
Amel mengambil Sepatu dan Tas mereka lalu dilempar ke Atas Genteng Gedung Tinggi.
" Tuh Rasakan , Yuk ahh Kita lanjut jalan .. Dasar Wanita-wanita kemenyek belum tau mereka seperti apa Kita kalo kumat ..wkwkwkwk". Gelak Amel seketika tumpah.
" Uda mulai sarap dia ". Sahut Zea.
" Tadi kenapa lo ga tanyak mereka buat apa nyari gue ". Gumamku.
" Oh iya , Kenapa bisa selupa ini yaa ". Sahut Amel.
" Menurut Gue sih mereka itu Idola Kak Bayu .. Hanya Menebak-nebak loh yaa ". Sambung Zea.
" Bukan hanya Idola sih kalo uda Ngelabrak gitu . Gebetan atau Pacarnya mungkin ". Sahut lagi si Amel.
" Bodo amat , Pokoknya kita harus hati-hati karena mulai detik ini juga harus siapkan tenaga dan Mental buat ngadepin mereka ". Ujarku yang mulai Waspada.
Tak Lupa aku memberitahukan pada Mas Candu jika hari ini harus pulang telat karena masih jalan-jalan bersama Zea dan Amel .
*Tintin*
Suara Klakson Mobil yang terdengar sangat jelas dan menyebalkan.
" Zavir Lo tuh ya kebiasaan gak ada ahlak ". Omel Zea padanya.
" Yee.. Ngomel mulu lo ya Zee . Eh Sen, Napa tuh Sahabat Lo ". Kata Zavir.
" Lo Nanya ya ? Nanya ke Gue yaa ?". Lagi-lagi kujawab dengan Gaya alay Viral kekinian.
Bukannya merasa jijik malah menertawakanku.
" Kenapa lo tertawa sih Calon Dokter ". Ucap Amel.
" Kenapa gak boleh ? Jelas gue tertawalah Si Senja gak pernah begitu ... wkwkwk Lucu jadinya ".
Zea langsung menghampirinya dan Menjewer telinganya.
" Lo ya Zaa , Nyebelin jadi Cowok rasakan nih ".
" Aaawww... Aduh Lo apa-apa'an sih Zee sakit tauk ". Pekik Si Zavir.
__ADS_1
" Uda- uda ayo jadi Jalan gak nih ". Gumamku.
" Jadilah ." Jawab Zea.
" Kalian mau jalan kemana , ngikut dong ".
" Enggak ." Aku dan Zea kompak.
" Dihh Mana Kompak banget sih bukk , Plis.. boleh dong ".
" Tidak Boleh ." Jawab Zea.
" Kalian mau jalan kemana sih ". Ungkapnya Kepo.
" Ke Toko daleman Cewek mau ikut Lo ". Jawab Zea Ketus.
" Ah Ngapain kesana ? ".
" Pakek nanya lagi hahaha gilak ya nih cowok kok bisa sih calon dokter modelan kek Lo ." Sahut Amel.
" Udah , Za Lo pergi aja sana . Lain kali aja ngikutnya oke ". Kataku yang secara blak-blakan mengusirnya .
Zavir melajukan Mobilnya karena Aku berhasil membuatnya pergi.
" Sahabat gak ada Ahlak dia pikir cuma Lo aja Sen yang ada disini ". Omel Zea.
" Zavir sengaja kan dia suka banget godain Lo Zee ".
" Mana Mobil Lo Sen , keknya gak ada di Parkiran ". Kata Amel sambil tolah-toleh mencari keberadaan Mobilku.
" Alphard Hitam tuh Mobil yang gue pakek ". Jawabku pada Amel.
" Orang Kaya mah bebas gonta ganti Mobil , Gue mah ke laut aja ". Kata Amel.
" Ngapain ke Laut sih , Yaudah cepetan masuk ". Titahku pada Keduanya.
Aku segera melajukan Mobil dan mencari tempat untuk mencari Hiburan.
Daritadi Si Zea dan Amel hanya diam saja tidak mengatakan sesuatu , Aku hanya Fokus menyetir.
__ADS_1
Tiba-tiba dalam benakku muncul sebuah ide .
" Loh, Loh kita ke Mall ". Gumam Amel .
" Senja , Bulan ini Pengeluaran gue banyak banget . Lo tau kan Gue itu paling gak bisa kalok ke Mall ". Sahut Zea.
" Dari tadi kalian diam saja , karena kita sudah disini turunlah cepetan . Memang Mall itu tempat Shopping saja yaa kan banyak Hiburan jugak ". Timpalku.
" Ya sama aja pokoknya paling gak bisa kalo pergi ke Mall ga Shopping ".
" Kita turun aja Zee , lihat tuh tatapan Senja mulai kumat ". Lirih Amel.
" Coba aja kumat , Terusin aja tatapannya gitu nanti gue colok nih yaa ". Sambung Zea.
" Turun Lo pada , tadi aja pada diem ". Ketusku pada mereka , namun itu hanya bercanda saja.
Kami bertiga memilih untuk pergi ke Permainan, namun siapa sangka jika disana kami bertemu dengan Naomy .
" Naomy ". Panggil Zea pada Naomy.
" Zea ". Balasnya sambil melihat ke arahku.
" Mel , Kita kesana yuk . Main sepuasnya entar Gue yang bayarin. Kalo Lo mau Belanja Belanja aja Sepuasnya biar Gue juga yang bayar ". Ujarku dengan sengaja .
" Ehh... Enak banget . Gue juga mau kali Sen ". Sahut Zea .
Naomy hanya melihat kami bertiga sambil berkaca-kaca.
Sepertinya dia kesini tidak sendirian , Kulihat sekeliling pandanganku tertuju pada Seorang Anak Kecil .
Anak kecil itu menghampiri Naomy dan memanggilnya Mama .
" Zee , Anak kecil itu manggil Mama ke dia ". Kataku yang males banget nyebut namanya.
" Mungkin si Naomy sudah menikah dan punya Anak sama si ehemm ".
" Ehemm siapa , baru tau ada nama Ehem ". Celetuk Amel.
" Gausa ikut campur deh Lo , main sana sepuasnya ". Kataku geram.
__ADS_1
" Hmm Sewot amat sih bukk ".