
Pagi Harinya Senja dan Zea berangkat bersama ke Kantor .
Hari ini secara kebetulan keduanya bertemu dengan Aruni yang akan pergi ke Ruangan Candu .
Aruni melengos membuat Zea Mengernyitkan dahi .
" Siapa sih ?". Kata Zea.
" Gak kenal juga " .
" Sinting kali tuh cewek ".
" Ya ".
Mereka masing-masing pergi ke Ruangannya.
Sebelum melakukan Pekerjaannya , Senja membersihkan Ruangan Personalia karena dia sadar diri hanyalah anak magang meski sebenarnya adalah Nyonya Candu Bramasta.
" Pagi Senja ?". Sapa manis Elang.
" Lho kok Pak Elang bisa ada disini ".
" Iya mau ambil berkas karena hari ini ada Rapat Intern ". Kata Elang .
" Oh , Tapi Pak Surya belum datang ".
" Kan ada Adik Macan yang bisa menolong Mas Elang ". Ucapnya sambil senyum-senyum.
" Roarrrr !!". Suara Senja menirukan Macan.
Elang terkejut namun setelah melihat Senja tertawa tiba-tiba hatinya meleleh begitu saja.
" Andai saja Aku dibagian Surya pasti setiap hari bisa melihatmu tersenyum , tertawa seperti tadi ". Gumam Elang.
" Mungkin berkasnya yang ini Pak , Kemarin aku yang menyusunnya ".
" Benarkah ? Wah , Aku cek dulu ".
Elang memeriksa Berkasnya dan sangat puas dengan Hasilnya.
" Ya sudah Mas Pergi dulu yaa.. Adik Macan ".
Selepas Elang pergi barulah Senja kembali beraktifitas.
Elang pergi ke Ruangan Candu yang tidak sengaja melihat mereka berpelukan .
" Auhhh... Sorry ? Aku benar-benar tidak melihat apa-apa hari ini ". Kata Elang.
" Aruni , Kamu bisa duduk di Sofa dulu karena hari ini akan diadakan Rapat intern ".
" Baiklah ".
" Lo gak ada Jadwal Kerja Run ". Tanya Elang pada Aruni.
" Hari ini Gue masuk Sore ".
" El, Mana Berkasnya biar aku periksa dulu ". Kata Candu.
__ADS_1
" Nih , Gue yakin lo akan terkejut-kejut melihat susunan dari berkas ini ". Ucap Elang.
Candu mulai membuka berkas itu dan melihat isinya.
" Lumayan lah ".
" Apa ? Lo kate ini Lumayan . Hah , Dasar penglihatan lo buruk ". Ejeknya.
" Serah Lo deh , Jam berapa rapat akan dimulai ".
" Jam 9 . Semua sudah disiapkan . Gue mau keluar dulu dan Kalian bisa lanjutkan kembali yang tadi itu masih tersisa 1 jaman ".
Elang segera bergegas pergi keluar dari Ruangan Candu.
" Pak El , Ini adalah Pengajuan Cuti saya selama 3 bulan mendatang ". Ucap Sekretaris CEO yang bernama Milda.
" Oke , Jangan terlalu capek Mil dan banyak pikiran Mil semoga Bayi lo sehat selalu ".
" Terima Kasih Pak El ".
Sekretaris CEO sudah memberikan Pengajuan berkas untuk Cuti karena menindak Kehamilannya yang sudah membesar dan segera melahirkan.
Setelah Rapat selesai dilaksanakan , Elang memberikan berkas pengajuan cuti dari Milda.
" Segera carikan secepatnya pengganti sementara Milda ". Ucap Candu.
" Beresss Bos , Gue sudah nemu Kandidat terbaiknya ".
" Bagus ".
" Oke , Aku akan meminta Milda membuatkan Surat Perintah ".
* Cklek*
" Hallo Adik Macan , Selamat Siang ?". Sapa Elang pada Senja.
" Ngapain kesini . Mau goda Senja ". Sindir Surya.
Perlahan menutup pintu lalu berjalan gontai ke arah Surya.
" Nih ". Menyerahkan berkas.
" Apa !! Ini pasti akal-akalan Lo kan ".
" Yayaya Kalok Lo gak terima silahkan protes langsung jangan ke Gue ".
" Sialan Lo El ".
Surya sangat kesal karena Senja harus dipindahkan menjadi Sekretaris Sementara Ceo.
" Besok Milda mulai cuti jadi Senja bisa gue bawa oke ".
" Mau bawa saya kemana Pak ". Sahut Senja.
" Ke Pelaminan Neng ? Gimana ?". Goda Elang .
" Cuihhh !! Uda berapa banyak Lo ngegombalin Wanita ".
__ADS_1
" Baru kali ini aja Sur yang bener-bener serius". Kata Elang sambil melihat ke arah Senja.
.
.
.
Senja kembali ke Rumah Keluarga Bramasta.
saat ingin membuka pintu ternyata berpapasan dengan Belva.
" Hai Adik Ipar ". Sapa Belva.
" Hm,. minggir deh , Gue mau masuk ". Ketus Senja.
" Oh yak ampun dasar gak punya sopan santun ".
Setelah Senja masuk barulah Candu yang menyusul .
Belva terkejut ketika berpapasan dengan Candu, betapa rindunya dia saat masih bersama dengannya .
" Candu ". Lirih Belva memanggil Candu.
" Kamu memanggilku ".
" Hanya menyapa saja apakah tidak boleh ? Oh iya semoga langgeng yah sama Senja jangan sampai dia tersakiti seperti aku ".
" Maksut kamu apa ?".
" Iya gak ada maksut kok ."
Senja mendengar Perkataan Belva yang ditujukan pada Candu, begitu melihat keberadaan Senja barulah Candu langsung menghampiri.
" Uda pulang ?". Kata Candu.
" Iya , Aku mau pergi ke Mama dulu ".
" Tunggu . Tadi itu ?". Berusaha menjelaskan.
" Nanti saja kalok mau menjelaskan , Aku ada urusan sama mama ".
" Baiklah ."
Perasaan Senja mulai tidak enak namun segera dibuang olehnya.
Selesai berbincang dengan Mama Rani , Rasanya belum siap untuk kembali ke kamar karena tidak ingin mendengar penjelasan dari Candu.
Namun , Candu malah datang untuk menjemput Senja dari Kamar Mama Rani dan dengan terpaksa untuk menghindari Kecurigaan yang sedang terjadi barulah mereka pergi ke Kamar bersama-sama.
" Aku tidak bisa tidur ?". Kata Candu.
" Ini sudah malam mas , Aku capek ? Boleh kan aku tidur duluan ."
" Tapi aku harus menjelaskan dulu , Belva adalah Mantan Pacarku ketika SMA dulu ". Ucap Candu dengan Lirih.
" Ya , Sudah kuduga . Dia menikah dengan Kak Panji apakah ada Unsur CLBK ".
__ADS_1
" Mana mungkin ".