
4 tahun berlalu ...
Kini Senja sudah bersiap melandas ke Negara kelahiran tercinta.
Sebenarnya tahun lalu bisa pulang namun tidak bisa pulang karena Senja pindah kuliah yang jauh dari Zavir.
Semua orang sudah menunggunya untuk menyambut kedatangannya.
Tentu saja Senja pulang hanya sendirian tanpa di temani oleh Zavir karena keduanya sedang tidak akur akibat masalah yang berlalu.
" Senjaa !! ". Teriak Histeris Zea maupun Amel.
Mereka berdua berhamburan berlari dalam pelukan Senja yang lama tidak berjumpa.
*Pak*
*Pak*
" Mel , lo napa ngepak - ngepak gue sih ". Kata Senja.
" Gue kangen sama lo sen sumpah deh ". Kata Amel.
" Ya tapi gak gitu juga kelesss yang ada lo nyakitin Senja ". Kata Zea.
" Hehe ya ya lo jangan pergi - pergi lagi ya Sen". Kata Amel.
" Sen , dia bener - bener gak ikut balik ya ". tanya Zea.
" Gue gak tau Zee , ya udalah kita kesana yuk". Ajak Senja.
Senja segera menghampiri semua orang yang menjemputnya.
" Anak mama yak ampun tambah cantik ajahh yaa ". Ucap Mama Rani.
" Maa , Terima kasih ya sudah menjemput Senja ". Kata Senja.
__ADS_1
" Tidak perlu sungkan lagi ."
" Senja , gue lihat lo bertambah cakep sehabis pulang dari LN ". Sahut Belva.
" Belva , terima kasih ".
Lalu dari kejauhan teriak seorang anak kecil sekitaran berumur 3 tahunan , dia datang bersama Candu.
Senja hanya diam saja tidak berkata apa - apa namun jauh di lubuk hatinya dia sangat merindukan Candu bahkan merasa bersalah atas tuduhannya.
" Ante , Ante Enja ya . Ante tantik utih owing agi ". Kata Anak kecil yang berjenis kelamin perempuan.
" Iihh Gemes banget sih , namanya siapa ?". Kata Senja yang mencubit pipi anak kecil itu.
" Amanya encah ". Jawab anak kecil itu.
" Ouuhh namanya Encah ya ". Kata Senja.
" Ante , Ante enja ini istelinya oom ya ". Ucap Anak kecil itu lagi.
" Oom yang mana sayang ". tanya Senja.
" Oom andu , heheh . Oom cini dong peyuk istelinya napa mala diem ajah cih oom ". Kata anak kecil yang bernama Aisyah.
" Aisyahrani tidak boleh begitu sayang , sini sama mama nak ." Sahut Belva.
" Jadi anak lo ya Bel , sumpah gemes banget pipinya chubby ". Ucap Senja.
" Setidaknya lo seneng kan karena Aisyahh bukan anaknya candu , ehh keceplosan ". Kata Belva.
" Sudah - sudah , Senja kita pulang yuk . Semua terima kasih ya sudah meluangkan waktunya untuk adikku , Senja ". Ucap Awan.
Senja menatap sendu ke arah Candu bahkan keduanya seperti memendam kerinduan yang mendalam.
" Awan , bolehkah aku meminjam adikmu ". pinta Candu.
__ADS_1
Semua orang menahan tawanya karena Candu bagaikan anak kecil yang malu - malu bahkan terlihat sungkan .
" Senja , kamu mau di pinjam tuh . Mau gak ". Kata Awan.
" Emang aku barang ya bisa di pinjam , baiklah kak. Aku akan pulang sama mas candu ". Ujar Senja.
" Yes ". Kata Candu yang keceplosan saking bahagianya.
" Astaga wkkwwk , ehmn ehmm yuk mah kita pulang . Jangan gangguin pasangan yang lagi mau kangen - kangenan ". Kata Panji.
" Sialan lo kak ". Balas Candu.
Setelah semua kembali , kini Senja dan Candu berdua entah ingin kemana tujuannya.
" Aku ". Kompak kedua - duanya.
" Mas saja dulu ". Kata Senja.
" Tidak , biar kamu saja ". Kata Candu.
Namun keduanya malah diam tanpa kata , Candu membukakan pintu untuk Senja.
" Masuklah ". Titah Candu.
" Mau kemana mas ". Tanya Senja.
" Ke rumah ".
" Rumah ? ". Ucap Senja yang bingung.
" Iya Rumah kita ". Kata Candu.
" Mas , kata kak awan status kita sudah tidak seperti dulu lagi jadi aku harap mas candu mengerti ". Ungkap Senja.
" Tidak masalah , tapi hari ini juga aku akan menghadap kakakmu dan langsung meng akad mu lagi agar tidak ada batasan diantara kita ". Ucap Candu dengan tegas.
__ADS_1
Senja langsung terkejut dengan perkataan yang di lontarkan oleh Candu dengan tegas membuatnya berdebar - debar.