
" Menurutmu itu Lucu ya ". Ucapnya dengan tatapan sendu.
" Hmm Mas , Maafkan aku yaa telah salah paham . Tapi kamu salah juga kenapa gak ada inisiatif pendekatan gitu dan bikin aku jatuh hati ".
" Aku tau kamu bukan Wanita yang bisa langsung menerima begitu saja terlebih lagi kamu punya masalalu kelam yang membuatmu terhanyut pada kebencian meski itu bukan trauma ".
" Mas jangan sok tau ya , Mas juga bukan Pskiater ".
" Kamu pasti tidak percaya coba lihatlah ".
Dia menunjukkan Foto Wisuda S1 nya padaku dan begitu terkejutnya kala melihat Gelar yang disandangnya.
Aku melihat dengan sangat jelas nama yang terpampang di Slempang bertuliskan " Candu Bramasta , S.Psi .
" Mas , Kamu ternyata Dokter ya ?".
" Iya , Dokter Cintamu ".
Jawabannya membuatku salah tingkah lagi dan merasa malu karena telah menyepelekannya.
" Mmm.. mas , Maafkan aku ya . Aku tidak tau jika kamu adalah Seorang Pskiater tapi kenapa malah nyasar ke Pebisnis sih kan aneh". Kataku sambil melihat Wajahnya.
" Kamu nanya yaa ?". Suaranya menyebalkan seperti suara yang lagi viral , Kamu nanya yaa ..ishh Menyebalkan sekali.
" Mas gak usah ngikut trend itu jadi terkesan alay tau gak sih , Pria setampan kamu gak pantas berbicara seperti itu ". Omelku padanya.
__ADS_1
Dia malah tersenyum kala melihat aku sedang mengomel.
" Mas , kenapa senyum-senyum ".
" Kamu lucu , nggemesin ". Balasnya dengan mencubit-cubit kedua Pipiku.
Lalu , Kalian tau gak selanjutnya apa yang dilakukan olehnya.
Dia menarik Wajahku dan menangkup wajahku , sejenak memandangi wajahku dan kami berdua saling menatap satu sama lain .
Sumpah Rasanya aku juga tidak tahan dengan Pria tampan di depanku ini , Bagaimana bisa tahan melihat bibir sexynya yang berwarna merah jambu dan hidungnya aduhh ga bisa berkata-kata lagi .
Kami berdua benar-benar sangat dekat ya aku hanya diam saja ketika Wajahku ditangkup olehnya.
Aku tiba-tiba memejamkan mataku entah mengapa aku bisa seperti itu dan otomatis seperti memberi izin untuknya.
Entah dia ingin melakukan apa padaku,
Kurang lebih 5 menit dia masih menatapku. Bibirku tiba-tiba terasa sedikit basah ternyata dia sedang ******* bibir ranum milkku dan lebih terkejutnya lagi dia melakukannya semakin dalam bahkan menekan ceruk leherku .
ini adalah Ciuman Pertamaku dan Sensasinya Luar biasa bikin nagih.
Pertama aku tak bisa membalas perlakuannya karena belum mahir , aku hanya diam saja menikmati Perlakuannya .
" Mmmmm... ". Suaraku yang mulai susa untuk bernafas.
__ADS_1
Dia melepaskan tautannya agar membiarkanku bernafas.
" Hahhhhh... huhhh ." Benar-benar lega karena bisa bernafas panjang.
Tak lama kemudian dia menangkup wajahku dan melakukannya lagi.
Menciumku begitu lembut , lama-lama semakin bergelora saja hingga tubuhku di tuntun untuk berbaring di sebuah Sofa yang sangat empuk dan nyaman.
Dia semakin menekan tautan penyatuan kami bahkan sudah mulai berani meraba-raba.
Ya , Aku hanya diam saja karena sangat terbuai akan perlakuannya.
Bahkan aku mendesah , sial memalukan sekali .
" Aemmppbbb ". Suaraku ketika dia mulai meraba-raba kedua benda kenyal milikku.
Dia tiba-tiba menghentikan Permainannya kala mendengar Ponselnya berdering yang berulang .
Deringan pertama dan kedua tidak terhiraukan olehnya saking semangatnya melakukan permainan yang membuat kami lupa segalanya.
Bahkan dia sudah berani membuka satu kancing kemejaku .
Anehnya lagi , Aku memberikan leluasa untuknya karena aku juga sadar tengah menikmati dan sangat sangat terbuai akan perlakuannya itu.
iisshh kenapa Ponselnya berdering disaat waktu yang tidak tepat , entahlah pada saat itu aku merasa kesal . wkwkwwk
__ADS_1