Senja Milik Candu

Senja Milik Candu
Lagi Kezel


__ADS_3

Di Kampus .


" Senja , gimana kalok kita ke Gedung Olahraga ".


" Ngapain kesana ".


" Ya , Disana banyak Pemandangan yang bisa menyegarkan Otak dan Pikiran ".


" Gak ah entar kalok ada yang kecantol sama Gue gimana ?".


" Ya bagus dong . Bisa Move on dari si Ono ".


" Eh Enak aja Lo katain Gue gak bisa Move on denger ya ngapain harus Move On kalok uda gak ada Rasa ".


" Cie Cie gak ada Rasa tapi masih saja menyimpan barang darinya ". Ucap Zea yang memang benar adanya.


" Yaudah deh ayo ke GOR ".


" Yes .. Lets Go Baby ".


" Dihh Bahasa Inggris Ngacir aja sok banget Lo ".


Aku dan Zea pergi ke GOR untuk melihat Anak-Anak FIO ( Fakultas Ilmu Olahraga ) sedang Praktik.


" Amel ". Suaraku dan Zea terdengar Kompak memanggil nama Amel.


" Ya ampun lagi paduan suara ya buk ". Balasnya.


" Lo ngapain ?". Tanya Zea.


" Lah Memangnya kalian sendiri ngapain disini hahhh ?? Apa iyaa mau lihat Cowok-cowok Maco juga ". Sindirnya pada kita.


" Oh itu si Zea yang ngajakin ".

__ADS_1


" Apa ? Gue , Enak aja Lo ". Zea menoyor kepalaku.


" ihh Zeea apa'an sih Lo ini tuu Sakitt taukk ".


*PLakk*


Aku membalas dengan memukul Lengannya.


" Jadi gak ada yang mau ngaku nih Dasar ya Kalian ini munafik sih ..hahahhaa ".


Aku dan Zea jadi Salah Tingkah setelah tertangkap Basah oleh Amel untuk melihat Cogan yang sedang Praktik di GOR.


" OMG pak Reo ...itu kan Pak Reo Guys ". Seru Amel.


" Mana ?". Sahut Zea.


" itu yang lagi berada diantara anak-anak Basket , Ouh yak ampun Pak Reo Mengapa begitu Tampan dan Gagah ". Puji Amel.


" Lo jangan asal ngomong dong Zee ". Jawabku dengan Kesal.


" Hahahhaa Tapi bener-bener Tampan malah paling Tampan Lo diaa Sen ".


" Jangan nyangkut pautin sama Gue ". Sahutku.


" Kenapa ? Apa karena dia Seorang Dosen Killer , Senjaa dia itu cocok sama Lo ". Sambung Amel.


" Kalok kalian gak bisa diem gue tabok satu-satu nih biar Lo pada diem ".


Amel dan Zea kompak menggerakkan tangannya untuk mengunci mulutnya.


Sebenarnya malas berada di GOR karena isinya gak jelas semua , meskipun mereka tampan dan gagah ku rasa tidak ada yang menandinginya .


" Aishh Kenapa aku malah kepikiran dia sih gak gak pokoknya jangan sampai ". Gumamku dalam hati.

__ADS_1


Semua orang sedang bersorak bahkan ada memanggil-manggil nama Pemain Basket.


Sebagian Ada juga yang memanggil nama Pak Reo .


Sedangkan Pak Reo malah tertangkap basah mencuri Pandangan padaku.


" Oh Astoge ? Zee.. Pak Reo ngliatin kita tuhh ahh Dia senyum kan sama kita-kita ". Histeris Amel.


" Gue gak merasa tuh yang ada malah ngeliat ke emmm ". Bahasa Isyarat Zea mengarah padaku.


" Zeaa bisa gak sih jangan bikin mood gue rusak ". Kesalku.


" Lo lagi PMS ya dari tadi ngamuk mulu heran gue sama Lo , Gue juga ada batas kesabaran paham ". Zea malah balik kesal.


Selepas Dari GOR , Kami bertiga pergi ke Kantin seperti biasanya.


Banyak yang bercerita tentang Ketampanan si Dosen Killer .


" Buk Kami pesan bakso 4 mangkok yaa ". Ucapku pada Penjual bakso di Kantin.


" Loh kok empat". Sahut Zea.


" Lagi laper abis nahan Emosi jadi butuh tenaga kembali ". Jawabku.


" Lo makin lama makin aneh aja deh kerjaannya marah mulu kek Pak Reo ekwkwk". Ejek Amel padaku.


" Amel !! ". Bentakku.


" Yaa , Sorry kelepasan ".


Ujian telai usai hari ini , bahkan penentuan tempat KKN pun juga hari ini.


Kami semua menunggu Pengumuman dari Pihak Rektor dan Dosen Pembimbing .

__ADS_1


__ADS_2