
Zea dan awan terlalu asyik mengobrol dengan Senja melalui via handphone.
Candu segera menghampiri Zea dan Awan bahkan mengejutkan keduanya.
" Stt ". Kata Candu yang meminta Zea dan Awan untuk diam.
Zea hanya menganggukan kepalanya , hal itu membuat Senja merasa aneh dengan tingkah yang di lakukan oleh Zea.
" Zee , tahun depan Gue akan kembali ". Kata Senja.
" Tahun depan masih sangat lama Senja . Ya kali kalo bisa lompat ke tahun depan bisa ketemu sama Lo . Udah gak terbendung nih rasa kangennya ". Kata Zea.
" Ahh Lebai loh Zee persis kek Mas ca--- ". Senja hampir keceplosan.
" Apa -- Lo bilang gue kek mas ca . Mas siapa sih , hayo lo mau bilang mas Candu ya . Ehemm lo kangen kan sebenarnya ." Goda Zea ada Senja.
" Iihh mana ada kangen sama laki orang wkwkwk enggak , enggak ada kangen lagian gue disini uda nemu calon kok ". Ungkap Senja.
" Serius Lo sen ? ". Ujar Zea.
" Iya , eh mana kak awan kok gak ikut nimbrung lagi sih ".
" Kak Awan masih ke toilet ." Kata Zea yang terpaksa berbohong.
__ADS_1
Candu mendengar suara Senja bagaikan menemukan sebuah ketenangan , kali ini dia semakin terhibur akan suara senja meskipun sempat mengatakan jika Senja tak merindukan Candu.
Dan menyatakan jika sudah menemukan calon yang baru untuknya.
Awan mengajak Candu untuk berpindah tempat karena ingin membicarakan sesuatu .
" Candu , kamu tidak perlu khawatir dengan perkataan adikku . Bahkan dia hanya bercanda saja jangan di masukkan ke hati ". Kata Awan.
" Tidak masalah awan , mendengarkan suaranya saja sudah merasa tenang . Aku sangat beruntung ". Ucap Candu.
" Bersabarlah hingga kebahagiaan menghampirimu ". Kata Awan yang menepuk nepuk punggung Candu.
" Terima Kasih ".
Aruni menunggu Candu yang masih belum ada tanda- tanda pulang.
" Candu kemana sih , gini amat setelah nikah gak ada malam pertama . Tapi aku tetap mau berusaha menahlukkannya , anak ini akan menjadikan hubungan kami semakin dekat ". Kata Aruni.
Belva dan Panji berkunjung ke rumah kedua orang tuanya, mereka mendapati Aruni yang sedang duduk di luar .
" Ehmm ada wanita yang maksa banget jadi seorang istri nih wkwkwk cucian deh nasib lo , bagaimanapun juga hasil dari merebut itu gak akan lama loh ". Sindir Belva.
" Lo ya kalo ngomong bisa sopan dikit , pantas saja dulu Candu ninggalin lo dan milih gue ". Jawab Aruni tak mau kalah.
__ADS_1
" Cih PEDE amat lo , lagian itu udah masa lalu yang mana saat lo masih di manja - manjakan di sayang - sayang tapi sekarang duhh kenak karma deh kayaknya mana di saksikan sendiri sama gue ". Ucap Belva yang mengingatkan Aruni ke masa lalunya.
" Sayang sudahlah , lagian sebentar lagi dia tidak akan lama kok. Candu sudah cinta berat sama Senja ". Sahut Panji.
Aruni benar - benar tidak kuat menahan rasa sakit hatinya kepada Kedua pasangan suami istri yang sedang mengucilkannya.
Candu datang dengan mood yang baik karena semalaman mendengarkan suara Senja .
" Candu ." Beo Aruni menghampiri Candu.
Namun Candu tidak menghiraukannya malah meninggalkannya begitu saja . Hal ini membuat Aruni pantang mundur untuk mendekati Candu.
" Lo napa ikutin gue sih , sudah sana kalo gak mau di KDRT in . Mau lo di KDRT in hah ". Bentak Candu pada Aruni.
" Candu , kenapa kamu ngomong begitu sih ?". Gumam Aruni.
" Lo pantas mendapatkannya !!". Kata Candu .
Candu masuk ke dalam kamarnya sendiri dan menutup pintunya dengan kasar hingga membuat Aruni kaget.
" Loh kok di kunci sih ? Candu bukak pintunya aku mohon candu ". Teriak Aruni .
Hampir setiap hari Aruni di perlakukan dingin dan cuek di rumah Candu , bahkan Candu pernah menamparnya karena Aruni berani memasuki Kamarnya dan membuang foto senja .
__ADS_1
Candu murka dan hampir mencekik leher Aruni hingga menangis tersedu - sedu , sungguh banyak penderitaan yang telah dia dapatkan selama menikah dengan Candu dan tidak pernah mendapat kebahagiaan meski dirinya banyak berharap.