Senja Milik Candu

Senja Milik Candu
Kesamaan


__ADS_3

" Sayangku ... Menantuku ". Tante Rani lari berhamburan untuk segera memelukku.


" Maa , Jangan lama-lama meluknya . Adinda sedang tidak enak badan ". Ujarnya.


" Ahh enggak kok tante ".


" Kok tante sihh... Mama dong ".


" Iyaa Ma , Mas Candu bohong . Aku sehat kok maa ". Aku melempar senyuman padanya.


Dia membalasnya sehingga Kedua mertuaku Baper melihat tingkah kami yang padahal biasa-biasa saja.


Ya , Maklumlah mereka baper karena sebelumnya Pernikahan kami akibat Perjodohan dan kami tidak saling kenal . Bahkan sebelumnya aku sangat menentangnya.


" Maa , Kita ke kamar dulu yaa ". Pamitnya dengan meraih tanganku .


Dia membawaku kedalam Kamarnya .


* Cklek*



Setelah aku memasuki kamarnya , Gilaa kamarnya begitu mirip denganku.


Ternyata kami memiliki Kesamaan yaitu menyukai Warna Abu-abu yang berkolaborasi putih.


Tentu hal ini membuatku akan nyaman apalagi kamarnya terlihat begitu rapi padahal dia Seorang Laki-laki wkwkw .


" Tidurlah , Kamu pasti capek kan ".


" Hmm.. Kamu enggak kerja ".


Dia menggelengkan Kepalanya.


" Istriku tidak suka Pria yang gila kerja ". Sontak aku terkejut mendengar ucapannya.

__ADS_1


" Oh , jadi menyindir nih ceritanya ".


Dia kembali tersenyum , kenapa dia selalu tersenyum .


" Ohh iya , bolehkah aku bertanya sesuatu ?".


" Kenapa harus tidak boleh ?". Jawabnya.


" Mengapa jika diluaran kamu terlihat seperti orang Sombong , acuh tak acuh , bahkan menyebalkan sekali ingin rasanya saat itu aku tendang ".


" Saat itu ? Apakah sebelumnya kita pernah bertemu . Jika begitu kapan ".


" Yaa , Pertama kali sih saat Dosen Killerku menyuruh kami untuk pergi ke Perusahaan Bramasta Group dan disana kamu mengacuhkan kami mentah-mentah hingga diusir sama Si Satpam yang bernama aa Rahul apa yaa " . Kataku panjang lebar.


" Emm.. Hahahahahaa ". Dia tertawa .


" Sepertinya kata-kataku tidak ada kandungan Komedinya , kenapa tertawa ".


" Andai waktu itu bisa di ulang kembali dan kupastikan akan menemukanmu bahkan menyambutmu dengan Welcome ".


" Hahahahaha ".


Sejak tadi dia menertawakanku , membuatku kesal dan Jengkel.


" Kamu marah ya ". Gumamnya seraya melihat wajahku yang kutekuk.


" Maaf , Yasudah . Katanya lelah pengen tidur ya sudah tidur saja , Dijamin Kamar ini akan membuatmu betah dan Nyaman ". Ujarnya yang hampir menebak Pikiranku.


Karena memang kenyataannya seperti itu .


" Aku mau tidur, tapi takut ".


" Aku tidak akan mengganggumu , tidurlah ".


Ranjangnya sungguh membuatku tenang dan Nyaman hingga tak terasa terlelap begitu saja.

__ADS_1


*Toktoktok*


* Cklek*


" Mama ".


" Mana menantu kesayangan mama , ada yang ingin mama katakan ".


" Nanti aja ma , dia kelelahan sudah tidur dengan nyenyak ".


Jawaban Candu membuat Pikiran Mamanya jadi Bertraveling Ria ..wkwwkwk.


" Wow Kelelahan ..? ".


" Iya kalo gak percaya liat saja sendiri ".


" Ahh tidak , Mama percaya kok . Pasti semalam kamu melakukannya berulang-ulang yaa .. perlu mama katakan padamu , jangan memainkannya kasar kasihan Menantu mama ".


Candu masih tidak mengerti maksud dari Perkataan mamanya namun apa yang dikatakannya sama dengan Mamanya Senja tadi.


" Mama ngomong apa sih , Candu gak ngerti"


" Semalam kalian itu kan ..." Sambil menunjukkan kedua jari telunjukknya .


" Mama ? Itu Privasi tidak boleh ada yang tau".


" Semoga aku bisa cepat mendapatkan seorang cucu ." Ungkapnya sambil berjalan menjauh dari pintu kamar Candu.


Candu geleng-geleng melihat mamanya yang berlebihan berharap .


Setelah menutup pintunya kembali , dia segera menghampiri Istrinya yang saat ini sedang tertidur sangat pulas.


Candu memandangi Wajah Cantik Nan Imut milik Istrinya ,


" Aslinya lebih cantik , ternyata tidak seperti yang kubayangkan selama ini . Dia tidak tepos .. ". Candu tersenyum tipis kala puas menatap Wajah Istrinya itu.

__ADS_1


__ADS_2