Senja Milik Candu

Senja Milik Candu
Khawatir


__ADS_3

Sebelum dia pergi aku meraih punggung tangannya dan kucium.


" Mas , Hati-hati ya kabari kalo uda kelar ".


" Oke , Ingat jangan keluar rumah tanpa seizinku ".


" Siap Bos ".


" Dek , Boleh aku cium Pipi kamu ".


Dengan segera kuberikan Pipiku untuknya.


" Terima Kasih , Aku pergi " .


Diluar masih hujan deras bahkan disertai angin kencang .


Jujur , Aku sedang menghawatirkannya saat ini karena kata Kak Awan masalah Mas Candu sangat besar namun aku masih belum tau penyebabnya.


Adzan Shubuh , Seperti biasanya Kak Awan membangunkanku untuk menunaikan Sholat Shubuh.


Namun aku tak melihat Mas Candu , Apakah dia masih belum pulang.


" Tuh Orang kadang nyebelin , kadang bikin khawatir ihh mana gak ada kabar lagi . Keterlaluan nih ".


Seperti biasa , Aku harus melakukan Aktifitasku sebagai Mahasiswa.


Namun Pikiranku tak lagi Konsen karena kepikiran Mas Candu , sampai saat ini tidak mengabariku .


Sebelum ke Kelas , Aku melihat empat orang Wanita yang sepertinya masih sama seperti kemarin.


" Ehh...Ehh.. Sendirian nih buk , Temennya mana ". Ledeknya padaku.


" Awas bebh sepertinya dia akan menyerang nih ".


" Kalian belum kapok juga ya , Sebenarnya adaa masalah apa ? Kenal aja enggak main bully orang sembarangan ." Ucapku dengan nada Dingin.

__ADS_1


" Gue gak akan datang kalo lo ga ngegodai Bayu , Dia itu pacar gue ngerti .. Tau diri dong".


" Ternyata karena dia ? Cihh Siapa juga yang mau menggoda , dia sendiri yang datang lagian punya pacar kok gak dijaga ". Balasku.


" Senja , Aku peringatkan ya padamu . Cowok tidak akan tergoda jika Cewek duluan yang ngasih ruang ."


" Duhh kalian bikin Moodku rusak , minggir kalo gak mau di acak-acak ".


" Kalo gak mau gimana".


" Oh, Mau di acak-acak lagi kayak kemarin tapi hari ini lagi males gerak ".


Tiba-tiba Mereka memegangi tanganku dan mengunci.


" Oh nantang rupanya ".


Tanganku memang di kunci oleh ketiga Seniorku , Sepertinya yang mengaku Pacar Bayu ini akan melakukan hal buruk padaku.


*Bughh*


" Aku sudah memperingatkan kalian , bukan ".


Sepertinya Ada Kak Bayu yang sedang menghampiri kami .


" Laras ? Kenapa kamu bisa seperti ini ?".


" Dia yang melakukannya Bay , Hiks...hiks..sakit ". Dia mengadu.


" Bener banget bay , Dia tiba-tiba menyerang kami semua hingga seperti ini ".


Ku lipatkan tanganku kedepan dada dan tersenyum kepada mereka.


" Senja ? Kenapa kamu menyerang mereka ?".


" Mereka nantangin , Oh iya mulai saat ini jangan menampakkan wajahmu didepanku lagi . Sudah punya pacar masih saja banyak berharap dasar Buaya Kampus ." Kataku sambil mengumpatinya.

__ADS_1


" Laras , Kamu mengatakan apa padanya ?".


Aku malas melihat bahkan mendengar drama sepagi ini dan segera kulangkahkan kakiku untuk menjauh.


" Senja ?". Suara Zavir menyerru.


" Apa ?".


" Ya elah sepagi ini Lo uda jutex banget , Tadi sarapan apa sih ".


" Bukan Urusan Lo , Ada apa manggil-manggil Gue ?".


" Senja Lo sebenarnya Kenapa sih ? Gak seperti biasanya . Nanti dirumahku ada acara dan pastinya turut mengundang kalian ."


" Gue Pikirkan dulu ya ? dah ahh mau masuk kelas Gue ."


" Ta--tapi ".


Aku melihat bangku kosong milik Amel yang tidak biasanya bahkan si Zea juga belum ada datang .


Ponselnya yang tiba-tiba berdering membuatku terkejut.


" Mas Candu ".


Dia menelponku.


" Hallo ".


" Dek , Kamu uda berangkat ya . Maaf ga bisa pulang dan saat ini juga mau ngasih kabar kalo aku harus ke LN ".


" Sekarang , Kenapa mendadak gitu ? Ada apa ?".


" Tidak ada , Kamu doakan saja agar aku bisa menyelesaikan Masalahnya ".


" Hmm., Baiklah ".

__ADS_1


Mas Candu menutup Teleponnya , Entah mengapa hatiku begitu tidak tenang hari ini .


__ADS_2