Senja Milik Candu

Senja Milik Candu
Jangan jatuh cinta


__ADS_3

Zea dan Amel saling berebut menuju Papan Pengumuman dengan Mahasiswa lainnya.


Sedangkan aku hanya menunggu mereka yang berdesak-desakkan.


" Senja ?".


Aku menoleh ke arah suara yang sedang memanggil namaku.


" Pak Reo ".


" Kenapa kamu tidak melihat tempat KKN mu seperti mereka . Apa tidak Penasaran ".


" Enggak sama sekali ".


" Oh iya , Aku akan menjadi Pembimbingmu selama KKN nanti ". Ungkapnya padaku.


" Apa !! ". Ucapku Reflek terkejut.


" Kenapa ? ".


" Bapak cari yang lain saja deh jangan jadi Pembimbingku ".


" Mahasiswaku bukan hanya kamu saja . Kamu pikir hanya mengurusmu saja ".


Bukan Pak Reo namanya apabila tidak bikin Kesal dan Jengkel.


Kalau saja bukan Dosen sudah kupastikan ku cekik lehernya.


" Senja , Gue dan Amel masuk ke Perusahaan Bramasta ". Seru Zea.


" Oh , Bagus akhirnya kalian bisa masuk ke kandang Macan ".


" Maksut Lo ". Tanya Zea Keheranan.


" Ya kan Lo tau sendiri seperti apa Pemiliknya bahkan Satpamnya saja belaguk ".


" Tapi Lo juga KKN disana Sen ". Sahut Amel.


" Apa Lo bilang ! Gue juga KKN disana ". Kejutku.


" Iya . Gue , Zea , Lo , Celin dan Lisa ? Coba lihat saja sendiri takutnya salah baca ."

__ADS_1


Merasa Penasaran terpaksa melihat dan harus berdesakan dengan Mahasiswa lainnya.


" Ohh Apa yang mereka katakan benar adanya , Kenapa mesti di Perusahaannya sih gak ada pilihan lainnya apa ".


Sejenak aku berpikir lalu teringat akan Perkataan Pak Reo , Jika dia akan menjadi Pembimbingku yang berarti ini semua atas Pengaturan darinya.


Meski KKNnya masih lama namun rasanya ingin berpindah tempat daripada harus satu kantor dengan Candu Bramasta yang menyebalkan .


" Aduhh bakal bahaya kalok terus-terusan bebarengan .. lama-lama bisa jatuh cinta gue sama diaa ". Ungkapku dalam hati.


" Senja ? Gue numpang pulang sama Lo ya Motor Gue dipake Papa soalnya ".


" Gue gak bawa Mobil Zee ".


" Lah , Tumben gak bawa Mobil ".


" Mulai saat ini Mama menyuruh Sopir buat antar Jemput ".


" Ya udah numpang juga lah sekalian , gimana ?".


" Enggak ? Nanti pulangnya aku harus mampir dulu ke Kantor Papa ada urusan ".


" ihh Pelit banget sih Sen , Gak Asyik deh Lo ".


" Jadi Penasaran sama Sopir Lo deh Sen ahh Gue mau nunggu Sopir Lo datang ". Antusias Zea.


" Jangan Ganjen ya Lo Sopir Gue uda Punya Istri , Mau Lo dijadikan yang ke dua ".


" Yang bener Lo !! ihh serem kali yauda deh Gue balik dulu ".


Selepas Kepergian Zea , Mobil Mas Candu sudah stanby di Depan Kampus.


" Selamat Siang Istriku ?".


" Siang juga ? Jalan " .


" Kenapa galak banget sih Neng . Ada masalah di Kampus ".


" Gak ada dan gausa Kepo deh Mas ".


Tanpa Persiapan diri seperti tadi pagi Mas Candu menarik Tengkuk Leherku dan Mengecup Bibirku .

__ADS_1


Pengen Prostes tapi dia suamiku , Pengen Nonjok Wajahnya tidak mungkin ku lakukan karena bisa masuk Kategori KDRT .


Sial , Jadi berasa seperti menjadi Bonekanya saja.


Untungnya Tampan jadi masih bisa memakluminya dan sedikit senang karena memiliki Suami Setampan Mas Candu Bramasta meski Menjengkelkan.


" Kita ke Restoran Milik Papa dan Mama ya sayang ". Ajaknya.


" Iya ".


Mas Candu memarkirkan Mobilnya di Rest Area Parkir.


" Duduklah di meja Nomor 19 oke , Tunggu aku disini ".


" Mas mau kemana ?".


" Ke dalam ngontrol dulu karena Papa dan mama memintaku untuk membantunya ".


Terpaksa menunggu dan menunggu adalah suatu hal yang paling menyebalkan lagi untukku .


Kulihat Jam yang melingkar indah ditangan kiriku ternyata sudah jam 1 beruntung sudah Sholat Dhuhur di Musolla Kampus.


" Onty Cantik ". Seorang Anak perempuan yang cantik sedang menyapaku.


" Iyaa ".


" Senang bisa bertemu lagi ".


Lagi , Dia bilang senang bisa bertemu lagi denganku .


Tidak lama kemudian Mas Candu datang menghampiriku.


" Heii , Anak Gadis Ciapa ini ". Kata Mas Candu sambil mencubit lembut pipinya.


" Aku Keponakannya aunty cantik ". Ucapnya .


Mas Candu menatap ke arahku dan secara refleknya ku gelengkan kepalaku.


" Baiklah , Sekarang Mana Mama Papanya manis ".


Sepersekian detik Seorang Wanita datang menghampiri kami.

__ADS_1


" Adinda ?".


__ADS_2