
Surya meminta Senja untuk pulang lebih awal agar Elang tidak mengganggunya
Besok adalah Hari Minggu semua Karyawan libur kerja termasuk Anak Magang.
Candu menjemput Senja selepas pulang dari Kantor.
*Cklek*
" Dek , Kamu didalam kan ?." Ucap Candu.
" Ya , Kenapa baru pulang kan uda lewat jam pulangnya ".
" Maksutnya ".
Senja hampir saja keceplosan pada Candu yang mengetahui jadwal masuk dan Pulang di Kantornya.
" Oh Maksutnya itu . Mas Candu biasanya pulang sebelum waktu ashar ".
" Tadi ada Pertemuan dadakan , Elang juga baru mengatakan ". Jelasnya pada senja.
" Elang ? Jangan-jangan Elang yang dimaksut Mas Candu si Pria nyebelin yang tadi di Ruangan Personalia ". Kata Senja dalam hati.
Candu masih memperhatikan Istrinya yang lagi melamun.
" Lagi melamuni apa ? Awas ya kalo macam-macam ".
" Dih, Sejak Kapan Ngelamun dilarang , Plis ga usah sok Nuduh yang enggak-enggak deh mas ".
" Ya uda , Aku mau mandi dulu . Habis Sholat Maghrib kita balik ya ".
" Hah , Balik ? Balik kemana mas ".
" Kamu jangan Sok Lupa ya , kan janji mau itu sekarang mau pura-pura lupa ?". Candu mendekati Senja .
" Ohh , Iyaa . Mandi sana ngapain deket-deket sih , mana bau Acem ...wkwkwkwk ". Ledeknya pada Candu.
__ADS_1
" Mana ada , masih harum kok kalo gak percaya sini cobak cium ".
Candu mendekat ke arah Senja namun Senja malah keluar dari Kamar .
" Awas saja nanti gak bakalan aku kasih jeda".Gumamnya.
Senja masih memikirkan apa yang telah di ucapkannya kemarin pada Candu.
" Gue nyesel , Yak ampun Bagaimana bisa semudah itu mau menyerahkan Keperawanan Gue padanya . Bego banget sih ". Senja merutuki dirinya sendiri.
Senja berharap jika waktu berputar lebih lama karena disetiap detiknya yang dia pikirkan adalah Penyesalan.
Mereka Menunaikan Sholat Maghrib berjamaah , Lalu seperti biasanya Senja dipanggil oleh Awan .
" Mulai hari ini Kakak maupun Papa dan Mama memutuskan untukmu dek , Tinggalah di Rumah Suamimu karena kamu sudah menjadi tanggungannya . Mengerti kan ".
" Kenapa ada Peraturan seperti itu ?". Protes Senja.
" Bukan Peraturan , Tapi seorang Wanita wajib mengikuti Suaminya dan jangan menambah beban untuk suamimu . Kakak sudah bilang layanilah dengan layak sepertinya kamu masih belum melayaninya dengan baik ". Selidiknya melihat Manik mata Senja.
" Akan apa ?".
" Ya , Akan pulang ke Rumah Mama Rani lah ".
" Nah , Itu Bagus . Jadi Istri Sholehah yaa jangan pernah menyakiti hati suamimu karena saat ini dia imammu ".
" Sudah kan Kultumnya , Kalo begitu Senja mau nyamperin Mas Candu biar jadi Istri Sholehahhhhhhh " .
Awan menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah adik semata wayangnya.
*Cklek*
" Assalamualaikum Suami Sholehku .. Hmm ".Ucap Senja dengan Lebay.
" Abis makan apasih ? Tiba-tiba Alay gitu ."
__ADS_1
" Salah yaa , Oke aku tarik Ucapannya tadi ".
" Bukan begitu dek , Kamu tambah imut aja kalo lagi lebay gitu ". Gumamnya.
" Memuji apa meledek sih . Ya sudah deh aku ngantuk ! Mau bobok ".
" Eeehhh , Boboknya gak disini yaa ? Jangan coba-coba Ingkar janji ". Peringatannya pada Senja.
" Iyaa.. Iyaa.. Ayok pulang sebelum berubah pikiran ".
" Berangkat ".
Mereka berpamitan pada Keluarga Senja , sepanjang perjalanan Senja merasa Gugup dan tidak tenang.
" Gilakk , Bakalan Jebol gawang gue kok dia jadi berubah jadi serem banget ". Ucapnya dalam hati.
Candu pura-pura fokus menyetir namun dia sudah tau jelas bagaimana Perasaan Istrinya saat ini.
Senja melihat ke arah Candu yang sepertinya sedang tertawa kecil.
" Ngapan tertawa gitu !" . Protesnya.
" Memang kenapa ? Apakah ada larangan ".
" Jangan bilang lagi menertawakanku ".
" Tambah Gemes ajah sih Istri kecilku ini , Sudah gak sabar nyampeknya ". Ucap Candu sambil menyeringai bagai seekor Serigala.
" Mas , Kayaknya Perutku sakit deh ". Keluh Senja sambil memegangi Perutnya.
" Jangan bilang kamu mau datang bulan hari ini , Seingatku jadwal DB Kamu bukan hari ini masih kurang 2 mingguan ". Ungkapnya yang mengejutkan Senja.
" Apa !!! Mas Candu bahkan sudah ---- Astaga mas segitunya sih ". Ucapnya dengan Pasrah.
" Jangan pernah ingkar dengan apapun yang telah kau katakan itu , Ingat 3 bulan yang lalu kamu sudah bersalah padaku dan kamu sendiri loh yang mengatakannya sendiri kalau sudah siap lahir dan batin ". Jelasnya secara rinci.
__ADS_1
Senja menghela nafasnya , Karena sudah tidak ada waktu lagi untuk Protes .