukup 3 hari sekali karena dia bilang ada keterbatasan waktu.
Kuberanikan diri untuk pergi ke rumah Mama Rani untuk bertanya Permasalahan yang terjadi pada Bramasta Group.
" Semua gara-gara Panji nak , dia menjual hampir separuh Saham Perusahaan bahkan saat ini data Perusahaan di Hack oleh Orang tidak bertanggung jawab yang entah siapa , Candu sedang berjuang disana maka bersabarlah ."
" Iya ma , Aku benar-benar tidak tau tentang ini ".
" Pasti saat ini kamu sedang merindukannya yaa ". Goda Mama Rani padaku.
" Mama ?.
Untuk mengobati rasa Rindu ini aku pergi ke tempat Favoritnya , Rooftop yang berada digedung paling atas .
Hujan benar-benar menambah estetika di Rooftop milik Mas Candu.
Bagaimana tidak jatuh cinta nuansanya saja bagaikan berada di Puncak.
Menyegarkan mata dan Pikiran.
Aku sengaja mengunggah Foto untuk kujadikan Story WAku.
__ADS_1
Tidak perlu menebak-nebak lagi siapa orang Pertama yang akan berkomentar itu pastilah Si Zea ataupun Amel .
Tak perlu menunggu dikomentari kumatikan Data ponsel agar tidak menimbulkan keriwehan .
Dengan begitu orang yang melihat gambar yang kubuat story akan terus penasaran dan bertanya-tanya , hahahaha Jadi Penasaran Bagaimana si Zea yang cerewetnya minta ampun atau si Amel , Penggila Swafoto .
Hubungan Pernikahan kami sudah berjalan hampir setengah tahun , namun diantara kami masih belum ada kejujuran masing-masing .
Aku hanya mengenal Mas Candu kurang dari sebulan , namun dengan sifat Tidak tahu malunya malah membuatku tersentil dan terkesan nyaman .
Jujur saja aku mulai menyukainya walaupun tidak sepenuhnya.
Tidak tau dengannya dan Bagaimana Perasaannya padaku.
Liburan Kuliah sudah semakin dekat tapi sebelumnya harus berperang dengan Ujian dan berbagai Praktek Kejuruan untuk bisa melaju ke Semester 5 dengan nilai memuaskan.
Di Kampus.
Zea , Amel dan Zavir terlihat sedang menungguku di Parkiran Mahasiswa sepertinya bakal jadi Artis dadakan nih karena kedatangan Para Wartawan.
Belum juga ada keluar dari Mobil eh Si Zea sudah ketok-ketok kaca Mobil .
" Keluar Lo Sen ". Teriak Zea.
" Kalian datang jam berapa sih sudah stanby aja . Sengaja menungguku ya ".
__ADS_1
" Kenapa Lo gak ngaktifkan data lo hahh .. Katakan ke Gue kemarin Lo berada dimana ?".
" Zea ? Lo nanya yaa.. ". Godaku.
" Ehmm.. Senja Lo mah gak ngajak-ngajak kita , Lo mah tega bahagia sendirian ". Sambar Amel.
" Ya , Kalo bahagia rame-rame rasanya gak asyik kali yaa ." Sengaja ku buat mereka kesal.
" Senjaaa , Pokoknya Nanti lepas Ujian Lo bawa kita semua kesana mmm atau bisa bawa Gue aja deh ". Kata Zea.
" Heh.. Enak aja lo kata ya Zee ? Sen, Gue juga mau lah kan Lo pernah bilang dulu kalo mau ngajakin gue ". Sahut Zavir.
" Pokoknya Lo harus bawa Gue , titik ". Seru Zea.
" Eh Gue juga mau ". Sarkas Amel .
" Asal kalian tau yaa , itu Rooftop milik Temen Papa Gue taukk .. Kemarin Gue diajakin Papa sama Mama buat main-main ".
" Ya kali aja Lo mau kesana lagi bareng kita kan kagak masalah ". Kata Zavir.
" Dihh Maksa amat sih , Gue gak janji yaa takutnya yang punya rumah Ke LN ".
Dari Parkiran ke Kelas , Amel dan Zea tidak berhenti memohon untuk membawa mereka ke Rooftop milik Mas Candu.
" Udah diem !!". Sarkasku.
__ADS_1
Pak Reo sudah memasuki kelas dan memulai membagikan Kertas Ujiannya.
" Setelah ini ada Praktik untuk Sesi Wawancara berbahasa minimal bisa 3 Bahasa yaitu Bahasa Indonesia Formal , Bahasa Inggris dan Bahasa Pilihan . Kalian bisa memilih Bahasa Jepang ataupun Mandarin ". Jelas Pak Reo.