Senja Milik Candu

Senja Milik Candu
Terbang ke LN


__ADS_3

Masih ada waktu 2 jam untuk berpamitan pada Kakaknya .


Dan Zavir pun menyiapkan semua perlengkapannya di bantu oleh Zea.


" Kak, Aku akan pergi tolong jaga diri baik - baik ya dan jangan memikirkan aku ". Gumam Senja.


" Mana mungkin kakak tidak memikirkanmu , intinya kamu harus jaga diri . Semoga sukses oke ". Ucap Awan pada Senja.


Hari ini Jeni pulang untuk mengambil barang yang tertinggal di rumahnya.


Dia melihat senja di rumahnya bersama awan dengan cepat memberi kabar pada Candu.


" Hallo candu , kamu cepatlah ke rumahku karena Senja ada disini ". Kata Jeni dalam telponnya.


Zavir menangkap basah kakak iparnya yang sedang memberi kabar pada Candu jika senja berada di rumahnya.


Dengan waktu yang kilat Zavir segera memberitahukan Zea agar secepatnya pergi dan Zea diperintahkan untuk lewat pintu belakang membawa barang miliknya supaya Jeni tidak curiga.


Zavir sengaja menelpon Senja untuk memberitahukan tentang Candu yang akan hendak pergi ke rumahnya hari ini juga.


" Kakak , Sekali lagi aku pamit . Jaga diri baik-baik ". Pamit senja pada kakaknya.


Dia segera bergegas pergi agar Candu tidak mencegahnya.


" Ayo kita segera berangkat secepatnya ". Ujar Senja.

__ADS_1


" Baiklah ". Jawab Zavir yang mulai mengemudikan mobilnya.


" Zaa lo kok bisa tahu jika dia akan ke rumahmu ". Tanya Senja.


" Kak Jeni menelponnya , untung saja ketangkep basah tuh kakak ipar ". Kata Zavir.


" Kalian bener - bener akan terbang hari ini kan , gue gak lagi ngimpi kan ". Ucap Zea .


" Lo keberatan ya Zee , ya sudah Zaa kita batalkan aja deh keberangkatan kita biar sekalian aja dia bahagia melihat gue di sakitin sama dua pasangan haram yang sebentar lagi akan memiliki seorang anak ". Jelas Senja.


" Ehh bukan itu maksutnya . Gue bakalan kangen banget sama kalian . Pokoknya asal sahabat gue pada bahagia pasti gue dukung sepenuhnya ". Ujar Zea.


Kurang lebih 15 menit mereka telah sampai di Bandara .


Senja berpelukan dengan Zea sebagai tanda perpisahannya.


" Bener yaa janji ". Ucap Zea.


" Yaa Janji , pokoknya lo gak boleh kawin dulu sebelum gue balik kesini oke ".


" Ehmm , Zavir awas ya lo kalo gak bener jagainnya ". Ancam Zea pada Zavir.


" Beress bos !". Kata Zavir.


Sementara Candu sudah sampai di rumah Zavir , kebetulan bertemu dengan Jeni .

__ADS_1


" Jen , mana Senja ?". tanya Candu.


" Dia tadi sama kakaknya di gazebo depan. tapi sekarang dimana ya ?". Jeni mulai bingung.


Candu mencari keberadaan Awan namun tidak ada tanda - tanda keberadaannya bahkan semua barangnya tidak ada di kamar tamu.


Candu menemukan sebuah surat yang kemungkinan di tulis oleh Awan untuk Bimo yang mengatakan jika dia terpaksa berpamitan pergi melalui sebuah surat.


Di baris akhir menjelaskan dia akan bekerja untuk adiknya agar bisa membiayainya kuliah di Luar Negri .


" Keluar Negeri , Senja !!! ". Candu terhentak kala menemukan sebuah kenyataan jika Senja akan kuliah ke Luar Negeri.


Candu segera menemui Jeni untuk memberitahukan jika Awan sudah pergi dan Senja kemungkinan bisa berangkat hari ini ke Luar Negeri.


Sekujur tubuh Candu gemetaran karena dia begitu shock.


Jeni segera menghubungi pihak penerbangan untuk hari ini dan menanyakan atas nama Adinda Senja Wijaya .


Dan Jeni pun terkagetkan mendengar langsung dari pihak penerbangan jika penumpang bernama Adinda Senja Wijaya melakukan penerbangan hari ini ke Negeri Los Angeles bersama Zavir Atmaja .


" Ba -- bagaimana Jen ?". tanya Candu.


" Sen -- senja sudah berangkat ke Los Angeles baru saja pesawatnya terbang ". Ungkap Jeni dengan lirih.


Candu tidak bisa lagi menahan tubuhnya dia terjatuh lemas di lantai dengan posisi setengah duduk.

__ADS_1


Matanya terpenjam lalu berteriak memanggil nama Senja.


Jeni sengaja tidak memberi tahu Candu jika Senja pergi bersama Zavir karena kemungkinan besar masalahnya akan bertambah rumit lagi.


__ADS_2