
Semakin dekat dan mulai menangkup Wajahku dan mengecup bibirku dengan rakus.
Gila ini Gila , Dia mulai rakus bahkan mulai menurunkan Ciumannya ke Leher Jenjangku.
" Aahh mas , Hentikan ? ". Pintaku padanya.
Sepertinya dia sedikit kesal karena tindakanku ini.
" Mas , Jangan membuat tanda di bagian itu dulu . Bagaimana jika besok dilihat oleh teman-temanku ".
" Baiklah , Kita akan menunggu Sunset Oke . Maaf ya ".
" Mas , Mas Marah yaa ". Lirihku dengan memegangi Tangannya.
" Tidak ? Aku juga lupa jika kamu belum siap segalanya ".
" Maksut mas ?".
" Kita Fokus dulu dengan Hubungan kita dulu , Aku berjanji tidak akan menyentuhmu sebelum kamu mengijinkannya ".
" Halah Omong Kosong buktinya tadi dia main serang begitu saja tanpa meminta izin dariku, Lucu sih kalo lagi marah begitu ". Kataku dalam hati.
Tak terasa bibirku tak tahan untuk menahan tawa .
" Kamu menertawai Siapa ? Sepertinya kamu perlu diperiksa ".
" Aku tidak Gila mas , Yang gila mungkin kamu .. Psikiater Abal-abal wkwkwkwk ". Ledekku.
" Siapa yang Psikiater ? itu cuma almamater aja , Aku seorang Buciner Sejati ".
" Mas ". Aku mencubit perutnya karena tingkahnya .
Jujur saja Aku mulai nyaman jika berada didekatnya.
Sepertinya kamu sudah siap ". Bisikan itu membuatku terhentak dan langsung agak menjauh darinya.
__ADS_1
" Si---siap apa ? Ngaco deh . Udah ah aku mau mandi ".
" Hah Mandi ? Lagi , Bukankah tadi sudah ya ". Ungkap Mas Candu keheranan.
" Ya , biar lebih seger . Aku juga mau bersiap-siap Kuliah ".
Di Ruang Makan.
Terlihat Mama Rani dan Papa Andi sedang sibuk untuk melakukan sarapan bersama-sama namun sepertinya hari ini tidak bisa bergabung karena ada janji sama Zea dan Zavir .
Mas Candu berulang kali menawariku untuk mengantarku namun berulang kali juga ku tolak .
" Ya sudah , Hati-hati ya dijalan ".
Aku masih belum tau semua tentang Mas Candu dan Bagaimana sifat aslinya .
Namun saat ini jujur saja masih nyaman bersama dengannya meski agak sedikit Pemaksa.
Di Kamar Candu.
Keduanya menjalin Hubungan sejak mereka Sekolah Menangah Atas , namun saat itu Candu menjalin hubungan dengan Belva Istri Kakaknya Candu ( Panji).
Hubungan Candu dan Belva harus terputus karena Aruni berhasil membuat sosok Candu beralih kepadanya.
Flashback On.
" Heh --- Aruni , Dasar Penggoda Pacar Orang ? Gak tau malu ya Lo , bisa-bisanya merebut Candu dari Gue ". Hardik Belva .
" Maksut Lo apa Bel , Aku bukan Penggoda ".
" Ya iyalah gak mau ngaku , Candu mutusin Gue itu semua gara-gara Lo . Teman makan teman gak berkelas banget ".
" Cukup , Mau Lo apa ?".
" Pakek Nanya lagi , Gue mau Lo ninggalin Candu karena dia Pacar Gue milik Gue Ngerti. Heran banget sama Cewek Modelan Kek Lo Covernya aja yang Sok Lembut ." Ujar Belva.
__ADS_1
" Kalo Candunya gak mau Ninggalin Gue gimana ?".
Belva sudah gemas mendengar Perkataan Aruni dan dengan segera menyambar Wanita yang menjadi temannya itu.
Belva menarik rambut milik Aruni dengan kuat hingga berteriak kesakitan.
Seseorang yang melihat segera melaporkan hal ini ke Candu.
" Hentikan , Belva ?". Suara Bariton Candu menghentikan mereka.
Aruni menambah-nambahi rasa sakitnya agar Candu semakin membenci Belva dan membela dirinya.
" Aruni , Kamu gapapa kan ?"
" Ndu , Sebaiknya kalian selesaikan masalahmu dengannya karena aku tidak mau terus-terusan diserang olehnya ". Lirih Aruni.
Sepertinya Candu mulai marah bahkan berani melototin Belva.
" Kita sudah Putus , jangan menjadi Wanita yang tidak tau diri . Aruni lebih baik dari kamu yang tidak punya aturan , Aku lebih memilih dia daripada kamu ". Ucap Candu dengan Penekanan .
" Apa salah ku Ndu , katakan ? Aku akan memperbaikinya ".
" Kita sudah Putus mulai detik ini juga jika aku melihat kamu menyentuh Aruni maka lihatlah nanti apa yang akan ku lakukan padamu ".
Belva merasa sakit hati bahkan sesak didalam hatinya , Dia merasa terhianati oleh mereka berdua.
Jelas-jelas Belva sangat setia pada Candu dan tidak dipungkiri jika teman akrabnya merebut Kekasih yang paling di cintainya.
" Aruni , Lo akan mendapatkan Rasa Sakit ini suatu saat nanti . Lo akan merasakan apa yang aku rasakan bahkan bisa lebih dari rasa sakitku saat ini . Aruni Penghianaat lo pasti mendapatkan pembalasan ". Teriakan Belva membuat semua siswa yang melihat geleng-geleng.
Saat itu ada Elang yang tengah Memperhatikan Belva.
Sebenarnya Elang diam-diam menaruh hati pada Teman Belva yang namanya Aruni , namun sungguh kecewanya setelah tau kebenarannya .
Aruni merebut Candu dari Belva .
__ADS_1