
Di Kampus.
Hari ini aku harus pergi ke Kampus karena ada jadwal kuliah.
Dia memaksaku untuk mengatar Ke Kampus namun aku tidak mau , dia terus saja memaksa tetap saja aku tidak mau.
Pada Akhirnya dia pun mengalah dan memberikan Kunci Mobilnya untukku .
Aku memarkirkan Mobil milik Suamiku yang aku gunakan untuk pergi ke Kampus.
" Senja ?". Seperti Suara Zea .
Aku menoleh ke arahnya ternyata memang benar-benar dia.
" Mobil baru nih yee , Ehh Lo masih berhutang penjelasan pada Gue . Ayo jelaskan semuanya tanpa jeda Iklan ". Ketusnya padaku.
" ini apa sih , Masih pagi taukk ".
" Lo kemana pada saat itu dan lo tau gue hampir gila dan setres gara-gara Lo , Ponsel lo uda gue kembalikan ke Kakak Lo tuh ". Omelnya padaku.
" Oh ".
" Cuma dijawab Oh saja , sarap lo ya .. uda bikin gue khawatir setengah mati ".
" Mang apa yang terjadi saat itu ?".
" Buanyak , nih yaa Si Zavir adu jotos tuh sama Kak Bayu gara-gara Lo ilang dengan tiba-tiba ".
" Terus ".
" Ahh Lo Sen , Kagak merasa bersalah apa ?".
" Ya , kata Lo masih banyak kejadiannya . Lo ga nanyak dan Penasaran kemana gue pergi ".
" Yaa pasti Lo kabur kan biar bisa lepas dari Kak Bayu ". Tebakan Si Zea membuatku menahan Tawa.
__ADS_1
Bagaimana mungkin aku kabur meninggalkan Tas , Ponsel bahkan Mobil.
" Ehh tapi kenapa lo kabur se enaknya aja sih bahkan sampai meninggalkan barang-barang Lo sumpah aneh banget ".
Zea mulai menyadari jika sebenarnya aku tidak kabur .
" Saat itu ada seseorang yang telah menyelamatkanku dari Kak Bayu ".
" Hah serius !! Apa dia pengagum Rahasia Lo"
" Bisa jadi ".
" Gak masuk akal banget tapi ya sudahlah itu berlalu pokoknya Lo harus tanggung jawab atas semua kerugian ".
" Emang lo rugi kenapa hah ? Oh , gak terima yaa si Ayang di jotos sama Kak Bayu .." . Ledekku yang keceplosan.
" Senja ?".
" Aduh Keceplosan yaa , hahahahaha tenang aja gak ada dia kok ".
Kami berdua berjalan melewati koridor kampus hingga sampai ke kelas.
" Senja !!!". Suara Amel yang memekik .
Teriakan Amel yang memekik membuat teman-teman lainnya terganggu.
" Lo apa sih pagi-pagi uda teriak-teriak ". Kata Teman kelas yang merasa terganggu.
Aku dan Zea menghampiri Amel .
" Pokoknya Lo harus ngelasin semuanya , Lo kemana dan sama siapa . Lo tau gak sih kemarin malam Kak Bayu dan Zavir barantem."
" Ya tau ".
" Hah , Tau dari siapa ?".
__ADS_1
" Gue yang ngasih tau ". Jawab Zea.
Belum Puas untuk menjelaskan kejadian lusa Pak Reo datang ,
" Selamat pagi semua ". Ucapnya.
" Pagi , Pak ." Jawab kami Kompak.
Entah mengapa aku merasa jika pagi ini Pak Reo terlihat lebih Friendly dan tidak menampakkan Wajah Super Duper Galaknya.
Sekilas netra kami saling bertemu namun aku segera cepat mengalihkan pandangan itu agar tidak terjadi Konflik.
Hari ini Pak Reo memberikan Tugas untuk Penelitian Ekonomi yang berada di Sekitar Pantai.
Tentu kami semua senang tapi tetap stay safe cari aman jika terdengar suara Urakan entah itu bahagia atau bercanda pasti akan marah dan menghukum kami agar tidak mengikuti jam materinya selama seminggu.
Bayangkan saja dalam seminggu dia mengajar 5X Pertemuan , Tidak bisa dipungkiri lagi jika Pak Reo ini Seorang Pria yang cara berfikirnya di luar kepala .
Jam Mengajarnya sudah selesai namun akhir-akhir ini Pak Reo tidak langsung bergegas untuk ke Ruangannya.
" Ststst.. " Desis Amel pada Zea .
" Apa sih mel ?"
" Gak ke Kantin , Bareng yuk . Hari ini Aku Ultah ".
Aku mendengar obrolan mereka yang sepertinya Amel berkata jika dirinya sedang berulang tahun.
Aku membalikkan badanku ke arah Amel yang duduknya dibelakang Zea sedangkan aku di Depan Zea.
" Mel , Hpbd ya WUATB ". Ucapku.
" Hehehe Makasih banyak Senja .." Kata Amel nyengir.
" Jadi Gak enak Perasaan Gue nih " Sahut Zea.
__ADS_1
" Guys , Traktir Gue yaa kan Gue Ultah tuhh "