Senja Milik Candu

Senja Milik Candu
Sunset


__ADS_3

Setelah menerima telepon barulah dia menghampiriku.


" Maaf , Aku harus pergi ". Lirihnya dengan wajah khawatir sepertinya sedang terjadi masalah.


Aku hanya menganggukan kepala saja , dia tidak langsung pergi melainkan memelukku terlebih dahulu dan terakhir mengecup keningku .


Malam ini , Aku kembali menikmati Pemandangan Malam dari atas atau dari Rooftop .


Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam namun apa yang sedang terjadi dijam seperti ini mengapa Mas Candu harus pergi juga .


Aku sedikit kecewa karena Permainan kami jadi terganggu dan harus terhenti .


" iihhh kenapa aku malah begini sih , Jelas-jelas dia sudah melecehkanku harusnya ku hajar saja dia .. memalukan sekali .. huhu aku malah terbuai dan ahh itu nikmat sekali ".


Setelah bergelut dengan perasaan dan tak terasa mataku mulai mengantuk .


Aku tertidur di Sofa Rooftop.


" Astaga Adinda ? Kenapa dia harus tidur disini ".


Tubuhku digendong olehnya dan dibawa ke dalam kamar .


Aku menyadari keberadaannya .


" Mas , Kapan datang ? Aku ----".


" Baru saja , tidurlah ".


" Apa yang terjadi ? bolehkah aku mengetahuinya ".


" Besok saja kujelaskan sekarang tidurlah yaa kamu pasti sudah lelah ".


Aku sangat senang dengan perlakuannya saat ini , Rambutku di elus-elus olehnya bagaikan anak kecil saja .


Entah mengapa dengan refleknya aku memeluk pinggangnya dengan sangat erat bahkan dia tidak bergerak sedikitpun padahal kalo bisa dibilang lebih lelah , ya dia pastinya sangat lelah.


Dia juga menciumi tanganku berkali-kali , ahh Dokter Cintaku.


Tidak tau kapan kami terlelap bersama-sama , Adzan shubuh membangunkan kami untuk segera menunaikan Sholat Shubuh.

__ADS_1


Selesai Sholat Shubuh Mas Candu mengajakku ke Rooftop.


" Kita lihat Sunrise di Rooftop sekalian melanjutkan yang tadi malam ".


Aku tersentak dengan Perkataan Mas Candu.


" Bercanda ? Ayo ".


Tanganku tiba-tiba ditarik olehnya dan segera menaiki Lift .


" Mas , Masih gelap ? lihat tuh bintang dan bulannya masih ada ". Kataku sambil menunjuk ke arah langit .


" iya , Lalu kenapa ? Kita bisa bersantai disini dulu mengobrol gitu ".


" Masih ngantuk ".


" Jangan dibiasakan tidur setelah Adzan shubuh tidak sehat , Kecuali bener-bener gak fit . Mau Periksa Mental gak ".


" Hah Mental ? Mas Pikir aku Gangguan Jiwa".


" Bisa saja kan , Ayo Curhatlah ".


" Pria yang ada di depanmu ini adalah Suamimu ".


" Emm.. Oh iya Ponselku di kamar . Mas Aku boleh ambil ponsel dulu kan ".


" Oke , janji balik yaa ".


" Iya.. Iyaa ..".


Aku segera pergi mengambil Hp di Kamar dan kembali lagi ke Rooftop menemaninya melihat Sunset atau Matahari Terbit.


Sudah jam 4.55 Matahari sudah sedikit naik , Warna Langit jingga pekat berkalang kabut.


" Bagaimana , Indah kan seperti dirimu ". Godanya padaku.


" Jujur saja ini Pertama kali aku melihat sunset dari atas begini sangat Jelas sekali ...hehhee ".


" Aku akan membuatmu setiap hari melihatnya ".

__ADS_1


" Enggak tiap hari juga mas , Sekali-kali Jogging kek jangan diatas terus ".


" Boleh , Hari ini kita jogging aja keliling Komplek ".


" Capek , nanti ada jam Kuliah padat ".


" Ya uda , mau aku fotokan ".


" Emang bisa jadi Fotografer kan Mas seorang Dokter Psikologi ehh bukan .. Bussines Man yaa ".


" Salah semua , Aku Bakal menjadi Seorang Buciners Sejati ".


" Buciners Sejati .. Istilah apa sih perasaan gak ada tuh dikalangan Pekerjaan pada umumnya ".


" Jelas , Karena Aku mencetak Rekor sendiri ".


" iihh makin gak jelas aja sih ".


Mas Candu mulai memfotokan Aku dengan Sunset.


" Ternyata kamu Narsis juga yaa ".


" Mana hasilnya ".



" Ya Allah mas , Kamu berbakat sekali jadi Fotografer . Jelas ini sangat indah , Terima Kasih mas ".


" Begitu Cara berterima kasihnya sama suami nih ".


Aku mencium Pipi Kanannya sebagai ucapan terima Kasih.


" Seandainya aku boleh minta dari ini bolehkah ".


Semula fokus dengan Layar Ponsel kini jadi termangu .


" Dia menginginkan yang lebih seperti apa lagi , Jantungku oh Jantungku tolong bisa kerja sama hari ini ". Gumamku dalam hati.


Dia mulai mendekatiku , dan.....

__ADS_1


__ADS_2