Senja Milik Candu

Senja Milik Candu
Kamu !!!


__ADS_3

Mereka telah sampai di Rumah Candu , Rasa Kegugupan senja semakin mendominasi.


Keduanya memasuki Kamar dengan Rasa Canggung.


Candu sedikit gemas melihat Istrinya yang mulai gusar .


" Kenapa ? Sudah siapkah malam ini ". Godanya pada Senja.


" Si-siap apanya ? ".


*Dretdrett-----*


Ponsel Milik Candu berdering namun setelah melihat Layar Ponselnya ternyata dari Aruni .


Candu tidak mengangkat Ponselnya karena malas dengan Tingkah Aruni yang kekanak-kanakan.


" Kenapa tidak direspon mas ? Dari Siapa ?". Deretan Pertanyaan yang keluar dari Mulut Senja.


" Bukan siapa - siapa ?".


Lagi-lagi Ponsel itu berdering lagi membuat Mood Candu Tidak baik.


" Kenapa dia menggangguku terus-menerus seperti ini ". Gumam Candu dalam hati .


" Ehmm.. Kalo mau diangkat ya angkat saja mas gausah bergumam dalam hati ?" .


*Deg*


Hal ini membuat Candu jadi Salah Tingkah karena Pikirannya mudah ditebak.


" Baiklah , Kamu tunggulah sini . Aku akan mengangkat Telponnya ".


" Kenapa gak angkat telepon disini saja , Ohh jangan-jangan ---?". Senja mulai Pura-pura Curiga padahal hal itu untuk mengulur waktu.


" Baik , Aku angkat disini ".


Candu mengangkat Telepon dari Aruni .


" Candu !! Kenapa baru Ngerespon sih ? Kemana saja . Aku sejak tadi gelisah mencari-cari kamu tapi masih saja gak ketemu . Aku kangen sama Kamu Nduu.. ".


Candu menghela Nafasnya , sementara Senja Berdoa semoga hari ini tidak jadi .


" hallo , Candu jawab ? Kamu lagi dimana sih kata Elang tadi gak tau . Aku lagi di Cafe Viral milikmu kalo kamu gak kesini maka aku akan mencarimu sampai ketemu bahkan ke rumahmu juga ". Ancam Aruni .


Bukan Aruni namanya jika selalu memakai Ancaman untuk menarik Perhatian Candu.

__ADS_1


Candu menghela nafas lagi , kali ini lebih kasar.


" Baiklah , Tunggu ". Balas Candu lalu menutup Sambungan Teleponnya.


" Dari Siapa mas ? Kok wajahnya ditekuk gitu sih emmm Jadi gimana ?".


Candu mulai Frustasi dengan Keadaan hari ini , bisa-bisanya Aruni membuatnya gagal untuk menikmati Malam Pembukaan Segel bersama Istri Kecilnya.


" Hari ini ada Keperluan Mendadak dan Aku harus Pergi ?".


" Ohh , Oke mas . Hati-hati dijalan yaa ". Sahutnya yang gercep . wkwkwkwk.


" Jangan Bahagia dulu , Aku tetap akan melakukannya setelah aku datang nanti ". Ucapnya yang membuat Senja tertegun.


Saat itu juga Candu pergi meninggalkan Senja sendirian di Kamar.


" Huuuu... Yeayy.. Hari ini Gagal . Doaku cepat juga terkabulnya ". Jingkrak-jingkrak di atas Kasur.


Senja tidak menyadari sesuatu yang aneh pada diri Candu.


Yang terpenting adalah bisa bebas dari terkaman seorang Candu Bramasta.


Cafe Viral.


" Canduu ??? ". Aruni berhamburan memeluk Candu.


" Terus dimana dong bisa memelukmu sepuasnya ".


" Ke Ruanganku ." Jawab Candu dengan Cuek.


Hubungan Candu dan Aruni sepertinya akan kembali seperti semula . Namun Bagaimana Nasib seorang Senja ??.


Sudah jam 11 malam namun Candu belum juga pulang , Seharusnya Senja tidak menunggunya lebih baik tidur saja.


Entah mengapa pikirannya tidak enak mengenai Candu .


" Heh... Kenapa jadi menghawatirkannya sih ? Seharusnya senang dong apalagi jam segini masih belum juga pulang ". Gumamnya.


Pikiran Senja kali ini benar-benar tidak enak bahkan merasakan Khawatir yang berlebihan sehingga tidak dapat tidur dengan nyenyak.


" Ck, Sialan . Kenapa malah gak bisa tidur gini sih ? Dia kemana juga masih belum pulang ". Umpat Senja.


Karena tidak bisa tidur dengan nyenyak , Dia memilih untuk pergi ke Rooftoop untuk mencari ketenangan . Siapa tau suasana Rooftoop bisa membuatnya sedikit nyaman .


" Uda Sejam nih Gue nungguin dia ? Untung besok libur Magang . Mungkin dia baru balik besok kali , Apa gue telepon aja yaa ahhh gak mungkin banget entar dikira gak sabaran ".

__ADS_1


Sudah jam Setengah 2 namun belum ada tanda-tanda Candu datang bahkan Sejak tadi Senja melihat Pintu gerbang dari Atas Rooftoop.


" Kenapa Perasaan gue jadi gak nyaman gini yaa ? uda mau jam 2 belum juga balik , mana gak ada kabar sama sekali ". Rasa Khawatirnya saat ini muncul dengan sendirinya.


Adzan Shubuh sudah berkumandang .


" Ya Allah , Ketiduran di Rooftoop lagi . Uda adzan rupanya ".


Senja segera menunaikan Sholat Shubuh didalam Kamar.


*Toktoktok*


Suara ketukan Pintu mengangetkan Senja hingga membuatnya terbangun.


" Sudah jam berapa ya ? ". Mata Senja terlihat samar-samar melihat Jam Dinding yang menunjukkan Pukul 07.00.


" Sudah pagi rupanya , Hoam.. Laper ".


Senja segera membasuh wajahnya yang masih ngantuk namun rasa laparnya tidak bisa berkompromi lagi.


Saat menuju Meja makan betapa terkejutnya Senja kala melihat Seorang Wanita yang dulu pernah berseteru dengannya di Mall.


" Kamu !!". Kompak keduanya saling menunjuk.


Mama Rani dan Papa Andi bahkan Panji terkejut melihat Kedua Menantunya saling mengenal.


" Eh , Adinda sayang ? Candu mana ". Tanya Mama Rani pada Senja.


" Kalian saling mengenal ?". Ujar Papa Andi.


" Enggak ". Kompak lagi.


" Kalian bisa kompak gini sih ". Sahut Mama Rani.


" Ma , Dia siapa ? Mengapa berada disini dan Mama bilang apa tadi , Candu ". Ucap Belva.


" Bel , duduklah dengan tenang ". Ujar Panji .


" Adinda adalah Istri Candu ". Jawaban Mama Rani membuat Jantung Belva terkejut seperti tersambar petir.


*Deg*


Sebuah kejutan yang tak terduga untuk belva .


" Bagaimana mungkin ? Kapan mereka nikah".

__ADS_1


" Kenapa Lo jadi Kepo sih , Makan aja dulu gak perlu Terkejut ". Sahut Senja.


Belva memutar bola matanya dengan Jengah.


__ADS_2