Senja Milik Candu

Senja Milik Candu
Papa !!


__ADS_3

Jeni dan Bimo sedang menunggu kedatangan Candu di Cafe Viral miliknya.


Kurang lebih dari 15 menitan Candu sampai di tempat.


" Kalian sudah lama menunggu ". Ujar Candu.


" Lumayan , sekarang lo duduk dan tenangkan pikiran ". Kata Bimo.


" Candu , apakah lo tau jika Aruni dan Aruna adalah bersaudara ?". Ucap Jeni .


" Aruna ? ". Kata Candu yang seperti tidak asing untuknya.


" Ya , dia Kakak ipar senja lebih tepatnya istri dari kakaknya senja ". Jelas Jeni .


" Jadi mereka saudaraan !! bahkan keduanya sama-sama memiliki sifat licik ". Kata Candu.


" Gue sudah menemukan pelaku pembunuhan Nyonya Shinta yaitu Aruna yang notabene adalah menantunya ". Ucap Jeni .


" Jangan-jangan dia juga yang membuat papanya senja drop hingga memicu terjadinya serangan jantung ". Ungkap Candu.


" Dan ini masih berputar-putar dalam lingkup yang saling terhubung , Candu maaf tentang Aruni sebenarnya waktu itu gue mau ngejelasin semua pada lo ". Sahut Bimo.


" Ya sudah , bagaimana menurut kalian jika kita secepatnya mengungkap Aruna ini dalam keluarga Senja . Aku tidak tega melihatnya terus saja menangis di rumah sakit ". Ungkap Jeni yang merasa Iba pada Senja.

__ADS_1


" Gue pusing dengan masalah kehamilan Aruni mana bisa fokus dengan Aruna , rumah tangga gue bahkan diambang kehancuran jika sampai aruni menang ". Ucap Candu .


" Candu , tenanglah . Lo adalah sahabat kita maka akan senantiasa berbagi untukmu . Masalah Aruni akan ditangani oleh Mas Bimo karena dia selaku Direktur rumah sakit dan Aruna biar gue saja yang mengatasinya ".


" Mengapa masalah Aruni harus gue yang mengatasi ?". Protes Bimo.


" Karena Aruni adalah dokter . Dia berkerja di Rumah Sakitmu jadi seharusnya sangatlah mudah untuk mencari tahu benih siapa yang tertanam di rahim Aruni ". Jelas Jeni.


" Sayang , itu masalah privasi haruskah melangkah ". Kata Bimo.


" Kalo merasa kebeeratan tidak apa-apa kok bim , gue akan mengatasinya sendiri ". Lirih Candu lalu pergi begitu saja meninggalkan kedua sahabatnya.


Jeni memarahi Bimo karena dia sama sekali tidak bisa menjaga perasaan Candu .


" Sayang , aku benar-benar tidak bisa berada dalam posisi ini , Zavir ternyata mencintai Senja ". Gumam Bimo.


" Ya tapi Senja itu udah jadi istrinya Candu , Mas harusnya tidak memihak pada Zavir ". Ucap Jeni.


Bimo langsung terdiam kala Jeni menskak mati perkataan dari Suaminya .


Sudah satu hari Senja dan Candu tidak tidak satu atap karena insiden kehamilan Aruni .


Papa Senja sudah sadarkan diri dan mulai sedikit berbicara.

__ADS_1


" Senja , Awan ? papa hanya ingin mengatakan pada kalian , tolong saling menjaga diri ". Ujar Papa Senja.


" Tentu pa , papa harus sembuh agar bisa beraktifitas kembali ". Ucap Awan.


Senja dan Awan sudah mulai agak tenang karena papanya membaik.


Namun pada malam harinya kondisi baiknya menjadi turun drastis .


Papa Senja dinyatakan Kritis , Jeni secepatnya mengambil tindakan untuk menyelamatkan papa senja.


Berulang kali Jeni menyetrum bagian dada Papa Senja hingga pada akhirnya pun menyerah.


Jeni segera keluar dari ruangan dengan wajah yang lesuh bahkan tak berdaya.


" Kak Jeni bagaimana keadaan papa ? papa sudah membaik lagi kan ". Tanya Senja sambil memegang tangan Jeni.


Jeni menggelengkan kepalanya sebagai tanda jika papa senja sudah pergi menyusul mama nya.


" Papa !! papa !!! ". teriak histeris Senja.


" Ya allah , innalillahiwainnailaihirojiun . Papa semoga segala amal ibadah terima oleh Allah . Kini papa sudah bisa tenang berama mama ". Kata Awan.


Senja langsung terkulai dan tidak sadarkan diri .

__ADS_1


Awan segera membawa Senja ke kamar pasien untuk diperiksa oleh Jeni.


__ADS_2