Senja Milik Candu

Senja Milik Candu
Ketahuan


__ADS_3

Hari ini Milda Sang Sekretaris CEO Bramasta Group sedang cuti dan untuk sementara Senja yang menggantikannya.


" Jadi aku dipindahkan nih Pak ". Kata Senja pada Surya.


" Benar . Ayo akan kuantarkan ".


Surya mengantar Senja ke Ruangan Milda saat ini yang berada di depan Pintu Ruangan CEO.


" Bekerjalah dengan baik oke ". Kata Surya .


" Baik Pak Surya ".


Senja belum tau jika saat ini dirinya sebagai Sekretaris Ceo untuk sementara.


" Kucari-cari eh ternyata ada disini ". Kata Elang.


" Pak Surya yang mengantarku kemari Pak ".


Tiba-tiba Candu keluar dari Ruangannya bersama Aruni.


Candu terkejut begitu melihat Wajah yang tak asing untuknya sontak saja langsung melepas tangan Aruni yang dipegang erat olehnya.


" Sayang , Ada apa ? Kenapa kamu terkejut melihat dia ". Kata Aruni.


" Karena Dia lebih cantik dan lebih muda dari Lo , wkwkwkwk ". Ejek Elang.


" Kurang ajar banget Lo El , Sayang ini cewek juga sama kek Elang kurang ajar . Dia pernah ngebanting Aku ". Ungkap Aruni.


Elang dan Candu langsung melotot karena mendengar Pengakuan dari Aruni namun tidak pada Surya yang tau kejadiannya.


" Surya juga saksinya kok , Iya kan Sur ?". Imbuh Aruni.


" Iya , Memang Saya yang melakukannya . Semua itu karena saya tidak sengaja dan itu Reflek ". Pengakuan Senja.


" Sudah kuduga , Adik Macanku tidak akan seperti itu ". Sambung Elang.


" Adik Macan ? Wah , Pantas saja kelakuannya kek Macan ihh Enggak benget ".


Candu tidak berhenti menatap Senja bahkan keduanya saling menatap satu sama lain.


Senja merasa salah karena tidak jujur pada Candu jika dia magang di Perusahaannya.


Candu merasa salah karena tertangkap basah berduaan dengan Aruni bahkan keluar dari Ruangannya dengan menggenggam tangan Aruni layaknya pasangan .


" Sudah-sudah , Elang ? Apa dia disini sebagai ganti Milda ". Kata Candu.


" Iya ".


" Apa !! Aku tidak setuju sayang , sebaiknya kamu ganti dan cari yang lain karena dia sangat tidak pantas hanya mengandalkan Kecantikannya saja bisa saja dia menggodamu ". Kata Aruni.

__ADS_1


" Jaga bicara Anda ". Ketus Senja.


" Ehh Lo berani bentak gue !! Lo tau siapa gue hahh Gue ini Calon Nyonya Candu Bramasta ngerti Lo , Dasar Macan Betina ".


* Plak *


Senja menampar Aruni di depan Candu , Elang dan Surya.


Candu segera membawa Aruni pergi menjauh dari hadapan Senja .


Elang dan Surya keheranan karena sama sekali tidak marah bahkan mengamuk pada Senja.


" El , Kenapa dia tidak membela Aruni ya ".


" Silahkan Bapak Surya dan Bapak Elang jangan mengganggu Konsentrasi Saya ". Kata Senja.


Senja merasa sakit hati namun tidak sesakit saat bersama Rehan .


" Gila , 2X dikhianatin Pria . Sialan !! Kenapa hidup Gue gini amat sih ". Ucapnya dalam hati.


Candu kembali dan menghampiri Senja di tempatnya.


" Cepat ke Ruanganku sekarang ." Ucap Candu.


" Oke ! ".


Ketika Senja masuk ke Ruangan CEO pertama kali dan langsung saja dikunci Otomatis oleh Candu.


" Kenapa tidak mengatakan dari awal ".


" Itu terserah aku ".


Candu mulai naik darah dan mendekati Senja .


" Jadi kamu sudah tidak mengganggap aku sebagai Suamimu , begitukah ". Ucapnya dengan Nada Tinggi sambil memegang pergelangan tangan Senja dengan erat.


" Lepaskan ".


" Katakan padaku sekarang ?".


" Jangan merasa benar kamu mas , Bukan cuma aku saja yang tidak jujur tapi kamu juga ehmm ternyata selama ini kamu selingkuh dibelakangku ".


" Soal itu biar kujelaskan ".


" Tidak perlu ".


" Perlu !! Agar tidak terjadi kesalahpahaman ".


" Aku mau keluar dari sini banyak tugas yang harus dikerjakan ".

__ADS_1


" Aku CEO disini jadi terserah apa kataku ".


" Dan Aku disini sebagai Istri CEO juga memiliki kewenangan , Oh aku lupa ternyaata Nyonya Candu bukan aku ". Ungkapnya sambil menyeringai .


Candu menghela nafasnya dalam-dalam dan dibuang dengan Kasar .


Sesaat mereka saling diam tanpa kata tiba-tiba dikejutkan dengan suara ketukan Pintu .


" Buka Pintunya ". Pinta Senja pada Candu .


" Tidak akan ".


" Jangan membawa Masalah Pribadi disini . Berprofesionalah jadi Pemimpin ".


" Tidak usah mengajariku ".


Suara Pintu masih menggema-gema namun tidak ada respon.


Candu !! Buka Pintunya ". Teriak Elang sambil menggedor-gedor Pintu.


*Flashback on*


Elang merasa heran mengapa Candu sama sekali tidak sedikitpun marah kepada Senja , sudah sangat jelas sekali jika Senja menampar keras Pipi Aruni hingga terbekas.


Elang kembali mencari Senja namun tidak ada di tempat.


" Jangan-jangan dia ?? Bagaimana ini , Pasti Candu menghukum keras Senja didalam ". Kata Elang.


Candu mengunci pintu Ruangannya hingga waktu Ishoma.


" Aku mau Ishoma , Tolong buka pintunya ". Kata Senja.


" Sholat didalam saja ".


Senja terlihat keheranan dengan maksut Candu.


" Didalam mana ? ".


" Kamu putar saja Pot dimeja disana ?". Kata Candu.


" Aku mau keluar saja ".


" Tidak di Izinkan ".


" Baik , Lihat saja apa yang akan aku lakukan".


Senja membuka Ponselnya dan menelpon Mama Rani.


Mama Rani : " Hallo Sayang Anak Mama ".

__ADS_1


Suaranya Diloudspeaker oleh Senja hingga dapat terdengar oleh Candu.


__ADS_2